JAKARTA, ITN- Di balik sosok Wak Bordir yang cerewet, tegas, tetapi kerap dibuat kewalahan oleh ulah para penyewa kontrakan di kanal YouTube Warintil Official, ada kisah panjang penuh perjuangan dari seorang live streamer bernama Aris Priadi.
Aris berhasil mencuri perhatian publik lewat karakter pemilik kontrakan yang baik hati tetapi sering kali menjadi akal-akalan para penyewanya yang menunggak pembayaran.
Aris merupakan sosok yang lahir di Julok Rayeuk dan memiliki satu kakak perempuan almarhumah Uun Pertiwi. Semangat juangnya sudah terlihat sejak masa remaja saat ia memutuskan untuk merantau dari kampung halamannya demi melanjutkan pendidikan SMA di kota. Setelah tamat SMA, Aris kemudian melanjutkan pendidikannya di salah satu perguruan tinggi di Medan.
Untuk memulai karir sebagai konten kreator seperti sekarang sangatlah tidak mudah. Sebelum bertemu dengan Bagus, Insaf Putra, Putra Samuel, Irwansyah dan Purwadi, Aris adalah seorang yang yang baru memulai langkah live streaming di suatu apikasi live. Di platform tesebut Aris bertemu dengan Bagus dan Purwadi yang menjdi rekan seperjuangannya.
Aris bergabung kedalam kelompok Warintil, mereka memulai karier dengan menjalani live straming bersama. Namun tidak mudah untuk mempertahankan pendapatan di live steaming yang naik turun, sehingga Aris pernah juga menjadi seorang make up artist (MUA) untuk memenuhi kebutuhan dengan bermodalkan skil make up yang di pelajari secara otodidak, meski akhirnya tidak bertahan lama.
Semenjak pendapatan dari live steaming tidak bisa diandalkan sepenuhnya, Aris dan teman-temannya memutuskan untuk serius membuat konten di YouTube. Dari konsistensi dan keyakinan terhadap kualitas konten yang disajikan, kanal Warintil Official mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat. Kerja keras mereka membuahkan hasil yang luar biasa.
Saat ini kanal YouTube Warintil Official berhasil menembus angka lebih dari 10 juta subscriber. (*/evi)











































