SUKABUMI, ITN- Pertumbuhan kafe, rumah makan, restoran, bar & bistro, dan warung di Sukabumi, Jawa Barat tidak lagi bisa dihitung dengan jari. Dari sekian banyak destinasi kuliner itu, “Butler” Bar & Bistro di Jalan Siliwangi No 111, Sukabumi yang layak dapat jempol.
Pesawat telepon antik menghiasi sudut “Butler”.

Tidak hanya tempatnya yang nyaman dan artistik, tapi makanan dan minumannya benar-benar mampu memenuhi harapan pelanggan dan pengunjung.  Bagaimana dengan harganya? Dijamin tidak membuat kantong jebol!

Kamis (24/12/2020), indonesiatripnews.com mengunjungi tempat yang memang namanya tertera “bar”, tapi tidak menyediakan minuman beralkohol sama sekali. “Minuman di tempat kami non-alkohol semua,” aku leader server “Butler”, Ruslandi saat diwawancara.
Leader server “Butler” Bar & Bistro, Ruslandi saat wawancara dengan ITN.

Pria tinggi ganteng itu menjelaskan bahwa “Butler” didirikan tahun 2015 yang kini semakin banyak dikenal masyarakat tidak saja yang berasal dari Sukabumi, tapi juga masyarakat dari berbagai kota.

Ruslandi menjelaskan bahwa di “Butler” tersedia lebih dari 200 item makanan dan minuman, baik western, oriental, Nusantara, dan tradisional. “Kami menyiapkan berbagai steak daging, steak salmon, salad, pasta, pizza, nasi goreng, meat ball goreng, iga panggang madu, dan lain-lain yang akan memenuhi keinginan pelanggan dan pengunjung. Demikian juga dengan minuman yang banyak variasinya,” jelasnya. Harganya pun sangat terjangkau masyarakat.
Area taman yang asri dan nyaman dilengkapi meja dan kayu.

Siang itu H Sumedi dari Cianjur sengaja datang ke “Butler” bersama istri dan anak-anaknya. Alasannya tempat itu nyaman, makanan dan minumannya mampu menggoyang lidah. Pelayanannya juga bagus. “Saya pernah ke Italia dan pasti makan pasta, tapi olahan pasta di ‘Butler’ lebih jempolan. Enak dan kejunya banget,” ujarnya.

Menurut Ruslandi, harga di “Butler” untuk makanan berkisar antara Rp30.000 hingga Rp100.000 dan untuk minuman antara Rp5.000 hingga Rp30.000.
Sesuai dengan namanya “Butler”, maka pelayanan sangatlah diutamakan. Dengan demikian pelanggan dan pengunjung akan ketagihan datang, kata Ruslandi lagi sembari menambahkan bahwa di “Butler” juga melayani acara pernikahan, ulang tahun, gathering, dan acara lainnya.
Nasi goreng kampung dan meat ball “Butler”.

Karena tempatnya yang luas dan tersedia ruangan di lantai atas. Pelanggan dan pengunjung juga semakin dimanjakan dengan adanya live music pada setiap malam Minggu. Musik yang ditampilkan jenis akustik. “Kalau dulu berbagai genre musik, tapi sejak pandemi Covid-19 ini jenis musiknya akustik. Itu semua pelayanan kami untuk pelanggan dan pengunjung,” tambah Ruslandi, putra asli Sukabumi.

Bangunan apik bergaya retro milik Yopi itu benar-benar bersih dan nyaman. indonesiatripnews.com melihat toiletnya sangat bersih dan harum. Beberapa barang antik dan menarik menambah daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung dan menikmati makanan-minuman. Demikian juga di area taman yang sangat asri dan teduh. Benar-benar taman yang mampu melepaskan penat seseorang setelah sibuk dengan aktivitas sehari-hari.
Pasta dan poffertjes Holland.

Untuk mendukung program pemerintah, “Butler” yang mempekerjakan 20 orang itu harus mematuhi protokol kesehatan. Semuanya harus sehat dan bersih. Karyawan mengenakan masker, face shield, dan sarung tangan. Tempat duduk pun dikurangi jumlahnya, sehingga jarak pun terjaga.

Ditanya tentang minuman yang mampu menghangatkan badan, Ruslandi menyebutkan minuman yang mengandung jahe, yaitu ginger lemon tea dan honey ginger tea. Dijamin dua jenis minuman itu mampu mengusir dinginnya Kota Sukabumi. (ori)