- iklan -

JAKARTA, ITN – Industri wewangian Indonesia sedang mengalami masa keemasan, beralih dari sekadar “aroma populer” menuju kreasi yang lebih berani dan artistik.

Tahun ini, lima brand lokal: Cliffhouse Bay, AAMO, LAYR, FORSO, dan BOHE BALI muncul sebagai pemain yang anti-mainstream, sangat cocok dengan Anda para pencinta parfum.

-iklan-
Lima Brand Parfum Lokal Anti Mainstream yang Wajib Masuk Koleksi Anda
(Ki-Ka): Cliffhouse Bay, AAMO, dan LAYR

Berikut adalah kurasi lima brand parfum lokal beserta keunggulan unik yang mereka tawarkan:

  1. Cliffhouse Bay: “The Coastal Sophistication”

Cliffhouse Bay parfum lokal yang mengusung konsep Lifestyle & Creative Fragrance. Inspirasi utamanya berasal dari keindahan destinasi pesisir dunia (seperti Amalfi Coast, Positano, hingga Bali) yang dipadukan dengan kemewahan mineral dan elemen alam. Brand ini memposisikan diri sebagai penyedia aroma yang memberikan kesan “high-end resort” dan “timeless elegance”. Koleksi Unggulan: LA SÉLECTION TRAVAIL (Travel Size), ini adalah koleksi yang paling diminati karena kepraktisannya. Dirancang khusus untuk individu dengan mobilitas tinggi yang ingin tetap tampil wangi di mana saja. Instagram: @cliffhousebay

  1. AAMO: “The Contemporary Minimalism”

AAMO adalah jenama parfum lokal yang mengusung estetika Modern Minimalism dan Artisanal Craftsmanship. Brand ini berfokus pada penciptaan aroma yang kontemporer, bersih, dan fungsional. AAMO dikenal karena kemampuannya mengemas aroma yang terasa “ringan” dan “airy” namun memiliki performa teknis (ketahanan dan jejak wangi) yang sangat solid. AAMO sering mengeksplorasi perpaduan antara elemen alam dengan sentuhan molekul modern. Instagram: @aamoparfums

  1. LAYR: “The Fragrance Storyteller”

LAYR adalah jenama parfum yang memposisikan diri sebagai “Storyteller”. Setiap varian bukan sekadar wewangian, melainkan sebuah narasi yang kompleks. Brand ini berfokus pada perjalanan emosional penggunanya, di mana setiap aroma dirancang untuk membangkitkan memori atau perasaan tertentu melalui transisi notes yang sangat dinamis. LAYR menyasar individu yang “Fragrance Literate”, mereka yang sudah bosan dengan aroma pasaran dan mencari signature scent yang bisa berbeda. Instagram: @layrfragrance

  1. FORSOL: “The Experimental Edge”

FORSOL adalah creative fragrance house yang berbasis pada eksplorasi aroma non-konvensional. Brand ini sangat menonjol di media sosial karena estetika visualnya yang tajam dan kurasi aromanya yang dianggap “berani” untuk standar pasar lokal. Instagram: @forsolofficial

  1. BOHE BALI: “The Tropical Soul”

BOHE adalah jenama parfum yang lahir dari spirit kebebasan dan eksotisme Pulau Dewata. Nama “Bohe” diambil dari istilah Bohemian, yang mencerminkan gaya hidup artistik, dekat dengan alam, dan tidak terikat aturan konvensional. Brand ini berhasil menangkap nuansa spiritual Bali, mulai dari aroma pura yang menenangkan hingga kesegaran hutan tropisnya, dan mengemasnya menjadi wewangian yang modern. Instagram: @boheparfums

Lima Brand Parfum Lokal Anti Mainstream yang Wajib Masuk Koleksi Anda
(Ki-Ka): FORSOL dan BOHE BALI.

“Kelima brand ini membuktikan bahwa parfum lokal tidak lagi hanya mengekor tren global, tapi mampu menciptakan tren mereka sendiri melalui identitas visual dan penciuman yang kuat.”

Tentang Kurasi Ini: Daftar ini disusun berdasarkan orisinalitas aroma, kualitas bahan baku, dan konsistensi brand dalam menghadirkan pengalaman penciuman yang berbeda dari parfum desainer pada umumnya.

- iklan -