LOMBOK, ITN- Setelah beberapa bulan tak melakukan perjalanan, Indonesiatripnews.com kali ini bersama teman KITers Erna di Lombok memilih Pantai Cemara dan Bukit Merese yang berada di Lombok Tengah Bagian Selatan, Nusa Tenggara Barat.

Selama hari raya Idul Fitri 2021 lalu, seluruh tempat wisata di Pulau Lombok ditutup pemerintah daerah. Hal ini untuk mendukung pelaksanakan pencegahan penularan Covid-19.

Sensasi Ngetrip ke Bukit Merese dan Pantai CemaraBersama keluarga saya menunggu waktu yang tepat untuk mengunjungi wisata Pantai Cemara dan Bukit Merese di Pulau Lombok. Perjalanan  dimulai dari Mataram sekitar pukul 10.00 WITA, melalui jalur Bandara Internasinal Lombok (BIL) menuju Kawasan Kuta Mandalika yang berjarak 54 Km dengan waktu 1,5 jam.

Baca:https://indonesiatripnews.com/perjalanan-wisata/cerita-perjalanan/indahnya-pantai-merese/

Baca: https://indonesiatripnews.com/perjalanan-wisata/tiga-hari-perjalanan-menyusuri-lombok/

Masuk area parker Bukit Merese dikenakan Rp10.000 untuk satu mobil. Di Bukit Merese wisatawan bisa mengeksplorasi area bukit Merese yang sangat luas  dan indah dengan panorama pantai dan air laut yang sangat indah memanjakan mata.

Sensasi Ngetrip ke Bukit Merese dan Pantai CemaraAda baiknya berwisata ke tempat ini sebaiknya  membawa penutup kepala, air minum yang cukup, serta bekal makanan.

Baca:https://indonesiatripnews.com/perjalanan-wisata/jasa-foto-yang-memuaskan-dengan-spot-menarik-di-lombok/

Usai menikmati waktu di atas bukit, kami turun menuju pantai Cemara. Baik obyek wisata Pantai Cemara dan Bukit Merese sebelum Covid-19 menjadi pilihan wisatawan baik wisatawan mancanegara ataupun wisatawan nusantara.

Tidak ada jam operasional, namun pengunjung yang datang umumnya dari pagi hingga menjelang senja. Di masa pandemi Covid-19 ini pemerintah daerah memberlakukan protokol kesehatan kepada pengunjung untuk tetap memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangah, dan menghindari kerumunan.

Sensasi Ngetrip ke Bukit Merese dan Pantai CemaraKeindahan Pantai Cemara begitu berbeda dengan pantai lainnya, sungguh menyajikan panorama yang begitu indah. Jika di pantai biasanya terlihat pohon kelapa, berbeda dengan Pantai Cemara. Sesuai Namanya, di pantai ini terdapat banyak pohon cemara yang membuat unik dan menarik serta ditumbuhi rumput hijau yang subur di sekitar jalan masuk menuju pantai.

Banyaknya pohon cemara yang sangat tinggi dan rindang di sekitar pesisir pantai membuat pengunjung bisa berteduh di bawah pohon. Saya pun bersantai sejenak sambil menikmati pemandangan laut yang tenang dengan tiupan angin sepoi-sepoi dari daun cemara yang menerpa kulit dengan lembut.

Pantai Cemara juga aman untuk berenang, dan terdapat fasilitas kamar bilas, toilet, mushola, dan area parkir yang luas. Tak perlu khawatir lapar atau haus, karena di sekitar pantai banyak penjual makanan dan minuman, juga terlihat penjual cinderamata keliling seperti gelang dan kain tenun. (Erna-KITers Lombok)