- iklan -

JAKARTA, ITN — Menyambut periode Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menghadirkan inovasi layanan guna memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung lebih nyaman dan menyenangkan, khususnya bagi keluarga yang bepergian bersama anak-anak.

Bagi ASDP, mudik bukan sekadar perpindahan orang, tetapi perjalanan emosional untuk kembali berkumpul bersama keluarga. Karena itu, selain memastikan operasional berjalan aman dan tertib, ASDP juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih humanis dan inklusif di pelabuhan maupun selama penyeberangan berlangsung.

-iklan-

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program mudik ramah anak bertajuk Semarak Liburan 2026, hasil kolaborasi dengan Dongeng Academy yang berlangsung mulai H-7 hingga H+7 Lebaran di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Program ini menghadirkan kids corner sebagai ruang ramah keluarga selama masa tunggu perjalanan.

Berbagai aktivitas kreatif dan edukatif disiapkan, mulai dari mini playground, board games, ruang membaca dan kreativitas, hingga pembagian goodie bag, camilan ramah anak, serta activity book interaktif. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi kejenuhan anak selama perjalanan sekaligus membantu orang tua menjalani mudik dengan lebih tenang.

ASDP Hadirkan Pengalaman Mudik Lebaran Ramah AnakUntuk mendukung pelaksanaan program, ASDP juga membekali sekitar 20 karyawan melalui workshop “Memahami Dunia Anak dan Pendampingan Psychological First Aid”. Pelatihan ini memperkuat kemampuan petugas dalam berinteraksi hangat dengan anak sekaligus memberikan pendampingan psikologis sederhana bila diperlukan selama periode mudik berlangsung.

Antusiasme Tinggi
Selain menghadirkan pengalaman mudik ramah anak, ASDP turut mendukung program pemerintah melalui layanan Mudik Gratis bersama BUMN guna memperluas aksesibilitas transportasi penyeberangan yang lebih inklusif dan terjangkau bagi masyarakat.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan layanan ini tersedia di sejumlah lintasan, termasuk Banda Aceh pada 18 Maret 2026 melalui rute Ulee Lheue–Balohan, Balohan–Ulee Lheue, serta Ulee Lheue–Lamteng. Program juga berlangsung di wilayah Singkil sepanjang Maret 2026 untuk rute Calang–Sinabang, Meulaboh–Sinabang, Labuhan Haji–Sinabang, Singkil–Sinabang, serta Singkil–Pulau Banyak, dengan kuota 50 peserta tiap keberangkatan.

Selain itu, integrasi perjalanan peserta dari Jakarta menuju Lampung turut difasilitasi melalui lintasan Merak–Bakauheni pada 17 Maret 2026, dengan keberangkatan dari GBK Senayan dan Kantor Pusat ASDP menuju Bandar Lampung.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini pun sangat tinggi. Kuota peserta Mudik Gratis rute Jakarta–Bandar Lampung bahkan telah terpenuhi hanya dalam waktu 28 menit sejak pendaftaran dibuka. ASDP menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan partisipasi luar biasa masyarakat dalam program mudik gratis tahun ini.

Sementara itu, pendaftaran untuk keberangkatan dari Banda Aceh dan Singkil masih terbuka hingga kuota terpenuhi. Panitia selanjutnya akan melakukan seleksi dan verifikasi data peserta dengan estimasi waktu maksimal tujuh hari setelah pendaftaran ditutup. Seluruh pendaftar akan dihubungi langsung oleh panitia melalui WhatsApp ke nomor yang didaftarkan untuk menginformasikan status verifikasi, baik yang lolos maupun yang belum lolos.

ASDP juga mengingatkan masyarakat bahwa program ini sepenuhnya gratis dan tidak memungut biaya apa pun, sehingga masyarakat diimbau waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan panitia serta memastikan seluruh informasi diperoleh melalui kanal resmi ASDP.

ASDP turut mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal serta membeli tiket melalui Ferizy yang memungkinkan pemesanan sejak H-60 keberangkatan, pengiriman tiket melalui WhatsApp maupun email, serta dukungan berbagai metode pembayaran digital.

Melalui berbagai kesiapan ini, ASDP berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (*)

- iklan -