TANGERANG SELATAN, ITN- Rimbun Kampung Konservasi menjadi tujuan weekend indonesiatripnews.com.

Lokasi Rimbun cukup terpencil di Jalan H Jamat No 11, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Sekitar 4 Km dari stasiun Rawabuntu.

Pengunjung tak perlu khawatir dengan parkiran kendaraan karena parkiran untuk kendaraan sangat luas.

Week End di Rimbun Sambil Menikmati Sanggar Tari Ayunda Puspita Latihan Menari
Area parkir Rimbun.

Pukul 08.00 WIB secangkir kopi dan beberapa snack gorengan dari Rimbun Kampung Konservasi menjadi camilan, karena belum ada makanan utama saat menemani Sasha dan Sishi mengajar menari, serta Sheyla yang latihan menari.

Selain menikmat anak-anak sanggar yang sedang latihan menari, pemandangan pohon-pohon rindang dan tanaman hijau yang tumbuh subur serta saung-saung sangat memanjakan mata.

Konsep out door dan tema “dekat dengan alam” dengan lokasi yang jauh dari keramaian membuat nyaman berada di Rimbun Kampung Konservasi yang memiliki luas kurang lebih 3 hektar.

Week End di Rimbun Sambil Menikmati Sanggar Tari Ayunda Puspita Latihan Menari
Salah satu spot instagramable di Rimbun saat memasuki area Resto.

Resto Rimbun yang berdiri sejak tahun 2016 ini buka sertiap hari mulai pukul 11.00-20.00 WIB, dan pukul 07.00 – 20.00 WIB untuk weekend.

“Kami menerapkan protokol Kesehatan demi kenyamanan dan keamanan pelanggan. Sampai saat ini semua program Rimbun masih aktif berjalan, hanya kegiatan outbound dan kemping dihentikan untuk sementara ,” ujar Wina, karyawan Resto Rimbun kepada indonesiatripnews,com.

Week End di Rimbun Sambil Menikmati Sanggar Tari Ayunda Puspita Latihan Menari
Salah satu menu snack yang disajikan Rimbun.

“Di Rimbun ada kegiatan rutin setiap hari Sabtu, yakni kegiatan sanggar tari Ayunda Puspita yang latihan menari. Jadi customer yang berkunjung di setiap hari Sabtu sambil bersantap di Resto Rimbun dapat menikmati penampilan anak-anak yang sedang latihan menari,” ungkapnya.

Wina mengatakan, “Tahun ini rencananya kita akan membuka kembali kegaitan kemping, outbound, dan feel trip untuk kegiatan anak-anak sekolah”.

Selain kegiatan latihan menari, menurut Wina Rimbun memiliki beberapa program edukasi, seperti bercocok tanam (urban farming), memanen sayur, dll, Spot-spot yang ada di area Rimbun sangat instagramable untuk dijadikan spot foto.

Week End di Rimbun Sambil Menikmati Sanggar Tari Ayunda Puspita Latihan Menari
Sasha dan Sishi dari sanggar Ayunda Puspita saat melatih anak-anak menari di Rimbun .

Dengan 85 meja dan 300-an kursi yang didominasi dari kayu menjadikan Rimbun tempat yang nyaman dan cocok sebagai tempat refreshing bagi yang sedang jenuh dan melepas penatnya rutinitas kerja.

Rimbun juga cocok untuk pengunjung yang ingin mengadakan acara gathering, arisan, perpisahan, dan lain-lain.

Rimbun menawarkan menu makanan tradisional dan western. Untuk menu tradisional ada pecak gurame, ayam goreng kremes, aneka tumisan sayur, mi goreng, dan aneka nasi goreng dengan harga mulai dari Rp12.500 – Rp40.000 per porsi.

Untuk minuman seperti red velvet, green tea, mojito, dan aneka jus dibandrol mulai harga Rp10.000 – Rp25.000. Sedangkan menu camilan seperti pisang goreng, singkong goreng, tahu isi, tempe mendoan dimulai dari harga Rp10.000 per porsi.

Week End di Rimbun Sambil Menikmati Sanggar Tari Ayunda Puspita Latihan Menari
Mini Pasar Rimbun.

Di Rimbun juga terdapat “Mini Pasar” buat pengunjung yang ingin berbelanja hasil kebun, seperti tomat, alpukat, bawang merah, bawang putih, jahe, dan lain sebagainya.

Sebelum pulang ke rumah pengunjung juga bisa berbelanja hasil kebun Rimbun di “Mini Pasar” seperti tomat, alpukat, cabe nerah, kentang, bawang merah, bawang putih, jahe, jeruk dan lain sebagainya. (Lily)