MALANG, ITN- Sebelum keberangkatan indonesiatripnews.com mendapatkan kabar bahwa suhu di kawasan Bromo Tengger Semeru mencapai 2-6 derajat Celcius yang membuat embun disekitar tanaman, pasir, dan meja-meja warung sekitar menjadi butiran es.

Baca: https://indonesiatripnews.com/akomodasi/transportasi/terbang-aman-dan-nyaman-bersama-garuda-indonesia-menuju-bts/

Persiapan jaket tebal, sarung tangan, penutup telinga, dan sebagainya pun segera disiapkan pastinya.

Pesona Taman Wisata Alam Bromo Tengger Semeru Membuat Wisatawan Ingin KembaliAlhamdulillah saat tiba di lokasi suhu disekitar Kawasan Bromo Tengger Semeru sudah mencapai 9-10 derajat Celcius.

Sebelum beranjak ke kawasan Bromo Tengger Semeru indonesiatripnews.com bersama peserta Famtrip Bromo Tengger Semeru menikmati hidangan makan malam di Java Banana Galery & Cafe Jiwa Jawa Hotel dan tidak lupa menyeruput Hot Chocholate Lava.

Baca: https://indonesiatripnews.com/perjalanan-wisata/city-tour-kota-malang-bersama-bus-antik-bernama-macito/

Baca: https://indonesiatripnews.com/perjalanan-wisata/kuliner/menikmati-hidangan-kuliner-khas-desa-wisata-pujon-kidul-di-tepi-sawah-yang-sejuk/

Sesaat kami pun mencoba untuk merebahkan badan sejenak di kamar Hotel Jiwa Jawa sambil menunggu morning call dari tour leader untuk menuju kawasan Bromo Tengger Semeru sekitar pukul 02.00 WIB untuk mendapatkan sunrise experience.

Selama perjalanan baik peserta famtrip maupun sopir Jeep tidak mengabaikan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak aman, dan membawa hand sanitizer.

Pesona Taman Wisata Alam Bromo Tengger Semeru Membuat Wisatawan Ingin KembaliKemacetan pun terjadi di lokasi dengan pemandangan Jeep yang berwarna warni dan warung-warung yang menyajikan minuman hangat di pagi dini hari.

Sambil mempersiapkan lampu senter dan menyeruput hidangan wedang jahe akhirnya kami memutuskan untuk naik dari bukit Penanjakan 1 yang ketinggiannya kurang lebih 2.770 mdpl.

Waktu tempuh dari tempat pemberhentian Jeep ke Puncak Penanjakan 1 hanya sekitar 15-20 menit.

Banyak spot untuk menikmati sensasi terbitnya matahari di kawasan Taman Wisata Alam Bromo Tengger Semeru ini diantaranya bisa dari Penanjakan 2/Bukit Seruni, Bukit Kingkong, dan Bukit Cinta, namun Bukit Penanjakan 1 bisa dibilang spot yang paling familiar untuk pengunjung.
Angin berhembus menembus bilik-bilik jaket walau dengan cuaca yang terbilang masih cukup bersahabat dan tidak hujan hingga pada akhirnya kami dapat menikmati pengalaman terbitnya matahari di kawasan Bromo Tengger Semeru.

Selesai menikmati pesona terbitnya matahari dari bukit Penanjakan 1, kami menuju ke Padang Rumput Savana Gunung Bromo (SavanaHill Bromo) atau biasa disebut juga Lembah Jemplang, pastinya untuk berfoto ria bersama Jeep yang membawa ke kawasan dengan pemandangan Padang Savana dan bukit-bukit yang Indah.

Pesona Taman Wisata Alam Bromo Tengger Semeru Membuat Wisatawan Ingin KembaliKeseruan pun dirasakan yang kemudian diakhiri dengan makan siang di Bukit Teletubbies ala-ala piknik di hamparan Padang Savana yang dikelilingi bukit-bukit yang memang seperti bukit di serial televisi anak Teletubbies.

Karena waktu yang cukup padat peserta famtrip tidak menuju ke kawah Bromo, mungkin lain kali jika ada kesempatan indonesiatripnews akan kembali menikmati indahnya pesona Bromo Tengger Semeru tentunya dengan maskapai penerbangan nasional di Indonesia yang selalu berkomitmen penuh dalam menerapkan Health Protocol of Cleanliness, Healthy, Safety, and Enviromental Sustainability (CHSE), yaitu Garuda Indonesia.

#DiIndonesiaAja #ayoliburan #pesonaindonesia #wonderfullindonesia #BecauseYouMatter #indonesiatrip #BromoTenggerSemeru@kemenparekraf.ri @wonderfullindonesia @pesona.indonesia @garuda.indonesia. (Aldi Prihardi)