- iklan -

JAKARTA, ITN- CEO PGT 0oi Chok Yan, mengatakan Indonesia menduduki urutan pertama yang melakukan perjalanan melalui Penang International Airport dengan catatan dari Januari – Juni 2025. Penang menerima 192.823 wisatawan asal Indonesia, meningkat 2.07% dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Penang dikenal sebagai destinasi wisata medis, karena fasilitas medisnya yang terjangkau dan berkualitas tinggi.

-iklan-

Pada 2024, Penang menerima 453.600 wisatawan medis internasional, banyak di antaranya berasal dari Indonesia. Institusi medis Penang diakui secara internasional atas keunggulannya dalam bidang kardiologi, onkologi, fertilitas, perawatan mata, dan lainnya.

Program AirAsia Boarding Pass Privileges (BPP), berlaku 1 September 2025 hingga 31 Agustus 2026, semakin mendukung wisatawan mancanegara dengan memberikan potongan harga untuk paket pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Penang yang berpartisipasi. Penang tak hanya wisata medis saja, namun Penang memiliki wisata yang lengkap.

“Kita punya atraksi baru, aktivitas baru, dan pariwisata, juga tentang pertukaran budaya. Jadi kita ingin membagikan hal itu kepada pasar Indonesia,” ujar Ooi Chok Yan, pada acara Penang Networking Sessions di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta (13/8/2025).

“Penang punya beberapa daya tarik. Dari sisi sejarah dan budaya mereka punya George Town yang merupakan area kota tua yang masih terjaga hingga saat ini. Ada juga Penang Hills yang menjadi cagar biosfer UNESCO pertama yang ada di Malaysia. Belum lagi dari segi kuliner yang menjanjikan dan familiar bagi wisatawan Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ooi mengatakan, “Jadi ada beberapa hal yang bisa dijelajahi wisatawan Indonesia saat berada di Penang. Dan (secara geografis) kita dekat, konektivitasnya sangat mudah jadi saya pikir ada banyak potensi yang kita bisa capai di Penang”.

Dalam upaya strategis untuk memperdalam hubungan bilateral di bidang pariwisata dan bisnis, Pemerintah Negara Bagian Penang melalui Penang Global Tourism (PGT) menyelenggarakan Penang Networking Sessions di Medan dan Jakarta pada 11-13 Agustus 2025. Acara ini digelar bekerja sama dengan ASTINDO (Asosiasi Travel Agent Indonesia), salah satu asosiasi perjalanan terbesar di Indonesia.

Dipimpin oleh YB Wong Hon Wai, Anggota Dewan Eksekutif Negara Bagian Penang untuk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, delegasi ini terdiri dari 23 pelaku usaha dari sektor pariwisata, perhotelan, medis, dan pendidikan Penang.

Sesi jejaring ini diharapkan menarik lebih dari 75 pembeli dari Indonesia di Medan dan 95 di Jakarta, termasuk agen perjalanan, media, perwakilan korporasi, dan fasilitator medis.

Pauline Suharno, Ketua Umum DPP ASTINDO dalam sambutannya menyampaikan, “Kegiatan roadshow yang diinisiasi Penang Global Tourism sangat bermanfaat bagi anggota kami. Travel agent mendapatkan informasi terkait aktivitas, unique experience, hidden gems, update hotel, rumah sakit, atraksi, dll di Penang, sehingga bisa berkreasi membuat beragam paket wisata untuk menarik customer.”

Pauline Suharno, menjelaskan pihak PGT telah siap untuk mempersiapkan semuanya seraya ingin meningkatkan kunjungan wisatawan dari Indonesia. Meski pun beberapa destinasi atau atraksinya tak jauh berbeda, tetapi PGT membuat semua relevan dengan tren saat ini.

Menurutnya PGT sudah punya objek-objek atau atraksi yang memang sudah terkenal dari dulu, tapi mereka buat lagi. Padahal mirip sebenarnnya, (mulai dari) barang-barangnya, yang isinya semua kurang lebih mirip.

“Tapi dibuat sesuatu yang baru, yang lebih updated yang lebih sesuai dan kekinian. Sehingga nanti ketika tamunya datang pun merasa akan lebih nyaman datang ke tempat-tempat yang baru,” ungkapnya.

Upaya tersebut menurut Pauline membuat pihaknya senang untuk bekerja sama dengan pihak PGT. Karena dengan adanya kebaruan tersebut, pihaknya mampu menawarkan pengalaman yang baru kepada setiap calon wisatawan untuk pergi Penang.

“Mereka ini membuktikan bahwa nonstop branding activites, nonstop marketing activities, ini yang bisa drive masyarakat, customers, travelers untuk datang ke Penang,” ujarnya.

Menyongsong Visit Malaysia 2026
Kegiatan ini juga menjadi langkah awal menuju Visit Malaysia 2026, di mana Penang siap menjadi salah satu destinasi unggulan, meliputi George Town Festival, Musim durian menampilkan Musang King dan Black Thorn, Spa dan wisata kebugaran, Wisata alam dan warisan di pulau maupun daratan utama. (evi)

- iklan -