JAKARTA, ITN- Beberapa minggu terakhir ini, jagat media sosial Indonesia ramai dengan unggahan foto dan video netizen yang menyuarakan kerinduan berwisata di tanah air melalui hestek #RinduWisataLagi dan #DiIndonesiaAja.

#DiIndonesiaAja dan #RinduWisataLagi adalah gerakan solidaritas yang diinisiasi oleh Kemenparekraf. untuk menjaga semangat dan harapan di kala pandemi untuk semua yg berjuang di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

“Kita tahu bahwa sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang paling terdampak di masa pandemi ini. Melalui gerakan ini, kami ingin mengajak para pelaku industri ini untuk tetap optimis,” ujar Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya dalam keterangan tertulisnya yang diterima Indonesiatripnews.com, di Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Ajakan Kemenparekraf ini disambut baik oleh sejumlah artis ternama Indonesia, sebut saja pasangan selebritas Raffi Ahmad & Nagita Slavina, Ari Lasso, dan Gading Marten. Mereka mengapresiasi gerakan ini dengan unggahan foto-foto liburan mereka di tanah air sebelum pandemi dan saat mereka menerapkan protokol kesehatan ketika berlibur. Masyarakat pun menyambut baik ajakan tersebut dengan ikut mengunggah foto dan video saat mereka berwisata di tanah air sebelum pandemi disertai ucapan kerinduan mereka untuk berwisata kembali di tanah air.

Diamond Beach, Bali. (Foto.dok.indonesiatripnews)

Melihat antusiasme masyarakat, Kemenparekraf berinisiatif untuk menguatkan pesan dari gerakan ini dengan membuat sebuah video yang menggaungkan pesan solidaritas ini termasuk dengan memasukkan beberapa foto dan video pilihan yang sudah diunggah oleh netizen. Tidak tanggung-tanggung, pencipta lagu dan penyanyi Sandhy Sandoro bersedia membuat lagu khusus untuk video gerakan tersebut. Sandhy dikabarkan menciptakan lagu tersebut saat tengah berada di Berlin dan melakukan mixing di Rusia.

“Kami mengapresiasi sambutan yang baik dari masyarakat atas gerakan ini. Kita semua ingin tetap optimis di masa pandemi ini,” ungkap Nia Niscaya.

Lebih lanjut Nia menambahkan, “Kita semua sudah rindu berwisata lagi tapi untuk masyarakat yang sudah ingin berwisata kami menghimbau untuk jangan pernah meninggalkan protokol kesehatan dan mempraktekkan 3M, begitu pun dengan para pelaku usaha wisata”.

Kampanye #DiIndonesiaAja mengajak wisatawan domestik untuk berwisata di dalam negeri dengan tetap menegakkan protokol Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE). Protokol CHSE mengacu pada protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan dan diturunkan ke sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pedoman kesehatan itu tersedia dalam bentuk buku panduan digital dan konten kreatif hasil kerja sama hotel, rumah makan, dan sektor ekonomi kreatif lainnya, seperti bisa dilihat pada laman indonesia.travel/indonesiacare.

Kemenparekraf berupaya menggerakkan wisatawan domestik untuk kembali menggairahkan sektor pariwisata melalui kampanye #DiIndonesiaAja sejak bulan Juli untuk mengatasi imbas wabah corona yang terjadi sejak awal tahun ini.

Video solidaritas bagi para pelaku industri pariwisata tanah air dengan kompilasi foto/video dari netizen dapat dilhat di akun Instagram @pesonaid_travel dan YouTube Pesona Indonesia. (evi)