JAKARTA, ITN- Kondisi pandemi di Indonesia semakin mengkhawatirkan, pemerintah akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak Sabtu (3/7) sampai dengan 20 Juli 2021 sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

PPKM Darurat ini berimbas pada penutupan sementara pusat perbelanjaan dan sektor non-esensial lainnya dan juga ketentuan work from home (WFH) 100% bagi pekerja sektor non-esensial. Untuk para pekerja sektor esensial seperti pasar dan toko kelontong, perbankan, juga perhotelan, diperbolehkan untuk work from office (WFO) sebesar 50%, dan untuk pekerja sektor kritikal seperti kesehatan, keamanan, pangan, energi dan penanggulangan bencana diperbolehkan WFO 100% dengan protokol kesehatan yang ketat. Bagi para pekerja dari sektor esensial dan kritikal ini, diharuskan lebih hati-hati karena lebih mudah terekspos dengan virus Covid-19. Jangan khawatir, selama mematuhi protokol kesehatan, dan juga menjaga kesehatan, tubuh akan tetap aman.

Simak informasi seputar masker berikut, yang merupakan komponen penting pada masa ini, yang akan membuat lebih aman dan nyaman.

  • Cara Memakai Masker yang Benar

Masih banyak dari kita yang kurang mengerti bagaimana cara memakai masker yang benar. Banyak yang hanya memakai begitu saja tanpa memperdulikan benar atau tidak. Terlebih dengan anjuran pemerintah tentang memakai masker double, di mana kini terdapat himbauan untuk memakai satu masker medis ditambah dengan masker kain, bukan dengan dua masker medis atau dua masker kain sekaligus.

  • Apa yang harus dilakukan dengan masker yang sudah dipakai

Masker medis yang telah digunakan sehabis bekerja dari luar atau memang mau diganti dengan masker baru, jangan langsung dipegang dan dibuang sembarangan. Cuci terlebih dahulu tangan lalu lepaskan masker yang telah dipakai dari wajah. Jangan pegang bagian dalam dan luar masker, pegang bagian tali maskernya, lalu buang di tempat sampah tertutup.

Untuk masker kain, apabila kotor atau lembab, ganti dengan yang baru, dan simpan masker kain kotor pada plastik. Ketika sudah dirumah masker yang telah dipakai dapat di cuci dengan tangan atau dengan mesin cuci menggunakan sabun, jangan lupa untuk menjemur masker kain di bawah sinar matahari. Ketika melepaskan masker kain, juga masker medis, dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air atau cairan antiseptik.

  • Kreasikan Masker Kain

Apabila bosan dengan masker kain yang sudah ada, membuat masker kain sendiri dengan kain-kain sisa menjahit atau pakaian layak yang sudah tidak pakai lagi dapat menjadi pilihan agar tidak bosan dnegan masker yang ada. Hanya perlu tiga lapis kain, karet gelang, jarum dan benang, gunting, dan kawat tipis jika diperlukan.

Buatlah pola pada masing masing kain mengikuti bentuk masker yang di inginkan, jahit ke dalam kawat tipis pada bagian atas masker, jahit bersama semua bagian atas dan bawah kain. Gunting karet gelang lalu jahit tiap-tiap ujung pada sisi masker membentuk pengait masker, dan selesai. Hal lain untuk berkreasi dengan masker kain yang dimiliki, dapat dengan menambahkan ornamen atau bordir pada pinggir masker, tidak perlu banyak-banyak dan jangan sampai masker kain kehilangan fungsinya sebagai perlindungan.