JAKARTA, ITN- Indonesia memiliki ekosistem alami yang terpelihara, dengan hutan hujan yang terbentang sebesar 57% dari total lahan Indonesia. Hutan yang berada di pulau Sumatra dan Jawa juga menjadi sasaran populer untuk destinasi wisata.

Tidak hanya hutan, Indonesia juga termasuk salah satu negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia yaitu 54.716 kilometer dengan sejumlah resor pantai dan pulau-pulau, seperti Karimunjawa, Kepulauan Togian, dan Kepulauan Banda.

Sayangnya dalam dua tahun terakhir, berwisata ke berbagai destinasi wisata alam bukanlah hal yang memungkinkan. Dengan diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat  selama lebih dari dua minggu, yang membuat banyak tempat wisata tutup sementara, serta kekhawatiran akan ketidakpastian pandemi ini juga tentu membuat merasa belum aman untuk bepergian saat ini. Akan tetapi, tidak ada salahnya apabila memiliki wishlist.

Berikut daftar wishlist destinasi wisata alam yang bisa dikunjungi jika PPKM dilonggarkan:

  1. Terasering Panyaweuyan, Argapura, Majalengka. Provinsi Jawa Barat dikenal memiliki banyak pemandangan alam yang indah dan asri, salah satunya adalah Terasering Panyaweuyan yang berada di Kecamatan Argapura. Terasering merupakan suatu pola atau teknik bercocok tanam dengan sistem bertingkat (berteras- teras) sebagai upaya pencegahan erosi tanah.

    Terasering yang terletak di kaki gunung Ciremai ini terbentang lebar sejauh mata memandang, dibentuk undakan dengan ukuran sangat rapat atau dengan ukuran sama setiap bagian bukit. Cocok untuk dijadikan wishlist liburan  nanti saat pandemi selesai, yaitu mengunjungi Majalengka untuk melihat keindahan terasering yang amat rapi ini. Apabila ingin mengunjungi terasering nan indah ini, terdapat penginapan yang terdekat, yaitu RedDoorz Plus Near RSUD Majalengka yang hanya berjarak 16 kilometer dari lokasi. (sumber foto: disparbud.jabarprov.go.id) 

  2. Danau Kaolin, Belitung, Bangka Belitung. Terletak di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Danau Kaolin merupakan danau yang terbentuk di area bekas penambangan kaolin di mana menjadi salah satu kekayaan tambang yang memang dikenal sebagai hasil bumi Bangka Belitung. Kaolin sendiri merupakan bahan baku industri berupa batuan atau lempung berwarna putih. Kaolin biasanya digunakan untuk pembuatan keramik, obat-obatan, kertas berlapis, kosmetik, dan pasta gigi namun kebanyakan digunakan untuk pembuatan porselen.

    Foto/dok. indonesiatripnews.com

    Kesan pertama yang timbul melihat area danau ini adalah, seperti berada di antartika, melihat banyaknya pemandangan putih yang tidak biasa ini. Walaupun danau ini merupakan sebuah luka karena eksploitasi, setidaknya, alam kembali merestorasi tempat ini menjadi wishlist destinasi wisata alam yang patut dikunjungi. Danau Kaolin berada dekat dengan RedDoorz Plus @ Tanjung Pandan Belitung 2, apabila dibutuhkan penginapan di Belitung ketika berkunjung nanti.

  3. Brown Canyon, Tembalang, Semarang. Brown Canyon adalah sebuah bekas penambangan tanah di Tembalang, Semarang. Lokasi ini menjadi salah satu lokasi yang menarik di Semarang dan dianggap mirip dengan Grand Canyon di Amerika Serikat. Kemiripan ini terletak pada bukit-bukit yang berubah menjadi tebing-tebing curam.

    Sumber: Semarangplus.com

    Sebenarnya, Brown Canyon bukan destinasi wisata resmi dari pemerintah. Akan tetapi, keunikan yang ada pada lokasi ini menarik sejumlah wisatawan untuk berfoto ria seakan-akan berada di Grand Canyon, Amerika Serikat, cocok untuk dijadikan wishlist yang bisa dikunjungi nanti. Sebagai informasi tambahan, RedDoorz near Akademi Kepolisian Semarang atau RedDoorz Syariah near Exit Toll Banyumanik dapat menjadi rekomendasi penginapan saat di Semarang dan sangat dekat lokasinya dengan Brown Canyon.

  4. Air Terjun Lepo Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Selain beragam destinasi wisata seperti Candi Prambanan, Keraton Yogyakarta, Alun-alun dan Jalan Malioboro, tentunya ingin mengunjungi tempat yang tidak mainstream untuk destinasi wisata, dan melepas penat tanpa diganggu banyak orang. Air terjun -atau Grojogan dalam bahasa Jawa- Lepo Dlingo yang terletak di Bantul, Yogyakarta dapat menjadi wishlist kamu untuk dikunjungi lain waktu!.
    Sumber: Visitingjogja.com

    Bagi yang senang berenang, di sana terdapat kolam alam yang mempunyai air jernih untuk dicoba. Air Terjun Lepo Dlingu memiliki tiga tingkatan, dengan tingkatan kedua memiliki ketinggian sepuluh meter, dan tingkatan ketiga dikelilingi oleh batuan pada dinding sekitar air terjun yang berbentuk persegi panjang yang tersusun rata. Kolam yang ada di bawah air terjun ini tidak terlalu bahaya, namun, tetaplah berhati-hati ya! Untuk penginapan terdekat, terdapat RedDoorz Plus @ Jalan Parangtritis 2 yang dapat ditempati apabila ingin berkunjung ke Air Terjun Lepo Dlingo.

  5. Gua Gong, Pacitan, Jawa Timur. Banyak sekali wisata alam di Indonesia, namun tidak banyak yang mengetahui kalau kita juga memiliki banyak wisata alam goa yang menyenangkan, dan menarik tentunya! Salah satu destinasi wisata alam gua adalah Gua Gong yang terletak di Pacitan, Jawa Timur. Keunikan dari gua ini adalah, suara seperti gong akan terdengar ketika stalaktit dan stalakmit dipukul.

    Gua gong memiliki banyak warna-warna indah di dalamnya, gua sepanjang 256 meter ini memiliki fenomena alam menakjubkan yakni berupa ruangan raksasa sepanjang 100 meter, lebar mencapai 15 hingga 40 meter dan tinggi kurang lebih 20 sampai 30 meter di ujung gua tersebut. Lokasi Gua Gong tidak terlalu jauh dari Alun-Alun Pacitan, serta tersedia penginapan di RedDoorz Plus @ Pancer Door Beach untuk menginap yang juga dekat dengan Pantai Pancer. (Sumber: Datawisata.com).

    Dari kelima wishlist di atas, destinasi wisata alam manakah yang paling ingin  dikunjungi  saat PPKM melonggar? Memang dalam masa pandemi sekarang ini, tidak banyak yang bisa diharapkan selain kesehatan diri sendiri dan orang sekitar. Namun dengan wishlist ini, akan timbul harapan bahwa semua akan kembali membaik, dan bisa mengunjungi rangkaian wishlist ini bersama orang-orang terkasih. Selain itu, mitra properti RedDoorz bisa menjadi pilihan tempat penginapan yang tepat karena selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan keterjaminan kebersihan, keamanan dan kenyamanannya.

    RedDoorz sendiri telah memiliki sertifikasi HygienePass, program hasil  kerja sama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). HygienePass adalah program sertifikasi untuk akomodasi dan perhotelan, terutama mitra properti RedDoorz, yang telah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. (evi)