JAKARTA, ITN- Sutradara Naya Anindita kembali hadir dengan karya terbaru berjudul “Agensi Rumah Tangga”. Film ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah potret mendalam mengenai perjuangan perempuan dalam menopang kebutuhan keluarga di berbagai lapisan sosial.
Naya mengungkapkan bahwa film ini memiliki pesan penting mengenai peran krusial wanita. Menurutnya, setiap tokoh perempuan dalam film ini merepresentasikan dedikasi tanpa batas demi orang-orang tersayang.

“Saya merasa film ini cukup penting karena memperlihatkan peran-peran wanita di dalam setiap aspek kehidupan. Ada yang berkarier sebagai PNS, ada yang menjadi asisten rumah tangga, bahkan ada yang melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan laki-laki, semua demi menghidupi keluarga,” ujar Naya usai pemutaran perdana film “Agensi Rumah Tangga”di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).
Film ini diadaptasi dari novel laris karya Almira Bastari dengan judul yang sama. Dalam proses produksinya, naskah digarap oleh kolaborasi penulis kenamaan Upi bersama Ayu Anggraini Putri. Naya menekankan bahwa fokus utama cerita adalah bagaimana para tokoh perempuan ini berusaha maksimal untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka.
Selain fokus pada narasi, Naya Anindita juga terlibat langsung dalam pemilihan pemain. Ia memiliki kriteria khusus, yakni mencari pemeran yang mampu menghadirkan energi positif selama proses syuting berlangsung.
“Di awal syuting, kami sudah menetapkan bahwa kita harus senang-senang dan menikmati prosesnya. Bagaimana kesenangan dan kebahagiaan kami saat berkarya itu bisa sampai ke penonton juga,” ungkapnya.
Ia berharap atmosfer positif tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat saat menyaksikan film ini di layar lebar.
Film yang akan tayang serentak di seluruh Bioskop Indonesia pada 10 September 2026 ini dimeriahkan aktris berpengalaman hingga jajaran komika.
Naya menambahkan, kalau dirinya ikut memilih pemeran film “Agensi Rumah Tangga”. Ia menginginkan pemeran yang bisa menghadirkan suasana positif selama syutung. “Di awal kita syuting, kami sudah ngeset bahwa wah’ kita harus senang-senang, kita harus enjoy, dan bagaimana kesenangan dan kebahagiaan kita ketika kita berkarya itu bisa nyampe ke penonton juga”.
“Jadi semoga yang nonton jugan merasakan apa yang kita rasakan ketika kita berkarya,” tutup Naya.











































