- iklan -

JAKARTA, ITN – Bersama Forbes Indonesia dengan didukung oleh Habibie Center, Future City Accelerator serta School of Government & Public Policy, Hypefast akan menyelenggarakan Hypelokal: Brand Founders of The Year Award 2022, yang sudah dimulai sejak hari Senin (14/6).

Menjadi salah satu pelopor dan tech-based house of brands di kawasan Asia Tenggara, Founder dan CEO Hypefast, Achmad Alkatiri mengatakan Hypefast akan terus berkomitmen dalam mendorong kemajuan dan pertumbuhan brand lokal Indonesia.

“Sejak 2020, Hypefast tidak hanya menyalurkan investasi sebesar lebih dari Rp 300 miliar, tetapi juga menyediakan tim ahli, ekosistem retail yang terintegrasi serta berbagai inisiatif lainnya, untuk membantu brand lokal naik tingkat ke level selanjutnya”, ujar Achmad.

Melalui program Hypelokal, dapat menjadi wujud nyata dari salah satu komitmen Hypefast dalam mendukung brand local. Program Hypelokal merupakan penghargaan dan apresiasi untuk pemilik brand lokal di Indonesia, atas kontribusi yang diberikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan industri kreatif tanah air.

Setiap tahunnya, Hypefast bersama Forbes Indonesia akan memilih 10 pemilik brand lokal yang paling inspiratif setelah melalui berbagai tahap seleksi.

Tahun ini, para brand founder terbaik berkesempatan mendapatkan sesi development dengan para ahli untuk mengembangkan brand/bisnisnya hingga bisa bersaing secara global, serta kesempatan mengikuti AsiaBerlin Summit 2022 di Berlin pada September mendatang.

Bagi para pemilik brand yang tertarik untuk mengikuti program tersebut, dapat mendaftarkan atau menominasikan brand founder lewat situs resmi di https://www.hypefast.id/hypelokal , yang akan dibuka mulai 16 Juni hingga 30 Juni 2022.

“Brand founder yang mendaftar atau yang dinominasikan akan seleksi lagi oleh tim, 30 brand founder terbaik akan melewati proses seleksi dan interview dari para juri hingga mendapatkan 3 brand founder terbaik sebagai pemenangnya,” tambah Achmad.

Adapun jajaran juri yang pada Hypelokal: Brand Founder of The Year 2022 ini, antara lain: Komisaris Utama Hypefast, Gita Wirjawan; Founder dan CEO Hypefast, Achmad Alkatiri; Ketua Habibie Center, Ilham Habibie, dan beberapa lini juri lainnya yang ahli di bidangnya.

Bersama Forbes Indonesia, Hypefast Hadirkan Ajang Penghargaan Terhadap Brand Lokal Inspiratif IndonesiaMenyadari akan brand local sudah mulai dapat tempat dihati masyarakat, Project Lead Future City Accelerator, Daniel Adrian Tumewu mengatakan harapannya agar program dari Hypefast tersebut bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara.

“Terlihat dari berbagai survei yang menyatakan bahwa masyarakat saat ini lebih cenderung memilih brand local, pertumbuhan minat ini serta peningkatan daya beli masyarakat membuat brand lokal memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perekonomian negara. Program ini nantinya diharapkan dapat membantu brand-brand lokal ini hingga bisa bersaing ke pasar global dan semakin diminati oleh masyarakat”, ujarnya.

Program Hypelokal: Brand Founder of The Year Awards nantinya akan berisi berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari rangkaian workshop yang akan dilaksanakan pada Juli 2022 di dua kota (Jakarta dan Bandung), Brand Summit 2022, serta malam puncak penghargaannya di tanggal 19 Agustus 2022.

Menutup pemaparannya, Achmad Alkatiri menjelaskan bahwa nantinya yang menerima penghargaan yaitu bagi para pemilik brand yang telah sesuai dengan berbagai  pertimbangan dari pihak Hypefast.

“Dalam proses penjurian nantinya akan ada beberapa aspek yang menjadi pertimbangan kami, mulai dari segi kepemimpinan hingga peranan mereka dalam pertumbuhan brand lokal dan UMKM di Indonesia,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang hadir secara virtual mengapresiasi program baru Hypefast yang berupaya mencari dan memberikan penghargaan kepada pendiri brand retail lokal di Indonesia yang inspirasional serta memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional maupun industri kreatif.

“Ini bukan sekedar membagikan award, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pelaku ekraf untuk berpartisipasi dalam rangkaian capacity building workshop serta kesempatan untuk meningkatkan awareness akan brand-brand mereka,” ungkapnya.

Menparekraf berharap program ini dapat menjadi bagian dari ekonomi kreatif sebagai kekuatan baru ekonomi Indonesia. (evi)

- iklan -