BALI, ITN- Lv8 Resort Hotel Canggu yang terletak di Jl. Pantai Berawa No.100xx, Tibubeneng, Canggu, Bali menjadi tempat bermalam di hari kedua dan ketiga (27-28/11/2020).  Lv8 Resort Hotel Canggu lokasinya tepat di tepi pantai sehingga tamu hotel dapat menikmati pemandangan indah laut biru dari balik kaca kamar hotel.

Tamu hotel dapat menikmati pemandangan indah laut biru dari balik kaca kamar hotel di Lv8 Resort Hotel Canggu, Bali. (Foto.Sishi)

Bermalam di hotel ini juga dapat menikmati private beach dengan leluasa, karena pantai tersebut memiliki private akses dari hotel. Bangunan hotel didominasi warna netral yang menenangkan sehingga tampak nyaman. Banyaknya lukisan khas Bali yang dipasang di seluruh lorong kamar menjadi pemandangan yang unik dari hotel mewah tepi pantai ini.

https://indonesiatripnews.com/perjalanan-wisata/geliat-bali-membangun-pariwisata-menyambut-liburan-akhir-tahun/

Kamar hotel dilengkapi dengan jendela besar yang membuat pencahayaan maksimal dan perabotan elegan. Fasilitas pelengkap diantaranya AC, TV, Wifi, minibar, balkon pribadi, working desk, dan lain-lain.

https://indonesiatripnews.com/perjalanan-wisata/main-air-di-hidden-canyon-menikmati-alam-dtukad-hingga-mewarnai-pot/

Dua malam perserta famtrip cukup melepas lelah sekaligus menikmati pemandangan dari Resort Lv8, untuk akhirnya Minggu (29/11/2020) harus kembali ke Jakarta. Namun sebelum menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, santap siang di Restoran Made’s Warung dan belanja oleh-oleh di Krisna menjadi tujuan peserta famtrip.

Restoran Made’s Warung

Made’s Warung memiliki desain bangunan rumah makan yang mencirikan khas Bali. (foto Sishi)

Rumah Makan Made menjadi persinggahan untuk makan siang. Rumah Makan Made (Made’s Warung) memang sudah memiliki nama besar yang sangat terkenal, letaknya sangat strategis, dan menjadi salah satu tempat nongkrong di Seminyak.

https://indonesiatripnews.com/perjalanan-wisata/menikmati-spot-wisata-menarik-di-nusa-penida/

Made’s Warung yang telah berdiri sejak tahun 1969  ini terletak di Jalan Raya Seminyak, Banjar Seminyak, Kuta. Mengingat saat ini mada era new normal pandemi Covid-19, rumah makan Made’s Warung memberlakukan protokol kesehatan 3M dengan ketat, yakni menjaga jarak, cuci tangan, dan pengecekan suhu tubuh.

Penerapan protokol kesehatan sebelum masuk ke Rumah Makan Made.

Tempatnya lumayan besar dan nyaman seperti makan di rumah sendiri, sangat cocok bagi keluarga yang sedang liburan di Bali. Desain bangunan restoran mencirikan khas Bali, seperti dekorasi yang banyak menggunakan kain hitam putih dan kerajinan khas Bali lainnya.

Menu yang ditawarkan Made’s Warung lumayan bervariasi, mulai dari makanan Indonesia, menu vegetarian, masakan Jepang, menu Thailand, hingga makanan western juga tersedia. Dari semua menu yang ada di Made’s Warung, yang paling terkenal dan disukai wisatawan Indonesia adalah menu Nasi Campur. Selain itu ada juga menu Ayam Betutu. Untuk camilan yang menjadi favorit pengunjung, yakni Kulit Ayam dan Tempe Goreng Crispy. Minuman mix juice, yakni mangga, buah naga, dan nanas menjadi minuman yang paling diminati. Harga yang ditawarkan berkisar mulai dari Rp50 rb hingga Rp300 ribu.

Menu Nasi Campur, camilan kulit ayam dan tempe, serta mix juice menjadi pilihan di Made’s Warung. foto.sishi)

Sayurannya juga bermacam-macam seperti terong, kacang panjang, dan jagung manis yang dimasak khas Bali. Tahu tempenya diolah menggunakan bumbu kuning, ikan asinnya renyah dan gurih serta sambal merah yang mantap pas banget untuk makan siang.

Menu lain yang juga menjadi favorit wisatawan Indonesia adalah sate lilit dari daging sapi dan sate lilit dari daging ayam. Sate lilitnya dibuat dengan bumbu khas Bali yang sudah dihaluskan. Berbeda dengan sate yang ditusuk pada umumnya, sate lilit Warung Made memiliki rasa manis gurih.

Berbelanja di Toko Oleh-oleh Krisna

Peserta Famtrip foto bersama di depan toko oleh-oleh Krisna.

Selesai makan siang, belanja oleh-oleh tentunya menjadi suatu aktivitas yang tidak pernah terlewatkan bila berada di Bali. Toko oleh-oleh Krisna yang terletak di Jalan Raya Tuban,  Kuta, Bali tak jauh dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjadi pilihan untuk berbelanja oleh-oleh.

Toko yang buka 24 jam ini  menjual berbagai jenis, mulai dari udeng (ikat kepala khas Bali), aksesoris, t-shirt, tas, topi, camilan, kain Bali, bedvover, lukisan, baju, sandal, hingga alat musik tradisional. Indonesiaripnews.com memilih untuk membeli oleh-oleh yang sering menjadi pilihan jika ke Bali, yakni pia susu, kacang, kacang disco, kain Bali, dan Kopi Kintamani. Sayangnya Salak Gula Pasir yang menjadi buah favorit jika berada di Bali kehabisan (kosong).

Rapid test di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali sebelum balik ke Jakarta.

Berbelanja di Krisna tak perlu khawatir untuk pembungkusnya, karena tersedia jasa pembungkusan dengan kardus dan barang belanjaan menjadi aman dari kerusakan. Pukul 16.00 WITA peserta famtrip sudah harus berada di Bandara, berbeda dengan sebelum Covid-19, di era new normal Covid-19 ini tentu saja diperlukan waktu ekstra di bandara mengingat harus melakukan rapid tes. Alhamdulillah kami peserta famtrip sehat untuk selanjutnya pukul 17.30 WITA boarding dan tiba di Jakarta pukul 19.00 WIB. (selesai- Sishi).