{"id":45932,"date":"2026-10-08T22:16:31","date_gmt":"2026-10-08T15:16:31","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=45932"},"modified":"2026-10-08T22:20:56","modified_gmt":"2026-10-08T15:20:56","slug":"inacraft-october-vol-5-2026-resmi-dibuka-targetkan-80-ribu-pengunjung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/metropolitan\/inacraft-october-vol-5-2026-resmi-dibuka-targetkan-80-ribu-pengunjung\/","title":{"rendered":"INACRAFT October Vol.5 2026 Resmi Dibuka, Targetkan 80 Ribu Pengunjung"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> INACRAFT October, sister event dari The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) yang mengangkat Youthpreneurs sebagai konsep utama, kembali digelar untuk kelima kalinya dengan tema \u201cTechno Craft.&#8221;<\/p>\n<p>Acara yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerja sama dengan Mediatama Event ini diselenggarakan selama 5 hari mulai 7 hingga 11 Oktober 2026, di Jakarta International Convention Center (JICC).<\/p>\n<p>INACRAFT October Vol.5 2026 dibuka secara resmi di Hall B, Jakarta International Convention Center pada Rabu, 7 Oktober 2026 oleh istri Wakil Presiden, Selvi Gibran Rakabuming Raka, didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Seruni (Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia) Kabinet Merah Putih, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Asosiasi Exportir dan Produsen Handicraft Indonesia (BPP ASEPHI).<\/p>\n<p>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/metropolitan\/inacraft-october-vol-5-2026-hadirkan-techno-craft-merangkai-tradisi-teknologi-dan-tradisi\/\">https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/metropolitan\/inacraft-october-vol-5-2026-hadirkan-techno-craft-merangkai-tradisi-teknologi-dan-tradisi\/<\/a><\/p>\n<p>Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan sambutan pada pembukaan pameran INACRAFT October Vol.5 2026. Prosesi dilakukan dengan meletakkan plakat secara bersamaan yang kemudian memunculkan permainan visual grafis pada LED podium prosesi. Setelah acara berlangsung, Selvi Gibran Rakabuming Raka didampingi oleh Project Officer INACRAFT October Vol.5 2026, Syamsul Huda, melakukan peninjauan bersama dengan Seruni Kabinet Merah Putih yang kemudian disusul Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.<\/p>\n<figure id=\"attachment_45934\" aria-describedby=\"caption-attachment-45934\" style=\"width: 900px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-45934\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2026\/10\/WhatsApp-Image-2026-10-08-at-9.24.32-AM-e1791472159765.jpeg\" alt=\"\" width=\"900\" height=\"600\" title=\"\"><figcaption id=\"caption-attachment-45934\" class=\"wp-caption-text\"><small><em>Istri Wakil Presiden Selvi Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah menteri hadir pada pembukaan INACRAFT October Vol. 5 2026 di JICC (Foto:Dok.Ist)<\/em><\/small><\/figcaption><\/figure>\n<p>Tema \u201cTechno Craft\u201d, INACRAFT October Vol. 5 2026 menghadirkan gagasan mengenai pertemuan antara kekayaan tradisi kerajinan Indonesia dengan perkembangan teknologi dan inovasi. Teknologi tidak ditempatkan sebagai pengganti keterampilan tangan dan kearifan lokal, melainkan sebagai sarana untuk memperkuat nilai, kualitas, fungsi, serta daya tarik produk kerajinan Indonesia. Melalui pendekatan ini, kerajinan tradisional Indonesia dapat terus berkembang dan beradaptasi tanpa kehilangan identitas serta karakter budayanya.<\/p>\n<p>Perpaduan antara kearifan lokal, keterampilan artisan, desain, teknologi, dan inovasi diharapkan melahirkan karya-karya yang relevan dengan kebutuhan masa kini sekaligus mampu menembus dan bersaing di pasar global. Kehadiran \u201cTechno Craft\u201d menjadi ruang yang memperlihatkan bahwa tradisi dan teknologi bukanlah dua hal yang berseberangan, melainkan dua kekuatan yang dapat bersinergi untuk membawa kerajinan Indonesia menuju masa depan.<\/p>\n<p>ASEPHI sebagai penyelenggara pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara memiliki komunitas kriya yang sangat aktif, terus berkarya sepanjang tahun termasuk menghadirkan rangkaian kegiatan Insight Program INACRAFT yang bermanfaat untuk pengunjung dan peserta seperti Craft Talks &amp; Workshop, Cultural Performance, Digital Lounge, Craft Experience Spot dan lain sebagainya.