JAKARTA, ITN- Kondisi pandemi Covid-19 sudah berjalan tahun kedua. Kondisi yang membuat aspek dalam bidang apapun terguncang. Namun di saat kondisi tersebut, lahirlah “PERGIKEBULAN”.

Pergikebulan di gagas oleh Endro dan Wulandari sebagai Founder. Dengan bisnis utama yang dijalanan sebagai Fotografer dan Designer Interior, keduanya membangun Pergikebulan sebagai Rumah Produksi yang memproduksi clothing dan kudapan tradisional Betawi, yaitu Kue Kembang Goyang berlabel WENAENAK.

Pergikebulan Kembangkan Usaha Bisnis Clothing dengan BerkolaborasiSemua produksi dilakukan sendiri mulai dari produksi T-shirts, totebag, bandana, dan kue. Foto dan video untuk konten sosial media juga di garapnya sendiri, di studio yang mereka miliki di bilangan Limo, Depok, Jawa Barat.

Berjalannya waktu, Pergikebulan dikembangkan menjadi suatu komunitas bisnis kumpulan teman-teman dekat yang memiliki produk bermacam-macam dan berbeda. Dari Kopi Dreepbag (Gasoline Kopi), Pomade Rambut (Go Bloke Pomade), Bir Pletok (Waroengamprok), Clothing (Mreneyokculture), dan Clothing (Ironbee cloth).

Komunitas Pergikebulan memperkenalkan produk dan aktivitasnya dengan menjajaki melalaui mengikuti event bertaraf internasioanal dan Nasional. Ajang GIIAS di ICE BSD 12 – 21 November 2021 di booth PARJO, mempertemukan Pergikebulan dengan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang. Beliau sangat mendukung gerakan UMKM kecil untuk naik kelas, Agus sampai memborong Produk Pergikebulan.

Di setiap event yang diikuti, tim Pergikebulan berbagi ilmu bagaimana cara memproduksi produk-produk yang di pasarkan. Melakukan demo silk screenprinting/sablon manual di atas kaos, totebag, dan bandana.

Demo dan workshop dilakukan gratis, peserta bisa belajar bagaimana membangun bisnis clothing seperti T-shirs ,totebag, dan bandana.

Pergikebulan Kembangkan Usaha Bisnis Clothing dengan BerkolaborasiDivisi audio visual Pergikebulan juga berbagi ke beberapa pelaku bisnis industri UMKM bagaimana cara membuat konten fotografi dan videografi di studio mereka, dan tanpa di pungut bayaran untuk peserta workshop.

“Kami hanya ingin berbagi sedikit ilmu yang kami punya dan mengangkat produk UMKM Indonesia menjadi Raja di negeri sendiri dan bisa menguasai Pasar luar negri,” ujar Wulandari salah satu founder Pergikebulan.

Kedepannya Pergikebulan akan banyak mengajak pelaku-pelaku bisnis UMKM untuk berkolaborasi dan maju bersama.