- iklan -

JAKARTA, ITN – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) terus memperkuat komitmennya dalam mengintegrasikan inisiatif keberlanjutan pada penyelenggaraan Maybank Marathon, yang sejalan dengan sustainable event standard dari World Athletics.  Langkah ini merupakan komitmen jangka panjang Maybank Indonesia untuk menghadirkan ajang maraton netral karbon pada 2030.

Project Director Maybank Marathon Bambang Irawan mengatakan “Bagi Maybank Indonesia, keberlanjutan bukanlah pelengkap, melainkan fondasi dari strategi kami yang sejalan dengan misi “Humanising Financial Services”. Karena itu, kami mengajak para pelari, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan bergerak bersama menuju masa depan yang lebih hijau dan inklusif.”

-iklan-

Untuk mencapai komitmen tersebut, Maybank Indonesia bekerja sama dengan Jejakin, perusahaan Climate-Tech yang berfokus pada pengukuran dan pengelolaan emisi karbon, untuk mengukur jejak karbon yang dihasilkan pada Maybank Marathon 2025 dengan mengacu pada Carbon Neutral Protocol Framework.

Selangkah Menuju Netral Karbon 2030, Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa Perkuat “Jejak Hijau”
MENINGKATKAN JEJAK HIJAU — Head Sustainability Maybank Indonesia Maria Trifanny Fransiska (tengah) bersama Head Corporate Communications Maybank Indonesia Bayu Irawan (kanan) berbincang dengan ESG Lead Jejakin –perusahaan teknologi iklim — Dwiputra Ahmad Ramdani (kiri) disela-sela diskusi media bertema Sustainabili-Tea: Meningkatkan Jejak Hijau yang digelar pada Selasa, 14 Juli 2026. Melalui forum tersebut Maybank Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan inisiatif keberlanjutan pada penyelenggaraan Maybank Marathon menuju ajang maraton netral karbon pada 2030.

ESG Lead Jejakin Dwiputra Ahmad Ramdani mengungkapkan, “Emisi karbon yang dihasilkan sepanjang 3-hari penyelenggaraan Maybank Marathon 2025 adalah sebesar 4,336 tCO₂e, dimana sebagian besar emisi karbon berasal dari aktivitas para pelari, khususnya dari penggunaan transportasi dan akomodasi. Baseline emisi karbon ini menjadi landasan bagi Maybank Indonesia dalam menyusun roadmap menuju penyelenggaraan Maybank Marathon Netral Karbon 2030.”

Head Sustainability Maybank Indonesia Maria Trifanny Fransiska menuturkan, “Maybank Marathon bukan sekedar ajang untuk pelari mencapai personal best. Melalui tema jangka panjang “Jejak Hijau”, kami ingin menjadikan setiap langkah lebih bermakna dengan meninggalkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Berlandaskan hasil pengukuran emisi karbon Maybank Marathon 2025, kami menyusun Roadmap Jejak Hijau sebagai panduan implementasi berbagai inisiatif keberlanjutan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan menuju Maybank Marathon Netral Karbon 2030.”

Pada tahun 2026, peningkatan inisiatif keberlanjutan akan difokuskan pada pengurangan emisi karbon, khususnya dari sektor transportasi, melalui optimalisasi layanan shuttle dan perluasan penggunaan kendaraan listrik. Di saat yang sama, Maybank Indonesia akan terus memperkuat penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui pengelolaan sumber daya dan limbah yang lebih bertanggung jawab, sekaligus memperluas dampak sosial melalui program edukasi, literasi keuangan, dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk komunitas dan sekolah-sekolah lokal di Bali.

Ke depan, Maybank Indonesia akan terus memperkuat berbagai inisiatif keberlanjutan berdasarkan roadmap yang telah ditetapkan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung tercapainya target Bali Net Zero Emission 2045, sekaligus memperkuat posisi Maybank Marathon sebagai ajang lari berkelas dunia yang mengedepankan keberlanjutan.

- iklan -