JAKARTA, ITN- Ngopi di cafe atau di warung yang tak terintegrasi dengan sesuatu yang memberikan wawasan baru menjadi hal yang biasa. Berbeda dengan tempat ngopi yang diberi nama “Monogram Asia Space Jakarta” yang terletak di Jalan Palatehan, Kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Monogram Asia Space Jakarta menawarkan pengalaman baru bagi pecinta fotografi, travelling, dan fine art dari semua genre, format, kelompok usia dan keahlian mengintegrasikan kafe, pustaka buku, gerai kamera dan aksesoris, layanan wisata fotografi dan galeri ke dalam satu ruang terpadu.

Saat memasuki tempat ini yang pertama menjadi sorotan mata IndonesiaTripNews.com, yakni gerai buku Monogram Asia. Pengunjung dapat menikmati seleksi buku fotografi hasil karya fotografer terbaik dunia serta berbagai macam pilihan kamera terlangka dan tercantik.

Turun dari area gerai buku, di lantai mezzanine terdapat kios perangkat kamera dan asesoris yang dikelola Drew & Barry serta counter travel yang menawarkan buku dan referensi untuk rencana wisata fotografi.

Sementara di bagian kafe dan gallery pengunjung dapat melihat display karya fotografer sambil menikmati secangkir kopi.  Area ini juga digunakan sebagai tempat seminar atau workshop yang tentunya masih bertema fotografi.

Lanjut di area outdoor juga tersedia bagi para pecinta kopi untuk menyeruput kopi pilihan beserta makanan ringan. Kanawa Coffee & Munch dipercaya untuk mengelola kafe ini.

“Melalui Monogram Asia Space Jakarta, kami ingin mengangkat fotografi Asia dari bermacam genre, tingkatan, kategori secara holistik/menyeluruh,” ujar Creative Director Monogram Asia, Saad Husein saat jumpa pers peluncuran Monogram Asia Space Jakarta di  Jakarta, Sabtu (18/11/17).

Saad mengatakan, “Kami ingin menyebutnya sebagai ‘ruang bertemu’ dapat menjadi destinasi utama bagi siapapun yang memiliki kecintaan terhadap fotografi untuk berbagi ide kreatif, pengalaman, cerita wisata, dan juga foto itu sendiri”.

Dua ikon fotografi Michael Kenna dan Bellamy Hunt hadir pada peluncuran Monogram Asia Space Jakarta. Beberapa hasil karya foto Michael Kenna menghiasai area gallery dengan harga puluhan juta rupian.

“Tempat ini tidak hanya sekedar sebuah temat ngopi baru, kami merancang space ini untuk memberikan 360 photography experiences yang holistik melalui pengenalan bermacam acara fotogragi, fotografer, dan tren baru yang terisnpirasi dari ekosistem fotografi di belakan dunia berbeda,” ujar Creative Director Monogram Asia Jakarta, Billy Jayadi pada kesempatan yang sama.

Billy mengatakan, “Tempat ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan memotivasi para pengunjung untuk memotret lebih banyak, dan juga membagi lebih banyak lagi”.

Menurutnya saat ini Monogram Asia telah bekerjasama dengan Gathot Subroto, salah satu fotografer street Tanah Air yang merupakan ambassador Fujifilm untuk mewakili Indonesia di konferensi Street Photography International yang diadakan di Bangkok tahun ini.

“Di tahun 2018 Monogram Asia akan kembali bekerjasama dengan Gathot Subroto menjadi ambassador untuk program 8×8 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada bulan April 2018 beserta fotografer terbaik Indonesia, seperti Safir Makki dan Tompi,” tambahnya. (evi)