JAKARTA, ITN- NAMA makanan Otak-otak tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Penganan ini menjadi salah satu kuliner khas Pangkal Pinang. Otak-otak Ase, merupakan salah satu otak-otak yang terkenal di Bangka.

Otak-otak Ase dibuat dari bahan dasar ikan tenggiri. Di Pangkal Pinang sajian ini disebut pula dengan nama Empek-empek.

Rasanya yang lezat dengan tekstur kenyal yang khas, menjadikan salah satu alasan kenapa hidangan yang satu ini wajib sekali untuk dicoba. Ada tiga jenis otak-otak yang ada di Pangkal Pinang. Pertama, otak-otak yang dibakar dan dibungkus dengan menggunakan daun pisang. Yang kedua, otak-otak yang direbus dan dibuat dengan bentuk yang panjang dan ukurannya lebih tebal, dan yang ketiga otak-otak dari cumi yang digoreng.

Sensasi seafood memang kental terasa dari otak-otak yang satu ini ditambah dengan sambal campurannya yang lezat yakni sambal saus tauco, sambal terasi dan juga saus cabainya

Ase dengan produk otak-otak dalam kemasan frozen. (foto. itn/evi)

“Bahan dasar otak-otak terdiri dari olahan daging ikan tenggiri cincang yang dibungkus dengan daun pisang lalu di panggang,” ujar pemilik toko oleh-oleh Otak-otak Ase, Ase.

Menu favorit di Gerai Otak-otak Ase adalah otak-otak daun. Ukurannya kecil, bisa habis dalam sekali gigitan. Karena teksturnya  yang padat dan kenyal ini maka siapapun yang mencobanya ingin terus menambah lagi.

Selain menu Otak-otak Daun, pengunjung juga dapat memilih otak-otak jenis lainnya, seperti Bakso Ikan,Talas (Bujan), Empek-empek, Empek Kulit (Ngpiang), Empek Cumi, Empek Udang yang semuanya di bandrol dengan harga Rp2.500 per biji, kecuali Empek Cumi dan Empek Udang dibandrol dengan harga Rp5.000 per biji.

Otak-otak dalam kemasan frozen.. (foto itn/evi)

Melihat Otak—otak daun menjadi menu favorit pengunjung, membuat Indonesiatripnews.com segera membeli Otak-otak Daun untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Tak hanya Otak-otak Daun, tiga pilihan sambalnya pun dapat dibeli dengan harga Rp35.000 per botol.

“Kami membuat inovasi baru dengan menyediakan otak-otak frozen, sehingga bisa tahan lama meski tak disimpan di freezer, yakni dua hari. Kalau di freezer bisa tahan hingga empat hari,” ungkap Ase.

Otak-otak frozen ditawarkan dengan kemasan isi 10 Rp25.000 dan isi 20 Rp50.000. Untuk empek cumi dan udang isi 5 Rp25.000.

Untuk pilihan minuman, Ase menawarkan pilihan beberapa minuman yang menjadi andalan, diantaranya minuman Jeruk Kunci dan Es Kacang Merah.

Suasana makan otak-otak di Otak-otak Ase. (Foto itn/evi)

Gerai Otak-otak Ase yang buka setiap hari pukul 06.00-22.00 WIB ini rata-rata memiliki tempat makan bersih dan nyaman. Suasananya benar-benar bikin betah untuk berlama-lama. Di samping tiap meja makan, tersedia aneka macam oleh-oleh khas Bangka. Selesai bersantap, pengunjung bisa pilih beberapa untuk dijadikan buah tangan, seperti kemplang, kericu, terasi, minyak wijen, lada, dan lain sebagainya.

Ase yang memulai usahanya sejak sepuluh tahun lalu ini, kini telah memiliki empat gerai Otak-otak Ase dengan 70 karyawan.

Selain inovasi pengemasan, Ase juga mulai melakukan kerjasama penjualan otak-otaknya dengan online shop dan ojek online melalui whatsapp. “Ini gerai ke empat di Jalan Toniwen No. 89, Rangkui, Pangkalpinang. Gerai lainnya ada di Kampung Bintang, Pangkalan Baru Bangka Tengah, dan di Bandara Depati Amir,” ujar Ase mengakhiri pembicaraan. (evi)