JAKARTA, ITN-  Presiden Jokowi meminta rakyat Indonesia untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah untuk mencegah meluasnya Virus Corona atau lebih dikenal covid-19 di Indonesia. Hal serupa juga dilakukan sejumlah negara di tengah pandemi covid-19.

Terkait pandemi covid-19, Senin (23/3/2020), tepatnya pukul 13.30 WIB Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengeluarkan press statement melalui Channel Youtube: Youtube Kemenparekrak terkait sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi covid-19.

Isi dari statement Menparekraf diantaranya, yakni Menparekraf sedang mempersiapkan hotel maupun penginapan guna dijadikan tempat tinggal bagi tenaga medis. “Kemenparekraf mempersiapkan kerjasama dengan jaringan beberapa hotel untuk menjadi sarana maupun tempat tinggal para medis. Fungsinya, agar tenaga medis dengan mudah beraktivitas serta dari sisi jarak juga dekat dengan dari rumah sakit,” ujar Wishnutama dalam virtual press statementnya.

Selain mempersiapkan tempat untuk para medis, Wishnutama juga melakukan untuk menghadirkan penyedia transportasi buat tenaga medis. “Dalam hal ini yakni hotel dan transportasi, Kemenparekraf tentu melakukan koordinasi dengan BNPB serta kementerian yang terkait,” ungkapnya.

Menurutnya virus corona atau covid-19 telah ditetapkan sebagai bencana nasional dan menjadi pademi oleh WHO, penyebarannya membuat masif penderitanya tersebar begitu luas, di Indonesia hingga minggu kemarin jumlah pasien 514 orang, 29 orang sembuh, dan 40 orang meninggal dunia.

“Pemerintah sangat serius melakukan upaya dalam mencegah penyebaran serta dampaknya, prioritas kami bersama semua kementerian adalah satu, yakni mengatasi dampak wabah covid 19, dampaknya sangat berpengaruh buat pelaku usaha, pekerja, masyarakat, dan ini bukan bicara ekonomi namun sekarang menjaga kesehatan dan keselamatan setiap individu manusia,” ujarnya.

Menparekraf Wishnutama juga berupaya mengusulkan stimulus ekonomi agar dapat meringankan beban dan biaya para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga dapat mengurangi potensi PHK karyawan di sektor tersebut.

Untuk menangani covid-19 menurutnya sangat diperlukan kerjasama dari berbagai pihak dan berbagai kalangan masyarakat. “Kami mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif untuk saling membantu dalam kondisi yang tidak mudah ini. Khusus untuk para pelaku ekonomi kreatif, seperti televisi, film, rumah produksi, konten kreator, radio, animasi, disain grafis, para artis, seniman, juga berbagai komunitas dan jejaring kreatif di berbagai daerah saya mohon untuk aktif terlibat dalam membantu pemerintah untuk menghimbau masyarakat dalam menghadapi covid-19 ini,” ungkapnya.

Wishnutama juga mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas banyaknya inisiatif yang luar biasa dari para pelaku kreatif di Indonesia yang dapat mengedukasi masyarakat, yang pada kenyataannya menurutnya masih banyak masyarakat yang belum menjalankan hal dan himbauan dari pemerintah.

Tak hanya itu, Wishutama juga menghimbau kepada masyarakat yang sudah berumur dan juga yang memiliki riwayat penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung agar harus lebih ekstra hati-hati, bahkan jika perlu lebih menjaga jarak dengan orang lain secara ekstra mengingat merekalah yang lebih berisiko jauh lebih tinggi.

“Setiap negara tentunya mempunyai perbedaan dalam menangani wabah ini, namun yang pasti pemerintah Indonesia pasti mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat. Ini adalah kondisi yang tidak mudah bagi negara manapun dan siapapun, namun ini adalah saatnya kita bersatu dan mengedepankan kemanusiaan dari kepentingan pribadi, kelompok, dan kepentingan-kepentingan lainnya,” jelasnya.

Diakhir statementnya Menparekraf Wishnutama menyarankan kepada rekan wartawan. “Saya ingin berpesan kepada rekan-rekan wartawan yang sedang meliput untuk tetap menjaga kesehatan,” tutupnya. (evi)