JAKARTA, ITN- MENJAMURNYA bisnis online travel agent di Tanah Air membuat Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) menjadi tantangan yang berat bahkan ancaman. “Kami mendukung program Menteri Pariwisata Arief Yahya melalui digilal, namun bagi Asita semuanya harus memiliki izin yang resmi,” ujar Ketua Umum Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia atau Asita, Asnawi Bahar saat ditemui IndonesiaTripNews.com usai Ulang Tahun ke-46 & Penghargaan Asita” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (9/1/17).

“Asita tidak pernah memprotes soal keberadaan online travel agent, melainkan online travel yang tak memiliki izin dan tidak membayar pajak, seluruh online travel agent harus berjualan maupun berdagang dengan fair,” ujarnya.

Ia mengatakan, “Kalau mau berjualan maka berjualan dengan harga yang sama. Lakukan persaingan dengan sehat, bukan menjual dengan harga yang lebih murah”.

Baginya, dengan hadirnya begitu banyak online travel agent tak membuat pihak Asita khawatir. Tapi, Asnawi Bahar meminta kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk melakukan pengecekan dan penertiban terhadap keberadaan online travel agent di Tanah Air.

“Semua travel agent yang bergabung di Asita memiliki izin dan pajak. Apabila travel agent maupun online travel agent tak memiliki keduanya, maka wajib dipertanyakan,” tutupnya. (evi)