- iklan -

JAKARTA, ITN– BERAWAL dari persahabatan dimana setiap bertemu selalu ada pemikiran yang bermanfaat dan berkualitas, lima pengusaha di bisnis fesyen wanita, yakni Rustini Muhaimin Iskandar, Shobibah Rohmah Nahrowi, Mirawati Basri, Tia Lukman Tanjung, dan Maya Miranda Ambarsari berkolaborasi melaunching Hatice Boutique.

Lima Pengusaha Berkolaborasi Luncurkan Hatice Boutique
Dari kiri ke kanan Maya Miranda Ambarsari, Shobibah Rohmah Nahrowi, Mirawati Basri, dan Tia Lukman Tanjung saat pemotongan tumpeng acara Grand Launching Hatice Boutique.

Hatice yang berasal dari bahasa Turki itu, memiliki arti perempuan yang menginspirasi. Hatice menghadirkan koleksi baju dengan selera fesyen kelima pemilik butik, di antaranya busana syar’i, kemeja, blus, gaun pesta, baju muslim, dan baju harian.

-iklan-

“Hatice itu Khadijah, istri Nabi Muhammad SAW, saudagar wanita, salah satu contoh wanita Islam yang menjalankan bisnis dengan lillahi ta’ala berangkat karena Allah, bukan hanya semata-mata karena uang tapi lillahi ta’ala,” ujar Mirawati Basri pada jumpa pers Grand Launching Hatice Boutique di Elliotti Residences, Jakarta Selatan, Jumat (7/4/17).

Lima Pengusaha Berkolaborasi Luncurkan Hatice Boutique
Suasana belanja di acara pembukaan Hatice Boutique.

Maya Miranda Ambarsari, menambahkan, “Kami ingin bisnis yang dijalankan ini juga selalu berangkat karena Allah”.

Menurut Maya yang juga pemilik dari gues house Elliotti Residences ini, berbusana merupakan sebuah kebutuhan bagi setiap orang, tak terkecuali wanita. Mereka selalu ingin terlihat menarik dengan apapun yang dikenakan, untuk itu Hatice Boutique menawarkan busana keseharian untuk kaum Hawa.

Ia mengatakan, “Tagline kami I am the Fashion, perempuan harus berani menunjukan jati dirinya dengan setiap pakaian yang dikenakannya, dan Hatice siap menghadirkan beragam busana yang dapat menjadi trendsetter fesyen terkini”.

“Kehadiran butik ini untuk memenuhi kebutuhan para wanita dalam berbagai acara, masing-masing dari kami mendesain busana sendiri,” ungkap Maya.

Lima Pengusaha Berkolaborasi Luncurkan Hatice Boutique
Tak hanya baju, Hatice Boutique juga melengkapinya dengan asesories fashion diantaranya tas, pasmina, kalung, dsb. Foto. evi

Maya mengatakan, “Tujuan kami menghadirkan butik ini adalah untuk memberikan inovasi dan inspirasi baru dalam dunia fesyen Tanah Air. Koleksi yang ada di butik kami seluruhnya ready to wear, selalu up to date dan terhitung limited edition”.

Hatice Boutique menyasar pada mereka yang berusia aktif dan produktif, dengan harga mulai dari Rp100 ribu hingga Rp1 juta. Memiliki 700 item barang fesyen kekinian. Setiap bulannya, butik ini akan menghadirkan koleksi baru sekitar 100-200 item.

Tak sekadar itu, Hatice Boutique juga akan memfasilitasi para UKM di bidang fesyen yang ingin memasarkan produknya melalui Hatice Boutique. “Target kami kalangan menengah di mana menyukai baju harga terjangkau, membeli banyak dan bisa dipadupadankan,” tambah Shobibah Rohmah.

Untuk proses pemasaran, Hatice Boutique menggunakan dua metode, yakni offline dan online. Untuk offline Hatice memiliki dua gerai, yakni di Kemang dan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dengan adanya toko offline, para pembeli bisa melihat langsung koleksi yang dihadirkan Hatice.

Lima Pengusaha Berkolaborasi Luncurkan Hatice Boutique
Dari kiri ke kanan Maya Miranda Ambarsari, Shobibah Rohmah Nahrowi, Mirawati Basri, dan Tia Lukman Tanjung optimis produk Hatice dapat diterima pasar luar negeri.

Lebih lanjut perempuan yang biasa disapa Obib ini, mengatakan, “Selain itu, kami juga aktif mengikuti berbagai pameran baik di dalam maupun luar negeri. Kami optimis produk Hatice dapat diterima di pasar luar negeri karena kami selalu menekankan kualitas, model serta kenyamanan ketika dikenakan”.

Menurut istri Menteri Pemuda dan Olahraga Iman Nahrowi ini, selain baju muslim ia juga akan mengeluarkan mukena.

“Mulai awal tahun ini mulai masuk pasar online melalui website haticeboutique.com, tidak terbatas hanya di Jakarta saja bahkan kami juga menyasar pasar luar negeri khususnya Asia, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan seterusnya,” tambah Maya kepada IndonesiaTripNews.com. (evi)

- iklan -