JAKARTA, ITN-  Singapore Art Week kembali digelar. Event yang diadakan bersama oleh National Arts Council, Singapore Tourism Board dan Singapore Economic Development Board, diselenggarakan selama sembilan hari sebagai ruang bagi seniman yang sudah mapan maupun yang sedang naik daun untuk mengekspresikan karyanya. Pada tahun ini, Singapore Art Week akan diselenggarakan pada tanggal 22 – 30 Januari 2021 secara virtual.

Pengunjung bisa menikmati ratusan acara seni yang melibatkan lebih dari 300 seniman dan kurator terkenal. Berbagai kegiatan yang dapat diikuti diantaranya berdiskusi soal instalasi seni, melihat pagelaran seni virtual, hingga mengikuti workshop dari rumah saja. Meskipun kondisi pandemi masih cukup mengkhawatirkan, namun pihak penyelenggara Singapore Art Week 2021 tetap komitmen untuk menggelar banyak kegiatan menarik yang digelar secara virtual.

Event – event ini siap segera mengobati rasa #KangenSingapura karena kondisi yang masih belum mengizinkan pergi ke Negeri Singa tersebut. Berikut ini deretan event pada Singapore Art Week 2021 yang bisa dinikmati:

  • Celebrating SG Artists

Penasaran kah bagaimana kontribusi dan perjalanan dari tujuh seniman generasi kedua di Singapura terhadap seni kontemporer? Video series Celebrating SG Artists yang digarap Filmat36 dapat menjadi pilihan. Lewat series ini, diajak memahami cara pandang para seniman sehingga dapat berkontribusi terhadap perkembangan seni di Singapura.

Series Celebrating SG Artists akan menghadirkan Goh Beng Kwan, Ho Ho Ying, Lee Hock Moh, Sarkasi Said, Siew Hock Meng, Tay Chee Toh, dan Tong Chin Sye.

  • Singapore Art Week – Art Symposium

Dari tanggal 27-29 Januari 2021, Art Symposium merupakan serangkaian acara diskusi yang akan dibawakan oleh para pemimpin budaya lokal dan internasional, pembuat kebijakan, hingga penggerak industri seni.
Ragam topik yang dibahas antara lain ada tren seni dan budaya pasca pandemi, refleksi tradisi masyarakat Singapura pada suatu kesenian, dan lain-lain. Lewat Art Symposium, bisa mendapatkan insight menarik dari dunia seni Singapura.

  • Light to Night Festival

Tahun ini, Light to Night Festival menyajikan pengalaman yang berbeda. Diramu oleh National Gallery Singapore yang bekerja sama dengan Asian Civilisations Museum, The Arts House, Victoria Theatre & Victoria Concert Hall, dan Esplanade – Theatres on the Bay, bisa menyelami imajinasi seniman, penulis, musisi, dan materi kreatif lainnya melalui lensa artistik untuk menunjukkan kemajuan dan kemampuan beradaptasi.

Di Civic District yang digelar secara virtual dapat memulai petualangan dengan berkeliling dan menemukan festival maupun seni tersembunyi di luar kawasan bersejarah. Jangan sampai terlewat mengikuti Light to Night Festival yang bisa dinikmati dari tanggal 22 – 31 Januari 2021.

  • Networked Bodies

Kondisi pandemi ternyata tak benar – benar menjauhkan kita dari orang terdekat, pekerjaan tetap dapat dikerjakan dari jarak yang jauh serta masayrakat tetap dapat terus terhubung dengan orang-orang tersayang dengan bantuan internet. Beranjak dari fakta tersebut, kurator Ong Kian Peng menggelar pameran yang menyelidiki komunikasi dan keintiman seseorang melalui internet.

Lewat Networked Bodiestravelers bisa melihat berbagai media instalasi dan karya digital yang menggunakan media sosial dalam pengembangannya. ada nama – nama seperti Alecia Neo, Sarah Choo, Sudhee Liao, Choy Ka Fai, Jonathan Chomko (CA), Brian den Hartog (NL), dan Paul Sermon (UK) yang akan memeriahkan Networked Bodies.

  • S.E.A Focus 2021

S.E.A Focus 2021 merupakan sebuah pagelaran karya seni kontemporer di Asia Tenggara. Tahun ini, S.E.A Focus akan menggabungkan format digital dan fisik sekaligus. Lewat S.E.A Focus Digital, travelers bisa melihat pameran online dari beberapa seniman dan galeri terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, S.E.A. Focus Curated merupakan pameran fisik yang bisa dikunjungi di kawasan Tanjong Pagar Distripark, Singapura. Warga Singapura dapat melihat dinamisme budaya kuno dan berbagai macam sejarah yang dipadukan dengan kondisi sekarang.

Pameran Offline di Singapore Art Week 2021

Selain menyajikan banyak acara seru dalam format digital dan hybrid, Singapore Art Week juga mengadakan pameran offline yang bisa dinikmati di berbagai galeri.

Mulai dari Art Week di Bras Basah District yang menampilkan sepuluh rumah unik yang dipadukan dengan galeri seni dalam satu atap; pameran ‘Maybe We Read Too Much Into Things‘ di 72-13 Mohamed Sultan Road, Singapura; kolaborasi industri seni dan ritel di Creative Unions; juga gagasan pasca-manusia serta keadaan di dunia lain lewat CosmicWander: Expedition A Work-in-Progress Presentation by Choy Ka Fai di Singapore Art Museum.

Inilah kesempatan terbaik semakin memperluas imajinasi dan terinspirasi dengan mengikuti berbagai kegiatan seru di Singapore Art Week 2021. Istimewanya lagi festival ini akan menjadi rumah bersama dengan menyatukan para pecinta budaya, penggemar seni kreatif, seniman dan penggemarnya dari Singapura maupun seluruh dunia. (*/sishi)