JAKARTA, ITN- HARI Properti Nasional (HarPropNas) kembali menyapa para pencari properti di Indonesia. Gelaran yang diinisiasi 99.co, aplikasi properti masa depan asal Singapura pada 9-17 September 2019 ini dapat dimanfaatkan masyarakat Indonesia untuk membeli properti dengan potongan harga besar. Masyarakat bahkan bisa berhemat sampai puluhan hingga ratusan juta.

Masyarakat Indonesia yang ingin membeli properti di HarPropNas disuguhkan sederet proyek berkualitas dari 30 developer ternama di Indonesia dan lebih dari 40 proyek pilihan. Selain diskon, ada pula berbagai bonus yang dapat dibawa pulang.

“Melalui HarPropNas ini, 99.co juga ingin mengedukasi masyarakat bahwasannya di era digital seperti saat ini, membeli property juga dapat dilakukan secara online,” ujar Country Manager 99.co Indonesia, Irfan Ariesdhana pada press conference signing ceremony Hari Properti Nasional 2019 di Brizola, Jakarta Selatan, Senin (9/9/19).

Country Manager 99.co Indonesia, Irfan Ariesdhana pada press conference signing ceremony Hari Properti Nasional 2019 di Brizola, Jakarta Selatan, Senin (9/9/19).

Menurut Irfan, tahun 2019 merupakan tahun kedua diselenggarakannya HarPropNas. Transaksi yang terjadi selama Harpropnas berlangsung dimonitor melalui penjualan E Key (Electronic Key), dan tahun lalu tercatat hingga 126 unit E Key yang terjual, atau setara dengan transaksi senilai Rp76 miliar.

Bila pada tahun 2018 potongan harga yang dihadirkan maksimal 25 persen, tahun ini HarPropNas membarikan diskon hingga 35 persen untuk harga propertinya dan diskon hingga 99 persen untuk booking fee-nya.

99.co bekerja sama dengan puluhan developer terkemuka dalam HarPropNas 2019 ini, dengan memberikan sederet properti terbaik dari masing-masing developer. Mereka yang turut serta di antaranya adalah Sinarmas Land, Paramount Land, Jaya Real Property, Lippo Group, serta pengembang terkemuka lainnya.

“Cakupan area HarPropNas 2019 diperluas jika tahun 2018 hanya terbatas di area Jabodetabek dan sekitarnya, tahun ini HarPropNas diikuti oleh beberapa developer dari Riau dan Jawa Timur,” tutup Irfan. (evi)