JAKARTA, ITN- Lebih dari dua dekade tekuni industri fesyen sebagai fashion designer dan fashion entrepreneur, Ali Charisma telah menciptakan rangkaian karya untuk pangsa pasar di dalam negeri maupun luar negeri yang telah ditampilkan di berbagai pekan mode skala nasional hingga Internasional.

Bernaung dengan brand sesuai namanya, Ali Charisma hadirkan lini evening dan cocktail wear untuk segmen usia 25-40 tahun dan lini casual wear untuk segmen usia 18-30 tahun. Koleksi yang telah dibuat oleh Ali Charisma menunjukkan proses perjalanannya dalam berkreasi menciptakan karya yang konsisten mengeksplorasi elemen desain dan material untuk diwujudkan dalam identitas rancangannya.

Berperan aktif di sejumlah asosiasi bidang fesyen, selain sebagai National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) periode 2015 sampai 2023 mendatang, ia pernah dinobatkan sebagai Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) 2015 dan President Director Indonesian Fashion Week tahun 2012 sampai 2015.

Di masa pandemi Covid-19, Ali Charisma konsisten berkarya dengan menyuguhkan Acharisma By Ali Charisma, yaitu second line ready to wear untuk kategori urban wear hingga resort wear yang mengusung konsep sustainable fashion dengan menggunakan bahan-bahan natural, salah satunya material viscose buatan Indonesia dan zero waste.

Menjalani bisnis fesyen sesuai konsep sustainable fashion kini menjadi komitmen Ali Charisma untuk keberlanjutan kehidupan di masa mendatang. Sebagai bentuk nyata akan kepeduliannya terhadap industri fesyen yang berkelanjutan, Ali Charisma giat mengedukasi dan menggaungkan konsep sustainable fashion tak hanya di kalangan pelaku usaha fesyen, namun mencakup khalayak luas.

Sejalan dengan komitmen menerapkan konsep sustainable fashion, Ali Charisma akan melepas lebih dari 1.000 outfit dari koleksi fashion show yang pernah dirancangnya, berupa casual wear, evening/cocktail wear, dan wedding dress, khususnya untuk generasi muda yang membutuhkan busana untuk momen spesial dalam kehidupannya, seperti pertunangan atau pernikahan. Agar koleksi busana tersebut tak hanya terhenti di tempat penyimpanan di workshop, namun dapat didayagunakan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh koleksi ini bisa dimiliki secara gratis oleh khalayak luas. Bagi yang ingin berbuat baik dengan membantu adik-adik yang memerlukan bantuan pakaian sekolah di daerah daerah terpencil di Indonesia, dapat mendonasikan minimal 10% dari nilai baju yang diinginkan, melalui BenihBaik.com.

Sebagai pelepasan terhadap memorabilia, Ali Charisma akan menampilkan kembali koleksi busana tersebut dalam peragaan busana yang bertajuk “Sustainability & Charity Event” ditayangkan secara live streaming pada tanggal 26 hingga 28 Februari 2021, pukul 16.00 dan 19.00 WIB, melalui YouTube Channel Ali Charisma, Facebook Ali Charisma dan Instagram @alicharismaofficial.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda, baik kalangan fashion designer maupun masyarakat umum, tentang kesadaran dan kepedulian terhadap sustainable fashion serta menjalani sustainable lifestyle untuk kehidupan yang berkelanjutan di masa depan.

Penyelenggaraan acara ini mendapat dukungan penuh dari Viva Cosmetic sebagai official makeup & hairdo, You C 1000, dan Benih Baik.com sebagai foundation. Bekerjasama dengan lima sekolah mode terkemuka di Indonesia, antara lain ESMOD Jakarta, Ciputra University Surabaya, Istituto di Moda Burgo Indonesia, Institut Seni Indonesia Denpasar, dan Institut Kesenian Jakarta.

Direktur PT Moga Djaja Yusuf Wiharto mengatakan, tidak dipungkiri virus korona memberikan tantangan yang begitu besar bagi sejumlah industri kreatif tanah air. Sebab, beberapa subsektor kreatif seperti event, film, festival musik, pameran, sampai kuliner membutuhkan kerumunan dan pergerakan banyak orang yang saat ini tidak bisa dilakukan.

Namun, Yusuf berharap, meskipun kondisi market sedang lesu, pebisnis harus tetap semangat untuk menyasar pasar baru agar bisa survive. “Hanya orang-orang yang tangguh yang menjadikan pandemi Covid-19 ini sebagai sebuah opportunity. Jika kita hanya menyerah dan merenungi keadaan, maka sesungguhnya kita akan semakin terpuruk,” ujarnya.

Menurut Yusuf, salah satu jalan yang harus dilakukan agar bisa tetap bertahan di tengah masa sulit sekarang adalah dengan memanfaatkan teknologi digital.” Kita bisa membuat pertunjukan-pertunjukan virtual yang menarik sehingga orang-orang antusias untuk nonton mengingat kini banyak yang stay at home. Contoh nyata yang sudah dilakukan sekarang yaitu lewat kegiatan Virtual Fashion Show dengan tema Sustainability & Charity Event by Ali Charisma yang salah satu sponsornya adalah Viva Cosmetics,” ungkap Yusuf.

“Untuk menerapkan konsep sustainability dibutuhkan jiwa yang peduli, tidak hanya sibuk berfokus dengan karyanya, tetapi juga sibuk berpikir untuk lingkungan sekitar dan masa depan. Kalau saja ada banyak jiwa seperti Ali Charisma yang menanamkan benih kebaikan, maka kehidupan akan menjadi jauh lebih indah” ungkap Tantri Moerdopo selaku PR & Government Relations Manager Benih Baik.com.