JAKARTA, ITN- NGABUBURIT identik dengan aktivitas tambahan menunggu waktu buka puasa Ramadhan. Puasa menjadi aktivitas utamanya. Tidak ada yang salah selama kegiatan ngabuburit itu positif dan tidak mengurangi nilai ibadah puasa. Seperti halnnya yang dilakukan Super Indo pada Kamis (9/5/19) kemarin.

Berangkat dengan titik kumpul di PT Lion Super Indo Menara Bidakara 2, Lantai 19 Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Indonesiatripnews.com menjadi salah satu peserta dari puluhan wartawan yang mengikuti perjalanan “ngabuburit dengan mengunjungi gerai dan fasilitas rooftop food garden di Super Indo Pondok Kelapa Town Square (Pokets), Jakarta Timur.

Fasilitas berkebun bagi masyarakat ini mengusung konsep urban farming, kegiatan menanam tanaman produktif seperti buah dan sayur di perkotaan dengan lahan terbatas. Program Super Indo Berkebun (SIB) di Jakarta ini adalah perluasan dari kegiatan berkebun yang sebelumnya telah dijalankan di Super Indo RE Martadinata, Ciputat, Tangerang Selatan, Super Indo Wibawa Mukti, Bekasi, Super Indo Ujung Berung, Bandung, dan Super Indo Pabuaran Cibinong, Bogor dengan lebih dari 200 anggota aktif.

Yuvlinda (kanan) foto bersama anggota Super Indo Berkebun di rooftop food garden di Super Indo Pondok Kelapa Town Square (Pokets), Jakarta Timur.

Di Super Indo Pondok Kelapa, Jakarta Timur perserta disambut Head of Corporate Affairs & Sustainability Super Indo, Yuvlinda Susanta yang menjelaskan asal mula didirikannya Kegiatan Super Indo Berkebun.

“Kegiatan Super Indo Berkebun ini diinisiasi oleh Super Indo karena membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Apalagi di perkotaan seperti kota metropolitan Jakarta yang lahannya makin terbatas. Konsep rooftop food garden ini juga menjadi yang pertama yang diinisiatif dan dijalankan oleh peritel di Indonesia,” ujar Yuvlinda.

Menurutnya kegiatan ini juga untuk membantu pelanggan mengadopsi kebiasaan makan sehat dengan cara-cara yang menyenangkan.

Lebih lanjut Yuvlinda mengajak peserta dari lantai LG menuju lahan garden yang berada di rooftop Lantai P2. Lahan rooftop food garden dengan luas 300 meter ini memfasilitasi 30 anggota di setiap batch-nya.

Di rooftop food garden, langkah kaki Indonesiatripnews.com tertuju pada batch milik Tati perempuan berusaia 61 tahun dan Winarti (71 tahun). Tati mengatakan kalau dirinya baru saja panen kangkung pekan lalu dan saat ini sedang menanam bibit sawi.

Berbeda dengan Winarti yang menurutnya kangkungnya belum bisa dipanen. “Ini kangkung saya tumbuhnya tidak besar, masih tampak kecil daunnya mungkin tanah dibawahnya kurang diaduk,” ujar Winarti yang telah bergabung dengan Super Indo Berkebun pada 30 Maret 2019.

Winarti dengan hasil tanamnya, sayuran kangkung di batchnya. (foto. evi)

Menurut Winarti, dirinya ikut bergabung tidak dipungut biaya. “Pendaftaran hanya dengan menunjukkan struk belanja, saat itu saya hanya belanja di Super Indo senilai Rp75 ribu,” ujarnya.

Dengan mengikuti Super Indo Berkebun, perempuan yang tinggal di Perumnas Klender, Jakarta Timur ini mendapatkan materi yang telah dipersiapkan, yaitu cara mengolah media tanam, cara memilih benih, cara merawat tanaman, cara memanen, hingga cara mengolah, dan menyimpan hasil panen.

