JAKARTA, ITN- WALL’S  brand es krim dari PT Unilever Indonesia Tbk. mengajak masyarakat untuk mempererat persatuan melalui kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita”. Kampanye ini digelar dengan menggandeng masyarakat dalam berbagai kegiatan yang mengangkat semangat inklusivitas dalam memaknai dan berbagi kebahagiaan.

“Sejak tahun 1992, Wall’s sebagai es krim yang dikenal memiliki logo berwarna merah dan putih telah menghadirkan kebahagiaan melalui produk-produknya kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Hal ini sejalan dengan purpose atau tujuan mulia dari Wall’s, yaitu #SemuaJadiHappy,” ujar Head of Marketing Ice Cream PT Unilever Indonesia Tbk, Arya Bahupringga.

Semangat merah putih dan komitmen untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat inilah menurut Arya yang menginspirasi Wall’s mempersembahkan kampanye ‘Merah Putih Menyatukan Kita’.

Sementara Hanifan Yudani Kusumah, atlet pencak silat kebanggaan Indonesia yang berhasil memenangkan medali emas di Asian Games 2018 lalu turut menyampaikan pentingnya semangat Merah Putih yang menyatukan. “Saya dan teman-teman atlet lain yang berasal dari berbagai daerah memiliki tekad yang satu untuk berjuang bersama demi keharuman nama bangsa. Kami bersyukur, perjuangan kami selalu didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras maupun golongan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hanifan, mengatakan, “Semangat merah putih ini juga yang membuat saya merangkul Bapak Joko Widodo dan Bapak Prabowo dengan bendera Merah Putih. Bagi saya, hal ini adalah sebuah pesan bahwa kita semua adalah satu dan tidak terpecah belah. Saya juga ingin membuktikan bahwa pencak silat adalah olahraga asli Indonesia yang bisa mempersatukan bangsa”.

Melalui purpose #SemuaJadiHappy, Wall’s percaya bahwa kebahagiaan adalah hak semua orang tanpa terkecuali. Untuk itu, sebagai bagian dari kampanye “Merah Putih Menyatukan Kita”, pada 15 Agustus 2109 lalu Wall’s menggelar acara “Wall’s Happy Day” di kota Bandung bersama dengan 74 anak penyandang disabilitas asuhan Yayasan Pembinaan Anak Cacat dan 74 anak non-disabilitas.

Dalam momen tersebut, anak-anak non-disabilitas dan anak-anak penyandang disabilitas memiliki kesempatan untuk saling berinteraksi, berbagi kebahagiaan sekaligus merayakan hari kemerdekaan. Sepanjang acara, Wall’s mengajak semua anak berbagi keseruan seperti bernyanyi, bermain, mendengarkan dongeng, tentunya dengan ditemani es krim Wall’s yang semakin mencairkan suasana.

“Sebagai anggota masyarakat yang kurang beruntung, penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses/fasilitas umum, pendidikan, hak untuk bekerja, dan lain-lain. Padahal meskipun memiliki keterbatasan, mereka punya hak, semangat dan cita-cita yang sama seperti kita untuk mencapai kebahagiaan,” ujar  Ketua Yayasan Pembinaan Anak Cacat Nasional, Farida Ratna Djuita, SH, MHum pada kesempatan yang sama.

Farida menambahkan, “Mereka menginginkan kenyamanan, kemudahan dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi di tengah kehidupan masyarakat sehingga dapat hidup mandiri sesuai batas kemampuan mereka. Pemahaman tentang kesetaraan terhadap penyandang disabilitas ini harus ditanamkan sejak dini pada anak-anak, agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang saling berempati”.

Kebahagiaan yang dihadirkan Wall’s tidak berhenti di sana, sepanjang Agustus 2019, Wall’s juga berbagi kebahagiaan kepada anak-anak dengan menghadirkan 74 ribu es krim di 124 kota yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Bersamaan dengan kampanye ini, Wall’s juga meluncurkan dua produk baru yang terinspirasi dari persatuan Indonesia sebagai bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Varian es krim limited edition tersebut, yakni Brownie Alpukat dan Kelapa Jeruk. Wall’s Brownie Alpukat memadukan lembutnya es krim rasa alpukat yang creamy dengan manisnya rasa brownie dan potongan cokelat. Sementara Wall’s Kelapa Jeruk menyatukan kelezatan kelapa dengan kesegaran jeruk.

“Kami harap semangat Merah Putih yang kami hadirkan melalui kampanye ini akan menjadi awal bagi sebuah gerakan yang menyebarluaskan pentingnya inklusivitas dalam memaknai persatuan dan kebahagiaan agar #SemuaJadiHappy,” tutup Arya.(evi)