JAKARTA, ITN– Satu Harmoni Guna Cita (SHGC) akan menggelar Indonesian Corporate Golf Series Championship di empat kota untuk memperebutkan Piala Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf). Pada seri pertama akan di gelar di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, 6 Juni. Seri kedua di Parahyangan Golf, Bandung, 29 Agustus. Seri ketiga di Merapi Golf, Yogyakarta, 24 Oktober. Seri terakhir Bali National Golf, Bali, 19 Desember.

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengatakan dukunganya dalam pelaksanaan golf series ini, dan ia juga berharap melalui kegiatan ini dapat terjalin silahturahmi ekonomi yang baik antar peserta.

“Saya harap acara ini bisa berjalan dengan baik dan sukses dengan dukungan semua pihak untuk mencapai tujuan bersama, yaitu membangun kembali pariwisata dan perekonomian Indonesia,” ujar Sandiaga Uno, Minggu (4/4/2021).

Pada kesempatan yang sama Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (RI), Zainudin Amali menjelaskan bahwa kini olahraga dapat digunakan sebagai salah satu sarana mengundang wisatawan mancanegara sekaligus sebagai pengembangan sport tourism.

“Olahraga telah menjadi salah satu sarana untuk mengundang kunjungan wisatawan dari
mancanegara sekaligus sebagai pengembangan Sport Tourism. Event Golf juga telah dikemas sebagai industry hiburan yang memberikan tontonan yang baik untuk para wisatawan. Kesempatan ini dapat sekaligus dijadikan untuk menarik para wisatawan mancanegara yang mempunya minat terhadap olahraga golf datang ke Indonesia,” jelasnya.

Syarif Cicip Sutardjo selaku Dewan Pelindung Panitia Pelaksana menambahkan opininya tentang salah satu program pemerintah dalam mengembalikan kestabilan ekonomi adalah dengan menyiapkan stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata dan
ekonomi kreatif. “Dengan melaksanakan turnamen golf di beberapa daerah ini kami berharap dapat menstimulus kembali daya beli dan keinginan untuk berwisata. Namun di satu sisi kami tetap merasaan aman karena ketatnya protokol kesehatan yang akan diberlakukan,” tambah Syarif Cicip Sutardjo.

Mengusung tema “Sport, Network and Business”, diharapkan nantinya para peserta dapat mengembangkan jaringan bisnisnya di antara pengusaha lokal dan perusahaan multinasional, sehingga dapat membangun kembali sektor pariwisata di Indonesia, khususnya di bidang olahraga golf. Lebih lanjut dengan membaiknya keadaan sektor pariwisata diharapkan dapat mengembalikan daya beli masyarakat pada UMKM di daerah masingmasing.

“Kerjasama yang erat antara inventor dan investor diharapkan bisa meningkatkan nilai ekonomi dan dampak sosial di Indonesia pada masa peralihan pandemi ini. Dengan adanya golf series ini kami yakin dapat menjadi wadah yang tepat untuk memulihkan kembali serta mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia,” ungkap Irawadi D. Hanafi selaku Ketua Panitia.