JAKARTA, ITN – Salah satu organisasi Internasional yang mendukung startup energi bersih dengan pendanaan, program akselerasi, dan jaringan, New Energy Nexus (NEX ) kembali hadirkan Festical Energi Terbarukan [Re] Spark 2022.

Mengusung tema ‘Accelerating Transition and Igniting Innovation’, Festival [Re] Spark 2022 hadirkan kompetisi Hackathon, seminar diskusi interaktif yang diadakan dua hari, mulai Kamis (3/6/2022) dan Jumat (3/6/2022), dan Pameran dari beberapa tim Startup.

[Re] Spark Renewable Energy Festival 2022 Gali Potensi Ciptakan Ekonomi Hijau di Indonesia
Para-Pemenang-Hackathon-Nexus-Indonesia.

Didukung oleh IKEA Foundation, program ini juga memfasilitasi para peserta untuk menemukan solusi dan mengatasi tantangan utama dalam sektor Energi Akses, Dekarbonisasi, Mobilitas Pintar, Climate Fintech, & Efisiensi Energi.

Berkomitmen untuk selalu mendukung dan berkontribusi dalam ciptakan transisi energi bersih di dunia, Chief Energy Officer New Energy Nexus, Danny Kennedy mengatakan hingga tahun ini, pihaknya telah memiliki program di 10 negara untuk membantu para startup berkembang dan berhasil.

“New Energy Nexus mendukung beragam wirausaha/startup energi bersih, mulai dari teknologi baru hingga penerapan dan adopsi energi bersih melalui program akselerator, pendanaan, dan ekosistem. Kami memahami bahwa memberikan sumber daya yang tepat kepada wirausaha/startup pada waktu yang tepat akan membuka solusi energi bersih yang dibutuhkan dunia untuk mengatasi krisis iklim”, ujar Danny Kennedy.

[Re] Spark Renewable Energy Festival 2022 Gali Potensi Ciptakan Ekonomi Hijau di Indonesia
Didukung oleh IKEA Foundation, program ini juga memfasilitasi para peserta untuk menemukan solusi dan mengatasi tantangan utama dalam sektor Energi Akses, Dekarbonisasi, Mobilitas Pintar, Climate Fintech, & Efisiensi Energi.

Turut memberikan keynote speech secara virtual, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada startup yang bergerak di bidang energi terbarukan dan climate innovation dalam mewujudkan industri pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“ Saya berharap dengan banyaknya startup yang bergabung dalam Festival Energi Terbarukan [RE]Spark yang diselenggarakan oleh New Energy Nexus Indonesia dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan terciptanya ekonomi berbasis energi bersih di Indonesia,” tambah Sandiaga.

Mewakili Menteri ESDM, Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana menjelaskan Indonesia sebenarnya memiliki lebih dari cukup sumber energi terbarukan yang berpotensi.

“ Indonesia punya lebih dari cukup sumber energi terbarukan, potensinya lima kali lebih besar dari yang akan kita gunakan di 2060, sumber dayanya bervariasi. Kementrian ESDM siap mendukung New Energy Nexus Indonesia dan selamat atas penyelenggaraan Festival Energi Terbarukan [RE]Spark, semoga kegiatan ini mendukung percepatan transisi energi terbarukan di Indonesia.” jelasnya.

Sebanyak 82 tim atau startup turut berpartisipasi dalam kompetisi Hackathon di Indonesia. Hal tersebut dapat mewujudkan salah satu tujuan festival, yaitu membuka peluang untuk membangun startup di bidang energi terbarukan.

Para peserta telah menjalani tahap Bootcamp dan mentoring yang dilaksanakan secara Daring sejak Januari hingga Mei 2022, dan 10 startup terpilih maju mempresentasikan ide inovatif nya dalam puncak acara.

Selama sesi Demo Day, 10 peserta Hackathon terpilih akan dinilai oleh 5 ( Lima ) juri yang sesuai dengan bidang keahlian dan industri terkait dengan energi terbarukan. Adapun kelima juri yang akan menilai presentasi para inovator dalam puncak acara [Re] Spark Renewable Energy Festival 2022, diantaranya.

  1. Anggota Komisi VII DPR RI, Dyah Roro Esti
  2. Energy Finance Analyst at Institute for Energy Economics & Financial Analysis, Elrika Hamdi
  3. Program Director for Southeast Asia New Energy Nexus, Stanley Ng.
  4. Technical Director at Enerka & Energy Consultant The World Bank, Dorman Purba
  5. Lead Country Analysis and Coordinator Indonesia At International Energy Agency, Dr. Peggy Hariwan.

Menghadirkan total hadiah sebesar 100juta rupiah, kelima juri yang telah menilai akan memilih 3 tim terbaik dan 1 tim favorit.

Memfasilitasi startup energi terbarukan yang tergabung dalam program inkubasi dan akselerasi New Energy Nexus Indonesia, serta mitra-mitra startup inovatif lainnya untuk menunjukan inovasi, beberapa startup yang bergabung yaitu.

  • Olatmaras: PT. Olat Maras Power (OMP), merupakan anak usaha Universitas Teknologi Sumbawa. PT. OMP menggunakan energi terbarukan dan teknologi tepat guna untuk pengembangan produknya, antara lain sepeda listrik, cold storage bertenaga surya, dan pompa submersible bertenaga surya. Melalui inovasinya, nelayan-nelayan di Sumbawa dapat menyimpan produk tangkapannya dengan lebih lama dengan produk penyimpanan (cold storage) menggunakan tenaga surya dan baterai
  • PT Xurya Daya Indonesia (Xurya) adalah platform energi terbarukan dengan visi untuk merevolusi industri energi di Indonesia. Xurya memelopori metode investasi nol untuk beralih ke tenaga surya guna memberi insentif pada proyek-proyek PLTS atap khususnya di sektor komersial dan industrial. Di awal tahun 2022, Xurya berhasil membukukan pendanaan seri A sebesar US$21,5 juta atau setara dengan Rp 308 miliar.
  • Spora EV adalah startup kendaraan listrik, berbasis engineering. Tiga service yang ditawarkan adalah konversi kendaraan konvensional jadi kendaraan listrik, baik sepeda motor, bus, truk atau mobil. Kedua, Spora EV memberikan jasa pengembangan produk, dan yang terakhir memberikan jasa konsultasi untuk perusahaan-perusahaan yang ingin mengubah armada kendaraannya menjadi kendaraan listrik, serta perusahaan yang ingin ekplorasi tentang bisnis kendaraan listrik (transformasi bisnis).