TRENGGALEK, ITN–  PANTAI Teluk Prigi Trenggalek, Jawa Timur yang masih tampak natural dengan ombaknya yang relatif aman untuk bermain Stand up Paddle (SUP) menjadi pilihan bagi 52 peserta stand up paddle untuk mengikuti Jelajah dan eksplorasi Teluk Prigi Trenggalek yang dimulai Sabtu (7/9/19) hingga hari ini Minggu (8/9/19).

Pada kesempatan tersebut peserta yang terdiri dari beberapa kota, seperti  Banten, Trenggalek, Bali, Belitung, Malang, Medan, Sumba, Bali, dan Jakarta juga melakukan aksi penanaman terumbu karang.

Dirut BPJS, Agus Susanto mencoba bermain paddling di Trenggalek. (dok. itn/ tommy sembiring)

Pada event yang bertajuk ‘Trenggalek Stand Up Paddle Tour and Race’ tersebut, peserta harus menempuh jarak 10 kilometer dari Pantai Prigi dilanjutkan dengan memutar menyusuri pantai yang kemudian berakhir di Pantai Mutiara.

Heriyanto selaku Ketua Komunitas mengatakan, “Stand up Paddle Indonesia pada saat ini sudah menjadi wisata yang populer di dunia, dan di Indonesia. Kami dari Komunitas SUP sangat mengapresiasi Pemkab Trenggalek yang sudah mendukung penuh acara ini. Kedepannya Trenggalek akan mempunyai atraksi pariwisata yang berkelas dunia,”.

“Semoga dengan hadirnya Komunitas SUP ini dapat meningkatkan atraksi wisata dan atlet-atlet olahraga SUP di indonesia yang berprestasi, Indonesia mempunyai garis pantai terluas kedua di dunia dan atlet-atlet yang berprestasi,” ujarnya lebih lanjut.

Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin mengikuti kegiatan stand up paddle. dok itn/tommy sembiring.

Agus Susanto, Dirut BPJS Ketenagakerjaan selaku sponsorsip penuh dalam acara ini mengatakan, “Dengan berjalannya kegiatan ini, saya berharap akan muncul atlet-atlet berprestasi yang akan mengharumkan nama bangsa di kancah dunia”.

“Terlepas dari itu, saya juga mendukung acara ini untuk berkembangnya pariwisata khususnya di bidang olah raga air. Banyak sekali perairan Indonesia yang belum sepenuhnya dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan atraksi pariwisata khususnya wisata olahraga, dan banyak juga anak-anak muda kita yang bisa berprestasi di olahraga air ini,” ungkap Agus.

Sementara Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin menyambut baik acara ini. “Saya senang dengan acara ini karena Trenggalek menjadi ramai dan juga bisa meningkatkan income masyarakat di bidang pariwisata. Kedepannya agar Komunitas SUP ini dapat mengeksplor wilayah Indonesia lainnya agar dapat mengangkat pariwisata khususnya wisata olahraga air”.

Bersama Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin dan istri. dok.itn/tommy sembiring.

“Teluk Prigi ini sangat cocok untuk wisata air seperti diving, dan lain-lain, alamnya yang masih asri, sejuk, dan sangat bersih cocok juga untuk wisata keluarga,” ujarnya.

Kawasan Teluk Prigi, khususnya Pantai Mutiara menurutnya menjadi salah satu destinasi baru yang memberikan sensasi pengalaman bagi para pecinta olahraga papan kayuh tersebut.

Di  Trenggalek menurut Muhammad Nur Arifin juga sudah ada Komunitas SUP. “Kami membuka ruang sebesar-besarnya untuk para investor yang ingin menanamkan modalnya di bidang pariwisata, komoditi laut, dan sebagainya dengan catatan tanpa merusak alam yang sudah ada, dengan ijin yang mudah dan solusi infrakstruktur yang baik,” ungkapnya.

“Ini sedang kami kembangkan, pengembangan Pantai Mutiara akan berkonsep ekologi. Saat ini kami tengah melakukan upaya konservasi terumbu karang,” ujarnya.

Para juara Stand Up Paddle yang akan di berangkatkan ke Singapura untuk mengikuti World Championship SUP.(dok/itn tommy sembiring)

Ryco Arnaldo selaku Kordinator Race menambahkan, “Teluk Prigi ini sangat cocok untuk di jadikan olahraga wisata seperti SUP karena ombaknya yang tidak terlalu besar di tambah alamnya yang masih asri, di jamin kita tidak bosan beraktifitas disini.”

“Saya senang bermain disini, masyarakatnya sangat ramah dan bersahabat, saya berharap acara ini dapat di laksanakan setiap tahun di Trenggalek agar masyarakat dunia dan Indonesia bisa tahu ada surga tersembunyi yang lain di bumi ini,” tutup salah satu peserta race dari Sumba, Lukas Gallu Beko.

Di akhir acara peserta pemenag Touring and Race diberangkatkan ke Singapura untuk mengikuti Race Stand up World Campionship pada bulan November mendatang. (Tommy Sembiring)