JAKARTA, ITN- Memasuki usia ke-19, Evitderma Clinic melihat perkembangan estetika bukan sekadar sebagai perlombaan menghadirkan perangkat terbaru. Bagi klinik yang telah beroperasi sejak 2007 ini, inovasi justru dinilai dari kemampuannya menjawab kebutuhan pasien akan perawatan yang semakin nyaman, terukur, dan tetap mempertahankan tampilan natural.
Momentum tersebut ditandai dengan pengenalan Oligio X, generasi terbaru teknologi Monopolar Radio Frequency (RF), serta Cellbooster, skin booster asal Swiss. Kehadiran keduanya memperluas pilihan perawatan Evitderma sekaligus menegaskan arah klinik dalam menggabungkan teknologi estetika dengan pendekatan medis.
Oligio X menggunakan Monopolar RF 6,78 MHz. Energi RF menghasilkan panas terkontrol pada jaringan kulit yang ditujukan untuk mendukung collagen remodeling dan pembentukan kolagen baru. Teknologi ini juga menawarkan G/X Dual Mode, yang memungkinkan dokter menyesuaikan pendekatan energi sesuai kebutuhan perawatan.

Peningkatan lain terdapat pada sistem pendinginan. Oligio X menggunakan contact gas cooling untuk membantu menjaga permukaan kulit selama penghantaran energi, sehingga aspek kenyamanan menjadi bagian penting dari pengembangan teknologi tersebut.
“Technology in skin lifting & tightening keeps evolving. Sebagai dokter, saya selalu mencari teknologi yang bisa memberikan hasil optimal dengan kenyamanan yang lebih baik untuk pasien,” ujar dr. Dwindi Saptania, M.Biomed (AAM), Direktur Medis Evitderma Clinic dalam diskusi media merayakan usia 19 tahun Evitderma Clinic Hang Lekir di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Sementara itu, dr. Reeza Edward Y, Sp.D.V.E, dokter spesialis kulit penanggung jawab Evitderma Clinic Pondok Indah, melihat kehadiran Oligio X sebagai kelanjutan dari pengalaman klinik menggunakan teknologi sebelumnya. “Tahun lalu kami memperkenalkan Oligio Monopolar RF, dan sekarang kami memperkenalkan generasi terbaru yaitu Oligio X,” ujarnya.
Selain Oligio X, Evitderma memperkenalkan Cellbooster dengan tiga varian, Shape, Lift, dan Glow, yang ditujukan untuk kebutuhan kulit berbeda, mulai dari kelembapan dan elastisitas hingga tampilan kulit kusam dan tidak merata.
Shape membantu menangani penumpukan lemak, double chin, selulit, kulit kendur, dan kantung mata. Lift membantu melembabkan dan meningkatkan elastisitas kulit, serta menyamarkan kemerahan, bekas jerawat, stretch mark, garis halus, dan kerutan.
Adapun Glow membantu melembabkan kulit, menangani hiperpigmentasi, warna kulit tidak merata, kulit kusam, serta membantu mencegah penuaan dini. “Ketiga varian ini bisa menjawab masalah kulit yang berbeda yang dihadapi setiap pasien,” ungkapnya.











