Di rooftop food garden ini, Winarti juga diberikan pengenalan dua teknik menanam tanaman, yaitu bercocok tanam di lahan tanah dan vertikultur. Selain kelas berkebun, ia juga berkesempatan memperoleh kelas nutrisi dan kelas memasak, di mana anggota diajarkan cara mengolah hasil kebun dan cara memasak menu makanan lezat dengan cara sehat. Beberapa hasil kebun yang dikelola oleh Super Indo juga dijual di gerai Super Indo.

“Saya ingin mengganti tanaman kangkung dengan menanam sawi atau daun selada,” ujar Winarti mengakhiri percakapan dengan Indonesiatripnews.com sambil menawarkan kangkung hasil tanamnya.

Yuvlinda menambahkan, “Anggota Super Indo berkebun ini tidak hanya pelanggan saja, tetapi juga melibatkan karyawan sehingga tercipta persahabatan antara karyawan dan pelanggan. Tak hanya perempuan, laki-laki pun juga ikut menjadi peserta dengan usia mulai dari 8 tahun hingga 70 tahun”.

“Memasuki bulan Ramadhan ini, kami menyiapkan produk-produk untuk bulan Ramadhan dengan penguatan produk seasonal seperti sirup, biskuit kaleng dan produk consumer lainnya,” ujar Yuvlinda.

Untuk memperkuat stok di bulan Ramadhan ini menurutnya Super Indo bekerjasama dengan pemasok agar supply barang lancar dan tidak terjadi kelangkaan barang. Selain itu Super Indo juga menyiapkan berbagai promosi khusus bagi pelanggan, mulai dari Promo Akbar Ramadan hingga Midnight Sale.

Selesai mengikuti perjalanan Super Indo Berkebun, acara dilanjutkan dengan Buka Puasa Bersama di Dapur Javara, Kemang, Jakarta Selatan. Hadir dalam kegiatan ini Presiden Direktur PT Lion Super Indo Johan Boeijenga dan VP of Buying & Indirect Procurement Donny Ardianta Passa.

“Saya percaya bahwa media mempunyai peran yang sangat penting dalam membentuk karakter Bangsa. Dengan pemberitaan yang baik dan benar, pembaca bisa mendapatkan informasi yang tepat dan berbobot untuk dijadikan referensi. Super Indo selalu berupaya memberikan informasi-informasi yang  bernilai yang bisa dijadikan referensi bagi media untuk menyebarkan kabar baik, khususnya terkait bisnis supermarket atau ritel moderen,” ujar Johan dalam sambutannya.

Presiden Direktur PT Lion Super Indo, Johan Boeijenga saat memberikan sambutannya kepada media.

Tentang Super Indo  Sejak tahun 1997, Super Indo tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia. Kini, Super Indo telah memiliki 164 gerai yang tersebar di 40 kota dan kabupaten di Pulau Jawa dan bagian selatan Sumatera, serta lima supermarket waralaba dengan merek Super Indo Express. Didukung lebih dari 8.000 karyawan terlatih, Super Indo menyediakan beragam produk kebutuhan sehari-hari dengan kualitas yang dapat diandalkan, lengkap, harga hemat, dan lokasi toko yang mudah dijangkau.

Kesegaran dan kualitas produk selalu dijaga melalui pilihan sumber yang baik dan penanganan dengan standar prosedur operasional yang selalu dipantau. Hal ini menjadikan Super Indo sebagai pilihan tempat berbelanja yang selalu “Lebih Segar”, “Lebih Hemat” dan “Lebih Dekat”.

Menurutnya Super Indo merupakan bagian dari jaringan ritel internasional Ahold Delhaize, yang berpusat di Zandaam, Belanda dan beroperasi di 3 benua serta 11 negara: Belanda, Belgia, Luksemburg, Jerman, Yunani, Republik Ceko, Serbia, Rumania, Portugal, Amerika Serikat dan Indonesia. Ahold Delhaize telah tercatat di Euronext Amsterdam and Brussels (AD) dan American Depository Receipts. (evi)