- iklan -

JAKARTA, ITN – PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) kembali mempertegas
dukungannya terhadap ekosistem industri kreatif Indonesia. Kali ini, bank digital yang dikenal dekat dengan segmen ritel dan UMKM, melalui produk andalannya Tunaiku by Amar Bank, hadir sebagai sponsor untuk mendukung Ghost in the Cell, film terbaru karya Joko Anwar yang resmi tayang hari ini (16/4) di Indonesia dan telah terjual untuk penayangan di 86 negara.

Amar Bank Kembali Dukung Film Indonesia

-iklan-

Bagi Amar Bank, keterlibatan ini bukan sekadar kolaborasi promosi dalam sebuah proyek film. Di balik langkah tersebut, ada pandangan yang lebih besar, yanki industri kreatif, termasuk perfilman, kini berkembang menjadi salah satu sektor potensial di Indonesia. Tidak hanya karena kuat secara budaya, tetapi juga karena kemampuannya menciptakan nilai ekonomi, membangun perhatian publik, dan menghadirkan relevansi yang kuat di tengah masyarakat.

Langkah ini melanjutkan jejak Amar Bank dalam mendukung ekosistem perfilman nasional.
Setelah sebelumnya hadir sebagai sponsor utama JAFF Market 2025 Powered by Amar Bank dan mendukung film Rangga & Cinta melalui Tunaiku, Amar Bank kembali menunjukkan bahwa dukungannya terhadap film Indonesia bukan langkah sesaat, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang terhadap ekosistem kreatif yang terus tumbuh.

Kehadiran Tunaiku dalam perjalanan ini juga mencerminkan bagaimana Amar Bank membangun kedekatan dengan audiens yang semakin digital, aktif, dan dekat dengan budaya populer. Sebagai bagian dari ekosistem Amar Bank, Tunaiku merepresentasikan cara perusahaan memahami ritme hidup generasi masa kini, generasi yang menjadi penggerak penting konsumsi hiburan sekaligus pertumbuhan ekonomi kreatif hari ini.

“Amar Bank melihat industri kreatif sebagai salah satu sektor yang sangat potensial, bukan hanya karena pertumbuhannya, tetapi juga karena kemampuannya menciptakan nilai ekonomi, membangun perhatian publik, dan menghadirkan relevansi yang kuat. Film adalah contoh nyata dari itu. Bagi kami, mendukung Ghost in the Cell bukan hanya soal mendukung sebuah karya, tetapi juga bagian dari komitmen jangka panjang Amar Bank untuk mendukung UMKM serta tumbuh bersama ekosistem kreatif Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Tunaiku sebagai brand digital yang relevan dengan generasi saat ini,” ujar Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian.

Pilihan pada Ghost in the Cell juga terasa pas. Sebagai karya terbaru Joko Anwar, film ini datang dengan buzz yang besar bahkan sebelum tayang. Nama Joko Anwar sendiri sudah lama identik dengan film-film yang kuat secara cerita, berani secara gaya, dan selalu berhasil memancing perhatian publik. Dengan kombinasi itu, Ghost in the Cell dipandang bukan hanya sebagai film, tetapi juga cultural moment yang punya daya tarik luas.

“Hari ini, koneksi antara brand dan audiens dibangun bukan hanya lewat pesan, tetapi lewat pengalaman dan ruang budaya yang mereka anggap relevan. Film punya kekuatan itu. Karena itu, dukungan terhadap Ghost in the Cell menjadi cara Amar Bank membangun kedekatan yang lebih autentik dengan audiens yang semakin digital, ekspresif, dan culture-driven,” ujar Marketing Head Amar Bank, Rosalinda Hoesin.

“Dukungan dari Amar Bank menunjukkan bahwa industri film Indonesia semakin dilihat sebagai ekosistem yang menarik dan punya nilai besar, bukan hanya secara budaya tetapi juga secara bisnis. Bagi kami, kolaborasi seperti ini penting karena membantu memperluas jangkauan film sekaligus memperkuat kepercayaan bahwa karya kreatif Indonesia layak mendapat dukungan yang lebih luas,” ujar Sutradara Film Ghost in The Cell, Joko Anwar,

Ke depan, Amar Bank ingin terus mengambil bagian dalam pertumbuhan industri kreatif
Indonesia melalui kolaborasi yang punya makna, relevansi, dan dampak. Sebab bagi Amar Bank, masa depan brand bukan hanya soal layanan finansial, tetapi juga tentang keberanian tumbuh bersama sektor-sektor baru yang membentuk gaya hidup, budaya, dan aspirasi generasi sekarang.

- iklan -