BIMA- NUSA TENGGARA BARAT, ITN-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menekankan tiga hal penting untuk mengembangkan potensi wisata di Sumbawa-Bima Raya yaitu peningkatan SDM, mendorong program unggulan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu, serta pemulihan sektor ekonomi dan pariwisata melalui digitalisasi.

Memasuki era digital, semua menjadi serba mudah dan serba cepat. Hanya dalam hitungan menit, orang di belahan dunia yang satu dapat melihat kegiatan yang dilakukan di belahan dunia lainnya. Hanya satu syaratnya, koneksi internet. Tanpa itu, kita tidak bisa berbuat banyak.

Menyadari pentingnya koneksi internet, Sandiaga Salahuddin Uno akan segera memperkuat jaringan koneksi internet di objek wisata Uma Lengge yang menjadi maskot pariwisata di Desa Maria Wawo.

Baca:https://indonesiatripnews.com/berita/sandiaga-uno-promosikan-bima-sebagai-destinasi-wisata-baru-di-indonesia/

Rumah Lengge ini sangat unik, bentuknya yang sangat khas. Uma Lengge atau Rumah Lengge pada bagian atas dibuat untuk menampung hasil panen, sedangkan bagian bawah digunakan sebagai tempat tinggal. Namun seiring perkembangan zaman, kini Warga Desa Maria tidak lagi bertempat tinggal di Uma Lengge, melainkan hanya dijadikan sebagai lumbung padi dan aneka panen hasil bumi.

Konon, Uma Lengge sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Bentuk atapnya berbentuk kerucut. Kendati Nampak sederhana, Uma Lengge memiliki struktur arsitektur yang rumit sekaligus unik. Dan, warga di Bima, Nusa Tenggara Barat serta beberapa daerah lainnya seperti Dompu, Gerung, kerap mengunjungi.

“Kalau tiap orang yang datang membuat konten menarik di sini, tentu akan semakin banyak hal-hal unik yang tergali. Dan, ini akan mendorong wisatawan lainnya, baik dari NTB maupun daerah lain untuk datang ke sini,” ujar Sandiaga Uno.

Untuk itulah, Sandiaga Uno yang juga pengusaha ini berinisitif untuk memfasilitasi objek wisata Uma Lengge dengan ketersediaan jaringan koneksi internet yang lebih stabil dengan meminta unit bisnis informatika telekomunikasi untuk memasang tower di desa wisata Maria.

“Konten kreatif juga menjadi salah satu poin penting keberhasilan objek wisata. Bahkan, dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini, kami menyertakan konten kreatif menjadi salah satu penilaian untuk kategori desa digital yaitu desa yang sudah berinteraksi di dunia maya sehingga menjadi wadah untuk mempromosikan desanya ke tingkat nasional bahkan international,” ungkap Sandiaga.

Lebih lanjut Sandiaga menegaskan, “Dengan promosi desanya di dunia maya yang kreatif, tentu akan mengundang wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung dan apabila sektor pariwisata sudah bergerak maka sudah tentu akan membuka lapangan pekerjaan sekaligus turut membangkitkan ekonomi nasional, ini efek domino positif yang ingin kami dorong bagi desa-desa wisata yang ada di Indonesia”.

Selain Uma Lengge, desa wisata Maria memiliki wisata budaya yang masih terjaga atraksi budaya, yakni Mpa’a Manca, Ntumbu, Buja Kadanda, Kareku Kandei, dan lain-lain. (*/evi)