JAKARTA, ITN- SETELAH sebelumnya mengikuti car free day Danau Toba dan Lombok, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menggelar keseruan car free day dengan memperkenalkan destinasi wisata Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung di Park & Ride Thamrin, Jakarta, Minggu pagi (25/11/18).

Keseruan acara Car Free Day “Ada Labuan Bajo di Car Free Day” yang berlangsung pukul 06.00 – 11.00 WIB ini dipandu oleh MC Ridho dan Nadia Intan. Mereka membuat pengunjung tetap melek dan tertawa.

Antusias masyarakat Jakarta yang ingin mengetahui tentang Pulau Komodo dan destinasi wisata Labuan Bajo terus berdatangan dengan melakukan registrasi untuk mendapatkan kaos putih bertuliskan Wonderful Indonesia. Pengunjung mendapatkan kaos tersebut dengan menunjukkan posting foto di Instagram dan memfollow akun @wonderfulindonesiacfd.

Atraksi Tari Caci

Setelah mendapatkan kaos, pengunjung diajak olahraga atau Tari Zumba sekaligus membuka acara Car Free Day Labuan Bajo. Zumba, merupakan olahraga yang selalu ada disetiap acara car free day yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Dari pantauan Indonesiatripnews.com beberapa booth menyemarakkan kegiatan tersebut, diantaranya booth souvenir yang menjual tenun khas NTT, booth travel (PT Flores Komodo Tours), booth Komodo Police Onlie, foto booth, dan beberapa booth kuliner.

Sebuah destinasi wisata memang tak lepas dari atrasksi, pada kesempatan tersebut tiga atraksi khas NTT pun ditampilkan diantaranya Tari Ja’i, Tari Alu, dan Tari Caci.

Tari Ja’i merupakan tarian tradisional yang cukup terkenal di Flores, khususnya masyarakat Ngada. Tarian ini sering ditampilkan pada berbagai acara seperti perayaan, upacara adat dan menyambut tamu kehormatan. Tarian biasa dilakukan secara masal dan dapat dilakukan oleh penari pria maupun wanita.

Para penari yang berjumlah tujuh orang diatas panggung tersebut berbaris dan bergerak secara bersamaan dengan gerakan khas Tari Ja’i mengikuti alunan irama dari musik pengiring. Pengunjung pun ikut menari.

Dilanjutkan dengan Tari Rangkuk Alu, merupakan tarian permainan tradisional yang ada di Manggarai, dimainkan oleh para remaja laki-laki dan perempuan. Tarian ini membutuhkan kelincahan, dan ketepatan untuk menghindari jepitan bambu.

Pengunjung dengan backdrop salah satu pantai di NTT pada foto booth.

Sementara Tari Caci yang dibawakan Komunitas Sanggar Compang Cama ini merupakan tari perang sekaligus permainan rakyat antara sepasang penari laki-laki yang bertarung dengan cambuk dan perisai di Flores, NTT. Penari yang bersenjatakan cambuk (pecut) bertindak sebagai penyerang dan seorang lainnya bertahan dengan menggunakan perisai (tameng).

Tak hanya atraksi, pengunjung car free day Labuan Bajo juga mendapatkan manfaat dan ilmu dengan mengikuti talkshow dan meet & greet bersama Person In Charge (PIC) 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Shana Fatina, aktor dan traveller sekaligus host My Trip My Adventure Sumargo Denny, founder @iphonesia Aries Lukman, dan mobile photografer dari @skinnymonkey yang berbagi cerita, tips dan trik mengenai traveling ke Labuan Bajo.

“Dengan acara ini kami ingin memperkenalkan Labuan Bajo untuk wisatawan domestik terutama warga Jakarta, karena selama ini yang berkunjung ke Labuan Bajo lebih banyak wisatawan mancanegaranya,” ujar Shana Fatina.

Menurutnya hal tersebut juga dikarenakan sekarang sudah ada tiga penerbangan langsung dari Jakarta ke Labuan Bajo.

Sementara Aries Lukman memberikan tips kepada pengunjung jika mengambil gambar dengan handphone ketika berada di Pulau Padar agar bukit tercapture dengan baik dan juga gambar komodonya dapat, maka hal pertama yang dilakukan, yakni keluarkan fitur grid. Hal ini agar mendaapt keseimbangan dalam pencahayaan, dsb.

“Jangan lakukan selfie bersama komodo. Hal itu memang tidak bisa, kalau kamera yang memiliki zoom enak saja, tetapi kalau tak ada zoomnya jangan dinaikkan karena gambar akan menjadi pecah,” ungkapnya.

Selain berbagi kupon belanja kepada pengunjung yang dapat menjawab pertanyaan, di akhir acara hadiah kamera dan dua buah sepeda diberikan kepada pengunjung yang foto Instagramnya terpilih sebagai foto terbaik selama acara berlangsung. (evi)