Lima Hal yang Kerap Diabaikan Wanita dalam Mengendarai Mobil

1744

BEKASI, Indonesiatripnews.com: Aktivitas traveling memang tidak bisa dipungkiri untuk selalu mempersiapkannya dengan matang. Persiapan yang baik tentunya akan menghasilkan perjalanan wisata yang baik dan menyenangkan. Namun demikian, pada masyarakat perkotaan yang sibuk merencanakan suatu perjalanan wisata terutama bagi wanita, dengan mengendarai kendaraan roda empat bukanlah hal yang mudah.

Keselamatan dalam berkendara roda empat merupakan hal yang penting dalam mengemudi. Berikut ada beberapa hal yang kerap diabaikan para pengemudi wanita sehingga mengancam keselamatan sebagaimana yang disampaikan Assistant Marketing Manager PT Honda Jakarta Center (HJC), Daya Hansten pada acara media gathering “Smart Buy” di Bekasi belum lama ini:

  1. Wanita suka lupa mengecek kendaraannya untuk memastikan layak atau tidaknya kendaraan, seperti mengecek tekanan angin pada ban atau service rutin. Pengecekan tekanan angin pada ban juga sangat penting dan berpengaruhi dalam berkendara.
  2. Sejumlah pengendara wanita juga kerap enggan membaca buku manual. Padahal, fitur-fitur tersebut sangat penting dan bermanfaat. Misalnya, penggunaan sabuk pengaman. Apabila sabuk pengaman tidak dipakai, air bag tidak akan berfungsi. Sehingga penting mengetahui semua fitur dengan membaca buku manual.
  3. Tombol icon, merupakann fitur yang kerap kali diabaikan wanita. Tombol tersebut sangat penting untuk efisiensi bahan bakar hingga 20 persen. Sebab, dengan memencet tombol tersebut, akan langsung memproses mobil menjadi efisien mulai dari pengoperan gigi hingga AC. Bahkan ada yang baru mengetahui fungsi itu meski telah memiliki mobil sejak lama.
  4. Saat melakukan manuver, kebanyakan wanita kerap melupakan memberikan tanda sehingga membahayakan. Misalnya, saat ingin belok kanan atau kiri lupa menyalakan lampu sein.

Wanita kadang kurang mengetahui cara menentukan kecepatan dalam berkendara pada kondisi jalanan tertentu. Contohnya pada jalan berkerikil atau berbatu sebaiknya melaju dengan perlahan. Jika dipaksa melaju kencang akan berpotensi slip dan berbahaya pada pengendara itu sendiri.