JAKARTA, ITN- KULINER Bangka Belitung sekarang ini mulai banyak dilirik masyarakat luar, terutama para wisatawan yang berkunjung ke Negeri Serumpun Sebalai ini. Disela acara Wonderful Sail Indonesia to Bangka beberapa waktu lalu, Indonesiatripnews.com sempat merasakan kuliner khas Bangka. Salah satunya kuliner yang banyak diminati adalah otak-otak.

Pilihan untuk makan otak-otak kali ini, yakni Otak-otak Belinyu yang terletak di Jalan Mayor Syafri Rahman No. 110, Belinyu, Bangka.  Rasanya sangat khas dengan cukanya yang menggugah selera. Otak-otak asal Belinyu ini sudah sangat tersohor dimana-mana dan menjadi buah tangan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Otak-otak Belinyu.

Otak-otak yang ditawarkan ada dua rasa, yakni otak-otak kulit atau daging. Ada dua jenis otak-otak udang atau ikan. Harga otak-otak ikan Rp2.000 per satuan, sedangkan otak-otak udang dibandrol Rp3.000 persatuannya.

Untuk minuman, kedai Otak-otak Belinyu yang mendapatkan Sertifikat Halal MUI Provinsi Bangka Belitung ini menawarkan minuman yang segar, yakni Jeruk Kunci serta Es Kacang Merah.

Es Kacang Merah dengan campuran Kacang Hijau di Kedai otak-otak Belinyu rasanya juara. (foto in/evi)

Perjalanan kuliner selanjutnya menikmati secangkir kopi di Warung Kopi Tung Tau yang terletak di Jalan Muhidin No 87, Sungailiat, Bangka. Warung kopi ini sudah ada sejak tahun 1938. Saat ngopi disini, cobain pahitnya Kopi’O  yang bisa dinikmati bersama roti panggang beraneka rasa atau singkong dan pisang goreng. Rasanya dijamin enak karena selai yang digunakan homemade. Selain itu, ada juga roti panggang telur.

Secangkir kopi’O. (foto itn/evi)

Jika kopi pahit terlalu strong, kopi Tarik atau teh Tarik bisa menjadi pilihan. Tak hanya camilan, Warung Kopi Tung Tau yang buka 24 jam dan memiliki ruangan dua lantai di Jalan Muhidin No 87 ini menawarkan berbagai jenis makanan, seperti Sop Buntut, Soto Iga, Sapi Lada Hitam, Lontong Solo, Ayam Goreng Kalasan, Gado-gado, Kwetiau, Soto Baso Sapi, dan lain sebagainya dengan kisaran harga mulai dari Rp12.000- Rp76.000.

Roti panggang telur di Kedai Kopi Tung Tau. (foto itn/evi)

Sementara, Toko Pempek 10 Ulu Palembang (Bang Hen) milik Ibu Jamila yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No 104/45 Pangkalpinang, Bangka menjadi tempat pertama dan terakhir yang disinggahi saat berkunjung ke Bangka.

Sepiring Tekwan sangat mengahangatkan badan ditambah dengan menu Pempek dan martabak yang menggugah selera.

Martabak Toko Pempek 10 Ulu Palembang (Bang Hen). foto itn/evi

Seperti namanya, pempek Palembang, maka bumbu yang disajikan pun menggunakan kuah cuka hitam dan pempeknya digoreng. Yang unik dan jarang ditemukan, yakni Martabak Pempek. Di kedai ini menyediakan martabak pempek, yang isinya sayur wortel, kentang, dan telur. Bila rasa kuah cukanya kurang asam, bisa ditambahkan jeruk kunci yang selalu tersedia di semua resto di pulau ini.

Terbuat dari campuran ikan tenggiri dan tepung kanji, Pempek dan martabak yang ditawarkan Jamila yang telah berjualan hampir 35 tahun ini memiliki tekstur yang kenyal dan nikmat dipadukan dengan cuko bercita rasa pedas, asam, dan segar, membuat ketagihan bagi yang menyantapnya.

Toko Pempek 10 Ulu Palembang (Bang Hen) yang juga menawarkan oleh-oleh krupuk khas Bangka, dll. (foto. itn/evi)

Toko Pempek 10 Ulu Palembang (Bang Hen) yang buka setiap hari ini menawarkan menu Pempek Telur, Pempek Lenjer, Tekwan, Lenggang, Martabak, Model, Pempek Kulit Panggang, Pempek Telur Kecil, Pempek Lenjer Kecil, Pempek Adaan, Pempek Kulit, dan Pempek Panggang dengan harga mulai dari Rp3.000 – Rp15.000.

Toko Pempek 10 Ulu juga menjual harga paket pempek untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. “Pilihan pempek yang paling banyak diminati pengunjung di sini, yakni Pempek Telor dan Pempek Adaan,” ujar Jamila kepada Indonesiatripnews.com.

Jamila pemilik Toko Pempek 10 Ulu Palembang (Bang Hen) di Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang, Bangka. (foto itn/evi).

Tak hanya Pempek, Toko Pempek 10 Ulu Palembang yang buka mulai pukul 08.00 – 22.00 WIB ini juga menjual oleh-oleh kerupuk kemplang, kritcu, getas, kue lapis legit, terasi, kerupuk singkong, madu, lada, dan lain sebagainya. “Di Bangka memang banyak krupuk kemplang, karena khas Pulau Bangka. Kerupuk kemplang yang paling enak yang merek 77, sedangkan untuk getasnya yang merek Ayam Jago,” ungkapnya. (evi)