- iklan -

JAKARTA, ITN- Krista Exhibitions Group secara resmi membuka KRISTAInterFOOD 2026. Pameran dagang internasional industri makanan dan minuman (Food and Beverage/F&B) memasuki penyelenggaraan yang ke-27.

Pembukaan diresmikan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Muhammad Sarmuji, Rabu di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Rabu (4/11/2026).

-iklan-

Dalam sambutannya saat pembukaan KRISTAInterFOOD 2026 Sarmuji mengatakan, pemerintah terus mendorong pemanfaatan bahan baku lokal untuk memperkuat industri makanan dan minuman nasional. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat rantai industri dari hulu hingga hilir sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya dalam negeri.

“Kita ingin mendorong produk-produk di Indonesia yang memiliki keunggulan, kekuatan, itu bisa lebih maju lagi. Karena keunggulan ini hanya dimiliki dalam porsi yang besar di Indonesia,” ujarnya.

Ia mencontohkan inovasi mi berbahan baku singkong dan tempe yang menggabungkan kedua bahan tersebut untuk menghasilkan produk dengan kandungan protein dan serat lebih tinggi serta bebas gluten.

KRISTAInterFOOD 2026, Pameran Makanan dan Minuman Resmi Dibuka di NICE PIK2Menurutnya, inovasi berbasis bahan baku lokal tersebut perlu terus dikembangkan agar industri nasional semakin berdaya saing.

Sarmuji juga menyoroti inovasi produk antara melalui program Indonesia Food Innovation (IFI). Salah satunya pengolahan alga menjadi bahan bernilai tambah, serta pemanfaatan sisa pengolahan ikan seperti sirip, sisik, dan kulit untuk menghasilkan kolagen.

“Inovasi-inovasi yang seperti ini kita akan dorong terus. Kementerian punya komitmen untuk mendorong supaya pemanfaatan produk-produk dalam negeri tentang bahan baku menjadi lebih maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, CEO Krista Exhibitions Group Daud D. Salim mengatakan, KRISTAInterFOOD 2026 menggunakan total 11 hall yang tersebar di tiga gedung utama. Area pameran tersebut menampilkan produk pangan, bahan baku, mesin produksi, teknologi pengolahan, hingga perlengkapan pendukung industri makanan dan minuman.

Krista Exhibitions Group menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh dari Indonesia dan memperluas kiprah di pasar internasional. Semangat ini tercermin melalui InterFOOD, yang telah menjadi bagian dari perjalanan Krista Exhibitions Group sejak tahun 2000 dan berkembang menjadi salah satu pameran perdagangan internasional industri makanan dan minuman (F&B).

InterFOOD is KRISTA

KRISTAInterFOOD terus memperkuat perannya sebagai platform bisnis yang mempertemukan pelaku industri, membuka peluang usaha, dan memperluas jaringan perdagangan nasional maupun internasional. KRISTAInterFOOD 2026 menghadirkan sekitar 1.100 peserta, termasuk 100 UMKM, dari 16 negara, dengan partisipasi Paviliun Thailand, Amerika Serikat (USA), dan China. Pameran ini menargetkan 95.000 pengunjung profesional dari 30 negara serta menghadirkan Seafood Show Asia Expo dan ALL Indonesia Cooltech Expo dalam satu rangkaian penyelenggaraan.

KRISTAInterFOOD 2026 terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, asosiasi, dan komunitas profesional untuk mendorong pertumbuhan serta daya saing industri makanan dan minuman Indonesia.

KRISTAInterFOOD 2026, Pameran Makanan dan Minuman Resmi Dibuka di NICE PIK2Penyelenggaraan tahun ini mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, bersama Kementerian Pariwisata, Kementerian Perdagangan, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dukungan juga diberikan oleh berbagai asosiasi industri, di antaranya Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Association of Culinary Professionals Indonesia (ACP), Indonesia Pastry Bakery Association (IPBS), Ikatan Ahli Boga Indonesia (IKABOGA), Academy of Pastry and Culinary Arts (APCA), Asosiasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Pengusaha Frozen Food Indonesia (APFFI), serta Indonesian Packaging Federation (IPF) atau Federasi Pengemasan Indonesia, dan asosiasi lainnya dari sektor pangan, kuliner, perikanan, rumput laut, hingga pengemasan. Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong inovasi, memperluas peluang bisnis, dan memperkuat ekosistem industri F&B nasional.

Selain menampilkan beragam produk dan inovasi industri, berbagai agenda tersebut menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengembangan keterampilan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara profesional, pelaku usaha, dan komunitas industri makanan dan minuman.

- iklan -