SUNGAILIAT- BANGKA, ITN- Event tahunan Wonderful Sail to Indonesia kembali digelar tahun ini. Reli kapal layer internasional yang melintasi sejumlah perairan di Nusantara tersebut mengundang para yachter dari berbagai negara untuk menikmati keindahan alam maritim Indonesia.

Kapal yacht itu merupakan peserta reli kapal layar internasional yang dimulai sejak 22-22 Juli juli 2019 di Debut, Langgur, Maluku Tenggara sebagai acara rutin setiap tahun. Ohoi (Desa) Debut menjadi gerbang masuk para peserta reli ke Indonesia.Tahun ini merupakan tahun ketiga Ohoi Debut menjadi wilayah pertama yang disambangi oleh peserta yacht.

Ajang Wonderful Sail to Indonesia yang digelar atas kerja sama Kementerian Pariwisata dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman ini efekti sebagai ajang wisatawan mancanegara (wisman) untuk mempromosikan infrastruktur dan destinasi wisata yang ramah bagi para yachter.

Di Belitung bukanlah yang pertama menjadi salah satu destinasi yang disinggahi para yahcter. Tahun ini merupakan tahun ke-12, sekitar 66 kapal yacht dengan rincian 135 orang  dari 13 negara (Jerman, Belanda, Australia, Britania Raya, Kanada, Prancis, Inggris, Amerika Serikat, Swedia, Norwegia, Spanyol, dan Selandia Baru) tiba di kawasan Pantai Tanjungkelayang sejak pekan ketiga Oktober. Rangkaian acaranya berlangsung pada 16 hingga 20 Oktober 2019.

Tidak hanya berpusat di Tanjungkelayang, para yachter tersebut juga menyambangi perairan Bangka, tepatnya di Tanjung Pesona Resort & Spa, Sungailiat untuk mengikuti kegiatan Wonderful Indonesia Sail to Bangka 2019 dari 22-24 Oktober 2019.

Para tamu VIP foto bersama usai membuka acara Wonderful Indonesia Sail to Bangka 2019 di Tanjung Pesona Resort & Spa, Sungailiat, Bangka, Rabu (23/10/19). Foto itn/evi

Mereka disambut dengan atraksi Barongsai dari sanggar Puri Suci, tarian selamat datang, dan pengalungan kain cual, khas Bangka.

Hadir pada acara tersebut tamu VIP diantaranya Wakil Bupati Bangka Syahbudin, General Manager Tanjung Pesona Resort & Spa Yohanes, perwakilan Kemenpar, Wakil, Sekda Bangka, Kadispar Bangka, perwakilan Dinas Perhubungan Bangka, perwakilan DPRD Bangka, perwakilan Angkatan Laut, perwakilan imigrasi Bangka, Kapolres Bangka, AKBP Aris Sulistyono SH MH, dan instansi terkait.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Bangka, Syahbudin SIP mengatakan, “Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang sudah melaksanakan Wonderful Sail Babel 2019, apalagi ini merupakan event tahunan yang diharap dapat mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Bangka Belitung khususnya di Kabupaten Bangka”.

Menurutnya Pemkab Bangka sangat menyambut baik apa yang sudah diprakarsai Kementerian Pariwisata ini, sehingga dalam kesempatan ini dapat mempromosikan potensi wisata yang ada di Bangka Belitung khususnya di Bangka.

“Ini merupakan hal yang sangat kita harapkan setiap tahun berjalan dan tentunya peserta Wonderful menikmati apa yang menjadi wisata di Bangka baik itu dari wisata budaya, bahari, dan religi, selamat datang seluruh peserta,” tambah Pj Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Bangka, Achmad Mukhsin pada kesempatan yang sama.

Peserta yachter menari bersama. (Foto itn/evi)

Ia mengatakan, “Bangka menjadi salah satu rangkaian Wonderful Sail Indonesia 2019, kedepannya untuk mendatangkan para peserta dimasa depannya untuk datang lagi ke Bangka dan para yachter dapat bekerjasama untuk disampaikan tentang Kabupaten Bangka ke negaranya. Mereka adalah promotor untuk mengenalkan Kabupaten Bangka”.

Peserta yachter menikmati welcome drink dan makan siang. (foto itn/evi)

Sementara Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata RI, Dra Ratna Suranti menjelaskan, “Pada hari ini sebelumnya saya memyampaikan ada pengumuman dan pelantikan menteri oleh Presiden RI. Mungkin Anda tahu atau tidak bahwa untuk menyelenggarakan Wonderful Sail Indonesia tak hanya Kementerian Pariwisata tetapi banyak melibatkan kementerian, seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kesehatan, dan Gubernur Provinsi.

Ratna mengatakan, “Banyak regulasi dan segalanya yang harus diikuti, untuk itu kami di Kementetian Pariwisata berusaha mempermudah para yachter yang datang ke Indonesia untuk mengunjungi tempat-tempat yang indah yang masih sulit di jangkau di Indonesia”.

“Wonderful Sail Indonesia 2019 menggunakan yacht ini untuk mempermudah tamu asing berkunjung ke suatu daerah wisata. Jika tidak ada penerbangan atau pun pelabuhan, maka para yachter inilah yang bakal berkunjung daerah pelosok, menikmati keindahan alam dan budaya,” jelas Ratna lebih lanjut.

Ratna mengatakan, “Kami berharap peserta yacht dapat menceritakan keindahan Indonesia kepada teman dan keluarga, serta dapat kembali lagi ke Indonesia, dan kami akan menampilkan atraksi juga budaya yang lebih banyak lagi”.

Peserta yachter dari Australia menikmati gerakan senam tari Bedincak. (foto itn/evi)

Selesai sambutan, tari Campak yang merupakan tarian persahabatan yang dibawakan para muda mudi mengajak para yachter dan tamu undangan untuk ikut menari. Dilanjutkan dengan tarian senam Bedincak.

Pada kesempatan tersebut salah satu peserta yacht, James dari New Zealand mengatakan, “Memang tidah terlalu mudah untuk sampai ke Indonesia. Tapi saya senang karena Indonesia sangat mengejutkan, banyak tempat-tempat indah”.

“Saya sudah 10 minggu berlayar di indonesia. Kami sudah terbiasa dengan ombak,” ujarnya yang telah berlayar hampir 9 tahun.

Peserta yachter mengunjungi stan UMKM. (Foto itn/evi)

Dengan bangganya, ia mengatakan, “Saya sudah bisa berhitung dalam bahasa Indonesia, dimulai dari 1 hingga 10”.

Acarapun dilanjutkan dengan menikmati welcome drink dan makan siang. Beberapa menu masakan khas Bangka yang disuguhi antara lain Lempa Kuning, Otak-otak, Kepiting, urap, cumi cabe hijau, dsb.

Tak hanya menikmati makanan, mereka juga diberi kesempatan mengunjungi stan UMKM yang menawarkan makanan dan kerajinan hasil ibu-ibu UMKM Sungailiat, Bangka. (evi)