JAKARTA, ITN – Vietjet resmi membuka penerbangan yang menghubungkan Hanoi dengan Almaty dan Praha, serta Almaty dengan Praha. Ekspansi ini memperluas jaringan penerbangan antarbenua Vietjet sekaligus menandai langkah maskapai tersebut memasuki pasar Uni Eropa.
Rute-rute baru ini memberikan lebih banyak pilihan perjalanan antara Vietnam, Kazakhstan, dan Republik Ceko, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pengembangan pariwisata, perdagangan, dan pertukaran budaya di Asia Tenggara, Asia Tengah, dan Eropa. Tiket untuk rute Almaty–Praha dapat dibeli secara terpisah.
Peresmian rute baru berlangsung di Bandara Internasional Almaty dan Bandara Václav Havel Praha pada 10 Oktober, disambut hangat oleh para pemimpin daerah, masyarakat setempat, dan pengunjung. Momen ini menandai dimulainya perjalanan baru yang menghubungkan ketiga kawasan sekaligus menyambut wisatawan internasional yang berkunjung ke Vietnam. Penumpang penerbangan perdana juga menerima souvenir khusus dari Vietjet dan pihak bandara sebagai pelengkap perjalanan mereka.

Ketiga rute ini beroperasi dua kali seminggu, dengan penerbangan pulang-pergi setiap Selasa dan Sabtu menggunakan pesawat berbadan lebar Airbus A330 modern. Penumpang dapat memilih layanan Business dan SkyBoss yang menawarkan pelayanan penuh, pilihan kuliner beragam, serta pengalaman terbang yang lebih nyaman. Bagi warga negara Indonesia yang ingin berkunjung ke Kazakhstan, dapat memanfaatkan fasilitas bebas visa untuk masa tinggal hingga 30 hari. Kebijakan ini memberikan kemudahan bagi wisatawan Indonesia yang ingin menjelajahi Almaty dan berbagai destinasi lain di Kazakhstan.
Bagi wisatawan Indonesia, rute baru ini menambah pilihan perjalanan ke Asia Tengah dan Eropa melalui jaringan penerbangan Vietjet di Vietnam. Vietjet melayani penerbangan langsung dari Jakarta dan Bali ke Hanoi serta Ho Chi Minh City. Dari kedua kota tersebut, wisatawan Indonesia dapat melanjutkan perjalanan ke Almaty dan Praha dengan memanfaatkan konektivitas yang ditawarkan jaringan Vietjet.
Praha, ibu kota Republik Ceko, memikat wisatawan dengan arsitektur Gotik, Barok, dan Art Nouveau, alun-alun bersejarah, serta warisan budaya yang terjaga selama berabad-abad. Sementara itu, Almaty, kota terbesar di Kazakhstan, dikenal dengan lanskap alamnya yang menakjubkan, budaya yang beragam, dan posisinya yang strategis di Asia Tengah. Adapun Hanoi, ibu kota Vietnam, menawarkan pengalaman mendalam untuk mengenal budaya Vietnam sekaligus menjadi pintu masuk bagi wisatawan internasional yang ingin menjelajahi kekayaan budaya, sejarah, dan alam negara tersebut.
Dalam acara peresmian rute baru, Duta Besar Vietnam untuk Republik Ceko, H.E. Duong Hoai Nam, mengatakan: “Vietnam dan Republik Ceko memiliki landasan persahabatan yang kuat dan telah terjalin selama bertahun-tahun. Kini, kita membutuhkan lebih banyak jembatan untuk mempererat hubungan tersebut, dan konektivitas udara merupakan salah satunya. Saya yakin rute baru ini akan memperkuat kemitraan strategis Vietnam dan Ceko, tidak hanya di tingkat pemerintahan, tetapi juga melalui hubungan yang semakin erat antarmasyarakat kedua negara. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi yang tulus kepada Vietjet Air atas kepercayaannya terhadap pasar Ceko dan kontribusinya dalam memperkuat konektivitas antara Vietnam dan Eropa.”
CEO Vietjet, Nguyen Thanh Son, mengatakan: “Pembukaan rute-rute baru ini menjadi tonggak penting dalam perluasan jaringan internasional Vietjet. Kami akan terus memperluas layanan ke Eropa agar perjalanan antara Eropa, Australia, dan Asia semakin mudah. Kami berharap dapat menyambut lebih banyak wisatawan ke Vietnam sekaligus mendekatkan masyarakat Vietnam dan wisatawan internasional dengan berbagai destinasi yang kaya akan budaya, warisan sejarah, dan pengalaman unik. Langkah ini juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan perdagangan dan investasi.”
Dalam setiap penerbangannya, Vietjet juga menyajikan beragam hidangan hangat yang disiapkan langsung untuk penumpang, dengan pilihan kuliner khas Vietnam dan internasional, termasuk pho, banh mi, dan kopi susu dingin khas Vietnam. Hidangan tersebut disajikan oleh awak kabin profesional yang berdedikasi di atas pesawat modern yang hemat bahan bakar. Vietjet juga menghadirkan pertunjukan seni dan budaya khas di ketinggian 10.000 meter, memberikan pengalaman istimewa bagi penumpang pada penerbangan tertentu maupun dalam momen-momen spesial.
Jadwal penerbangan (waktu setempat)
- VJ031: Hanoi (HAN) pukul 08.25 – Almaty (ALA) pukul 12.50 / Almaty pukul 14.20 – Praha (PRG) pukul 18.55
- VJ032: Praha (PRG) pukul 20.55 – Almaty (ALA) pukul 06.40 keesokan harinya / Almaty pukul 08.10 – Hanoi (HAN) pukul 16.20
*Waktu transit di Almaty bagi penumpang yang bepergian dari Hanoi ke Praha adalah 90 menit.











