<\/p>\n<p>ASEPHI juga menyelenggarakan ASEAN Business Forum bertema \u201cScaling Up ASEAN Gifts &amp; Crafts: Sustainability and Market Access\u201d dengan panelis dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan (Bea Cukai), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), dan didukung oleh ASEAN Gifts &amp; Crafts Federation hingga artisan muda sebagai inspirasi, serta membuka jejaring melalui B2B Networking bersama 30 youthpreneurs terkurasi.<\/p>\n<p>Selain itu ASEPHI Go Green Activity konsisten hadir bersama Waste Hub Management sebagai bentuk kepedulian terhadap isu keberlanjutan di industri kriya. Sementara itu, agenda rutin ASEPHI seperti INACRAFT Appreciation Night turut menjadi momen untuk memberikan apresiasi kepada para peserta INACRAFT, artisan, dan youthpreneurs. Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan doorprize bagi pengunjung sebagai bagian dari pengalaman selama pameran.<\/p>\n<p>Dengan total peserta keseluruhan 829 stan, INACRAFT October Vol. 5 2026 akan menempati 5 hall JICC. Berdasarkan kategori kepesertaan, total peserta Individu\/Anggota ASEPHI sebanyak 713 peserta, sementara untuk peserta Dinas sebanyak 85 stan, Kementerian\/BUMN sebanyak 15 stan, dan peserta Luar Negeri menempati area Main Lobby. Terdapat juga 18 island yang diisi oleh BUMN dan lainnya. Selain itu, terdapat peserta Individu Non Anggota sebanyak 69 peserta dan Talam sebanyak 59 peserta. Dengan mempertimbangkan situasi ekonomi nasional maupun global, panitia menargetkan 80.000 pengunjung, 120 potential buyers international, transaksi retail senilai 100 miliar rupiah dengan kontrak dagang mencapai USD2,7 juta. Potential buyers ini diharapkan tidak hanya melirik produk eksportir anggota ASEPHI, tetapi juga karya 19 youthpreneurs yang turut berpartisipasi.<\/p>\n<p>ASEPHI juga berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan &amp; Perlindungan Anak (PPPA) dalam memperkenalkan kembali permainan tradisional anak Indonesia di INACRAFT dan dengan Kementerian Hukum melalui DJKI &amp; AHU media untuk mensosialisasikan pentingnya merek dan perlindungan Indikasi Geografis kepada para penggiat seni dan budaya Indonesia. ASEPHI juga mengagendakan Penandantangan MOU dengan sejumlah pihak dalam mengembangkan sektor kreatif kerajinan siap menghadapi tantangan global yang lebih profesional dengan BRIN, GNIK, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tegal, dan Universitas Indonesia.<\/p>\n<p>Pameran INACRAFT October Vol. 5 2026 dibuka untuk umum pada pukul 10.00-21.00 WIB, dengan tiket masuk sebesar Rp35.000.\u00a0 Pengunjung dapat membeli tiket dengan melakukan pre-registration pada website official INACRAFT yaitu inacraft.co.id. Pengunjung juga dapat membeli tiket secara langsung pada ticket box yang berlokasi di venue pameran.<\/p>\n<p>Untuk pengunjung yang melakukan pembukaan Tabungan NOW atau Mandiri Kartu Kredit, pengunjung bisa mendapatkan tiket masuk sebagai reward dari Bank Mandiri.<\/p>\n<p>Informasi dan agenda kegiatan dapat dilihat di laman digital www.inacraft.co.id, serta akun official media sosial INACRAFT di Facebook, Instagram dan Tiktok @weareinacraft serta Channel Youtube We Are INACRAFT.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- INACRAFT October, sister event dari The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) yang mengangkat Youthpreneurs sebagai konsep utama, kembali digelar untuk kelima kalinya dengan tema \u201cTechno Craft.&#8221; Acara yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerja sama dengan Mediatama Event ini diselenggarakan selama 5 hari mulai 7 hingga 11 Oktober [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45933,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,84],"tags":[],"class_list":["post-45932","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-metropolitan","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/posts\/45932","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/comments?post=45932"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/posts\/45932\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45935,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/posts\/45932\/revisions\/45935"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/media\/45933"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/media?parent=45932"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/categories?post=45932"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/tags?post=45932"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}