BEKASI, ITN- SETIAP anak memilki potensi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ). Untuk tumbuh dan berkembang menjadi Anak Hebat, dibutuhkan stimulasi yang tepat dan seimbang bagi si Kecil, baik pada aspek IQ yang berhubungan dengan daya pikir maupun EQ yang berhubungan dengan rasa peduli.

“Untuk itu Bebelac menghadirkan Bebeland, sebuah wahana permainan edukatif dan interaktif untuk berbagi inspirasi tentang pentingnya pengembangan rasa peduli seiring daya pikir untuk mendorong si Kecil menjadi Anak Hebat,” ujar Brand Head Bebelac, Deska Hapsari Nugrahainidi Jakarta, Minggu (8/9/19).

Menurut Deska, Bebelac percaya bahwa rasa peduli dapat mendukung daya pikir si kecil berkembang lebih baik untuk mencari solusi atas masalah yang ada disekitarnya. Apabila rasa peduli anak berkembang seiring daya pikirnya, ia akan tumbuh menjadi Anak Hebat yang memiliki rasa peduli, cepat tanggap dan mudah bersosialisasi dalam menghadapi lingkungannya.

“Jadi Bebelac berkomitmen untuk terus mendukung orang tua dalam memberikan solusi nutrisi berkualitas tinggi dan mendorong pemberian stimulasi tepat sejak dini. Salah satunya adalah dengan menghadirkan permainan edukatif BebeLand di Summarecon Mall Bekasi pada tanggal 7-8 September 2019 ini,” tambahnya.

Bekerjasama dengan Psikolog Anak Roslina Verauli, MPsi, BebeLand hadir dengan 15 permainan edukasi dalam tiga area besar, yaitu BebeTown, BebeSea, dan BebeForest.

Melalui pengalaman interaktif di Bebeland, diharapkan orang tua dapat berperan lebih aktif dalam mengembangkan aspek kecerdasan emosi dan kecerdasan intelektual anak di usia satu tahun.

Suasana permainan edukatif BebeLand di Summarecon Mall Bekasi pada tanggal 7-8 September 2019.

Sebagai ahli yang berperan besar dalam pengembangan permainan edukatif Roslina Verauli, MPsi, Psi menekankan bahwa dengan empati dan rasa peduli, si Kecil mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, bersimpati, hingga melihat dan berusaha menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang lain.

“Dengan mengembangkan rasa peduli, si Kecil mampu memiliki perilaku prososial, yaitu perilaku membantu orang lain tanpa pamrih. Hal inilah yang perlu diasah sejak dini seiring dengan kemampuan daya pikir si Kecil, agar mampu menyikapi sebuah permasalahan serta memberikan solusi yang tepat dan penuh empati,” Jelas Verauli.

Setiap permainan di BebeLand dirancang dengan alur cerita “masalah – solusi”, dimana si Kecil dilatih untuk mengasah rasa pedulinya terlebih dahulu, sebelum kemudian diajak melatih daya pikirnya untuk cepat tanggap memberi solusi yang berguna bagi sekitarnya.

Contohnya, si Kecil akan diajak melihat lampu kota yang mati sehingga menghambat aktifitas warga di kota tersebut. Dalam permainan edukasi ini, si Kecil akan diajak memahami situasi sosial dan mental state dari warga kota yang kesusahan.

Jenis edukasi lainnya  mengasah pemahaman mengenai tenaga gerak untuk menghasilkan energi listrik bagi kota yang mati lampu. Di permainan lain, si Kecil diajak melihat keringnya lahan yang membuat semua kehidupan disekitar lahan tersebut terganggu. Tak hanya itu si Kecil juga mempelajari arah untuk mengalirkan kembali aliran sumber air ke lahan melalui media digital sekaligus mengasah kemampuan memecahkan masalah pada Anak.

Terkait cara orangtua mengasah rasa peduli dan daya pikir si Kecil sejak dini, Verauli menambahkan bahwa mengasah rasa peduli dapat dilakukan orang tua sejak dini sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak dengan stimulasi yang bervariasi, dimulai pada usia 1-2 tahun, 3-4 tahun, 5-6 tahun, hingga usia 7 tahun ke atas.

Pada usia 3-4 tahun, misalnya, ajak anak untuk membantu atau menolong orang lain, atau saat anak berusia 5-6 tahun, libatkan si Kecil dalam ‘emotional talk’ dimana mereka bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dan berikan pujian dan penghargaan untuk setiap hal baik yang mereka lakukan.

Di kesempatan yang sama, artis Jonathan Frizzy bersama istrinya sebagai orangtua dari tiga orang anak menyampaikan keinginannya untuk membesarkan Anak Hebat cara Bebelac.

“Sebagai orangtua, saya sadar bahwa pada usia di atas satu tahun, kemampuan daya pikir, intelektual, emosi dan sosial berkembang sangat pesat. Pada masa inilah saat yang tepat bagi saya sebagai orangtua memperhatikan asupan nutrisi anak agar ia dapat tanggap secara intelektual, emosi, dan sosial,” kata Jonathan Frizzy.

Ia selalu berupaya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka untuk
membantu menstimulasi mengasah rasa peduli dan daya pikir sejak dini. “Saya mulai melakukan stimulasi rasa peduli si Kecil dengan mengajarkan anak mengungkapkan perasaan, memiliki rasa peduli terhadap lingkungan sekitar.

Anaknya terdorong melakukan aksi kecil yang bermanfaat bagi orang lain. Oleh karena itu sebagai orangtua, Jonathan sangat mengapresiasi kegiatan Bebelac melalui  BebeLand ini karena dapat menginspirasi tentang bagaimana mengasah rasa peduli dan daya pikir si Kecil melalui berbagai permainan edukatif serta dapat bersosialisasi dengan anak-anak seusianya.

Selain digelar di Summarecon Mall Bekasi, kegiatan BebeLand juga akan hadir kembali di Tunjungan Plaza Surabaya pada 28-29 September 2019 dan Plaza Medan Fair pada 26-27 Oktober 2019.

“Melalui kegiatan BebeLand ini, kami berharap dapat mendorong dan menginspirasi para orangtua sehingga  semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh menjadi Anak Hebat, yang punya rasa peduli, cepat tanggap, dan tanggap bersosialisasi,” tutup Deska Hapsari Nugrahaini. (*/evi)