JAKARTA, ITN- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melantik empat orang pejabat Badan Pelaksana Otorita Pariwisata (BPOP) dan 12 orang pejabat fungsional di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. Acara pelantikan digelar secara hybrid di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat.

Pelantikan pejabat BPOP merupakan upaya dalam mendorong percepatan penyiapan infrastruktur di lima destinasi super prioritas yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Sementara, perubahan birokrasi dari jabatan struktural ke fungsional merupakan wujud birokrasi yang dinamis, adaptif, lincah (agile), dan profesional dalam mendukung kinerja pemerintah terhadap publik.

Empat Pejabat BPOP yang dilantik terdiri dari Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba, Direktur Industri dan Kelembagaan Pariwisata pada Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores, Direktur Destinasi Pariwisata pada Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores, serta Direktur Pemasaran Pariwisata pada Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores.

Sementara, pejabat fungsional yang dilantik terdiri dari Penerjemah Ahli Pertama sebanyak 2 (dua) orang, Pranata Komputer Mahir sebanyak 2 (dua) orang, Perencana Ahli Pertama sebanyak 2 (dua) orang, Analis Kepegawaian Ahli Muda sebanyak 2 (dua) orang, Analis Kebijakan Ahli Pertama sebanyak 2 (dua) orang, Dosen Lektor sebanyak 1 (satu) orang, dan Auditor sebanyak 1 (satu) orang.

“Saya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik pada hari ini dan harus siap segera gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama), dan gaspol (garap semua potensi lapangan kerja) untuk melaksanakan tugas dan fungsi dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Menparekraf Sandiaga, Senin (29/3/2021).

Pada acara pelantikan, Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, serta Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves Odo R.M Manuhutu.

Melalui Badan Pelaksana Otorita, Menparekraf Sandiaga berharap koordinasi dan sinkronisasi dapat terwujud. Mulai dari perencanaan sampai dengan pengendalian di kawasan pariwisata yang sesuai dengan fungsi koordinasi, serta melakukan perencanan, pengembangan, pembangunan, pengelolaan, dan pengendalian dalam kawasan otoritatifnya. Baik itu di Danau Toba, Borobudur, maupun Labuan Bajo Flores.

Menambahkan pemaparanya, Menparekraf menambahkan disamping perubahan birokasi dari structural base menjadi functional base, nantinya akan diikuti dengan pengelolaan jabatan fungsional dan pengembangan karir jabatan fungsional, sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja dan profesionalitas ASN (Aparatur Sipil Negara) organisasi birokrasinya. Karena jabatan fungsional lebih mengedepankan keahlian dan keterampilan pada jabatan.

“Ke depan, jabatan fungsional akan menjadi basis pada pola karir, dimana para pejabat fungsional ini sangat terbuka untuk berkompetisi pada pengisian jabatan pimpinan tinggi,” tambah Sandiaga.

Para pejabat yang dilantik ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas, dedikasi, serta loyalitasnya, sehingga kinerja Kemenparekraf/Baparekraf secara keseluruhan dapat meningkat.

“Mari kita saling mendukung satu sama lainnya, karena saya sangat yakin dengan teamwork yang baik untuk suatu organisasi, akan menghasilkan kualitas organisasi yang lebih baik lagi. Para pejabat, ini amanah, mari junjung tinggi dengan penuh integritas. Sekali lagi saya mengucapkan selamat bertugas kepada para pejabat yang dilantik hari ini,” ungkap Sandiaga.