JAKARTA, ITN- Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya penampilan dan kepercayaan diri, kebutuhan masyarakat terhadap layanan estetika terus berkembang. Gaya hidup modern menuntut perawatan yang efektif, aman, dan minim downtime, sehingga klinik dengan teknologi terkini dan standar medis tinggi semakin menjadi pilihan utama.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, DERMAVers Clinic meresmikan cabang terbarunya di kawasan Pantai Indah Kapuk. Klinik ini mengusung konsep layanan terintegrasi yang memadukan dermatologi klinis dengan teknologi estetika terkini, dengan tujuan memberikan hasil yang optimal tanpa mengorbankan keamanan maupun kealamian tampilan pasien.
Salah satu pendiri DERMAVers Clinic, dr. Lusiyanti, Sp.DVE, menegaskan bahwa perawatan estetika yang ideal harus berangkat dari pemahaman medis terhadap kondisi kulit.
“Pendekatan berbasis dermatologi memungkinkan perawatan yang lebih tepat sasaran, karena setiap tindakan disesuaikan dengan diagnosis dan kebutuhan kulit pasien. Fokusnya bukan perubahan instan, tetapi kesehatan kulit jangka panjang,” ujar dr. Lusiyanti, Sp.DVE pada acara Grand Opening DERMAVers Clinic di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Sabtu (21/2/2026).
Menurutnya, pasien saat ini semakin selektif dan menginginkan hasil yang terlihat alami, bukan berlebihan, sekaligus tetap aman untuk penggunaan berulang.
Dalam pembukaan cabang baru ini, DERMAVers menghadirkan dua perangkat unggulan, yakni Picocare Majesty dan Oligio X, yang mewakili perkembangan teknologi estetika non-invasif.
Co-Founder klinik, dr. Irwan Junawanto, Sp.DVE, menjelaskan bahwa Teknologi Picocare Majesty merupakan laser picosecond generasi terbaru yang bekerja dengan durasi pulse sangat singkat sehingga mampu menargetkan pigmen secara presisi tanpa merusak jaringan sekitar. “Teknologi ini efektif untuk mengatasi pigmentasi, bekas jerawat, serta memperbaiki tekstur kulit melalui stimulasi kolagen,” jelasnya.

Perangkat ini memiliki sertifikasi keamanan internasional dan dirancang untuk prosedur cepat serta nyaman. Meski begitu, dokter menegaskan bahwa konsultasi tetap penting agar tindakan sesuai kondisi kulit pasien. “Setiap kulit berbeda, jadi harus diperiksa dulu sebelum memilih laser,” kata dr Irwan Junawanto, Sp.DVE
Selain laser, Oligio X menggunakan energi radiofrekuensi monopolar untuk mengencangkan kulit secara non-bedah. Panas yang dihantarkan ke lapisan dermis merangsang pembentukan kolagen baru sehingga kulit menjadi lebih kencang dan elastis secara bertahap.
Menurut dr. Irwan, keunggulan utama kedua teknologi ini adalah kemampuannya memberikan hasil signifikan dengan downtime minimal. “Pasien umumnya dapat langsung kembali beraktivitas setelah prosedur, sehingga cocok untuk gaya hidup modern yang serba cepat,” ungkapnya.
Selain layanan perawatan kulit, klinik ini juga menyediakan solusi untuk masalah rambut rontok hingga kebotakan melalui teknik transplantasi modern. Co-Founder klinik, dr. Rudianto Sutarman, Sp.DVE, menjelaskan bahwa transplantasi rambut saat ini tidak lagi identik dengan prosedur invasif yang meninggalkan bekas mencolok.
“Teknik modern memungkinkan penanaman rambut mengikuti arah tumbuh alami, sehingga hasilnya terlihat menyatu dan tidak tampak seperti rambut transplantasi,” ungkapnya.
DERMAVers menawarkan metode unshaven dan long hair transplant, yaitu prosedur tanpa mencukur seluruh rambut. Metode ini memberikan keuntungan estetika karena pasien tetap dapat mempertahankan penampilan selama proses pemulihan.

Menurut dr. Rudianto, pendekatan tersebut banyak diminati oleh pasien yang menginginkan solusi permanen untuk kerontokan tanpa perubahan drastis pada penampilan sehari-hari.
Dengan mengintegrasikan dermatologi medis, teknologi estetika mutakhir, serta fokus pada keamanan dan hasil natural, kehadiran cabang baru di PIK diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap perawatan kulit dan rambut yang modern namun tetap berbasis medis.
Perawatan Kulit Saat Puasa
Puasa bukan alasan kulit jadi kusam. Dokter estetika membagikan tips sederhana agar wajah tetap cerah sampai Lebaran, mulai dari pola makan saat berbuka hingga pilihan perawatan yang aman dan minim downtime.
Menurut Dr. Lusiyanti, M.Med, Sp.DVE, Menjaga kulit selama Ramadan sebenarnya dimulai dari kebiasaan kecil: minum cukup air setelah berbuka, tidur teratur, dan menghindari gula berlebihan. Dengan kombinasi pola hidup sehat dan perawatan yang tepat, kulit bisa tetap segar sampai momen Lebaran.
“Masalah paling sering muncul saat Ramadan adalah jerawat dan kulit kering. Penyebabnya bukan cuma kurang minum, tapi juga kebiasaan makan manis berlebihan saat berbuka. “Kalau buka langsung makan yang manis-manis, gula darah melonjak. Itu bisa memicu jerawat dan komedo,” jelasnya.

Karena itu, ia menyarankan urutan makan yang lebih ramah kulit: mulai dari serat, lalu protein, baru makanan manis secukupnya. Tips ini dinilai membantu menjaga hormon tetap stabil sekaligus membuat kulit lebih sehat selama puasa.
Selain pola makan, perawatan kulit juga bisa membantu menjaga hidrasi wajah menjelang Lebaran. Dokter menyebut skin booster atau DNA salmon sebagai treatment favorit karena fokus pada kelembapan kulit. “Skin booster biasanya paling banyak diminati untuk hidrasi. Kalau laser Picocare Majesty lebih untuk pigmentasi dan mencerahkan,” ujar dr Irwan Junawanto, Sp.DVE
Untuk hasil maksimal sebelum Lebaran, perawatan disarankan dilakukan dua minggu sebelumnya agar efek kemerahan sudah hilang. Beberapa klinik estetika, juga mengenalkan teknologi seperti laser pico generasi terbaru dan skin tightening non-invasif yang minim downtime. Meski begitu, dokter mengingatkan agar konsultasi tetap jadi langkah utama sebelum memilih treatment. “Yang penting perawatan sesuai kebutuhan kulit dan tetap aman secara medis,” kata Dr. Lusiyanti, M.Med, Sp.DVE.














































