{"id":45866,"date":"2026-10-03T14:27:22","date_gmt":"2026-10-03T07:27:22","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=45866"},"modified":"2026-10-03T14:27:43","modified_gmt":"2026-10-03T07:27:43","slug":"future-menu-2026-perayaan-rasa-dan-cerita-di-balik-kekayaan-kuliner-lokal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/perjalanan-wisata\/kuliner\/future-menu-2026-perayaan-rasa-dan-cerita-di-balik-kekayaan-kuliner-lokal\/","title":{"rendered":"\u201cFuture Menu 2026\u201d: Perayaan Rasa dan Cerita di Balik Kekayaan Kuliner Lokal"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN<\/strong> \u2013 Menjawab perubahan preferensi konsumen masa kini dalam menikmati kuliner Indonesia, Unilever Food Solutions (UFS) kembali menghadirkan inisiatif tahunan \u201cFuture Menu 2026\u201d yang mengangkat <em>Culinary Roots<\/em> dan <em>Street Food Couture<\/em> sebagai dua tren utama di Indonesia.<\/p>\n<p>Tidak berhenti pada prediksi tren, sepanjang Juni-Juli 2026 lalu UFS mengajak 18 Chef terkemuka mengikuti <em>Culinary Trip <\/em>yang menjelajahi wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk mengeksplorasi rasa dan cerita di balik kekayaan kuliner Indonesia. Inspirasi dari perjalanan tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kreasi <em>Future Menu Collaboration<\/em> yang dapat dinikmati konsumen di sederetan restoran mitra UFS.<\/p>\n<figure id=\"attachment_45867\" aria-describedby=\"caption-attachment-45867\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45867 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2026\/10\/Photo-4-e1791011864507.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" title=\"\"><figcaption id=\"caption-attachment-45867\" class=\"wp-caption-text\">Sesi talkshow di event Media Gathering Unilever Food Solutions (UFS) untuk mengupas berbagai aktivitas di bawah inisiatif tahunan \u201cFuture Menu 2026\u201d, <em><i>(Ka-Ki) Chef Freddie dari\u00a0\u00a0SILK Bistro, Ade Putri \u2013 Culinary Storyteller, dan <\/i><\/em>Raditya Beer \u2013 County Lead Marketing UFS Indonesia.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Raditya Beer, Country Lead Marketing UFS Indonesia menerangkan, \u201cSebagai mitra strategis para Chef dan pebisnis kuliner melalui berbagai <em>brand<\/em> untuk dapur profesional seperti Knorr Professional, Bango, dan Royco, setiap tahunnya UFS menghadirkan inisiatif \u2018Future Menu\u2019 sebagai panduan tren kuliner masa depan yang membantu kami memahami bagaimana preferensi konsumen berkembang dan apa artinya bagi para Chef dan pebisnis kuliner. Pemahaman ini disertai riset mendalam yang dikembangkan dengan memadukan laporan industri, analisis tren media sosial, insight dari para Chef UFS, feedback dari ratusan Chef profesional, hingga hasil pengamatan terhadap ratusan Gen-Z di berbagai belahan dunia. Berangkat dari riset global tersebut, \u2018Future Menu 2026\u2019 kemudian dipersonalisasi untuk <em>market <\/em>Indonesia dengan menyoroti <em>Culinary Roots<\/em> dan <em>Street Food Couture<\/em> sebagai dua tren utama yang paling sejalan dengan dinamika preferensi konsumen masa kini.\u201d<\/p>\n<p>Minat konsumen pada <em>comfort food <\/em>yang dekat dengan keseharian, yaitu masakan Indonesia, kini semakin tinggi. Survei Jakpat di 2025 memperlihatkan bahwa 61% masyarakat memilih makan di warung lokal dan 58% di pedagang kaki lima, bukti bahwa pilihan kuliner yang familiar masih sangat mendominasi. Tidak hanya mencari rasa yang enak, mereka juga semakin tertarik pada pengalaman dan cerita di balik kuliner Indonesia, contohnya terlihat dari fenomena \u201c<em>snackpacking\u201d <\/em>yang sedang marak di antara Gen-Z, yaitu <em>traveling<\/em> dengan tujuan utama mengeksplorasi jajanan lokal. Semangat eksplorasi ini terlihat pula di antara para Chef dan pebisinis kuliner, di mana mereka juga selalu mencari inspirasi untuk terus meningkatkan daya saing bisnisnya dengan beradaptasi dengan preferensi konsumen.<\/p>\n<p>\u201cMenjawab kebutuhan ini, melalui tren <em>Culinary Roots<\/em> dan <em>Street Food Couture<\/em>, \u2018Future Menu 2026\u2019 ingin memberikan inspirasi nyata bagi para Chef dan pebisnis kuliner bahwa ternyata masa depan kuliner Indonesia tidak harus dicari jauh-jauh. Justru kekayaan kuliner lokal adalah kekuatan yang dapat terus dieksplorasi menjadi pengalaman baru yang lebih <em>elevated <\/em>dan relevan dengan penikmat kuliner masa kini,\u201d lanjut Raditya.<\/p>\n<p>Untuk itu, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, inspirasi di \u201cFuture Menu 2026\u201d tidak berhenti pada prediksi tren tentang masakan Indonesia. UFS Indonesia membawanya selangkah lebih jauh dengan menerjemahkan tren tersebut ke dalam pengalaman <em>Culinary Trip<\/em> yang imersif. Selama Juni-Juli 2026 lalu, UFS Indonesia mengajak 18 Chef terkemuka melintasi wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dikenal memiliki lanskap kuliner yang begitu kaya dan beragam. Mengunjungi 12 titik pemberhentian, para Chef berkesempatan untuk memahami lebih dalam tentang cerita, karakter, bahan, serta teknik pengolahan yang istimewa di balik kuliner lokal.<\/p>\n<figure id=\"attachment_45868\" aria-describedby=\"caption-attachment-45868\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-45868 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2026\/10\/Unilever-Indonesia-Solutions-Future-Menu-2026-22-e1791012243859.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"234\" title=\"\"><figcaption id=\"caption-attachment-45868\" class=\"wp-caption-text\">(Ki-Ka) Iga Cabe Ijo dari GIOI, dan Bistek Selat Solo dari Serra Serri<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ade Putri, <em>Culinary Storyteller<\/em> sekaligus <em>Host Culinary Trip<\/em> \u201cFuture Menu 2026\u201d mengungkapkan, \u201c<em>Culinary Trip<\/em> ini ingin membuktikan bahwa selain berbagai hidangan yang sudah dikenal luas, ada tradisi budaya kuliner lokal yang belum sepenuhnya tereksplorasi. Sejumlah inspirasi justru kami temukan dari hal-hal yang terlihat sederhana \u2013 seperti masakan rumahan, bahan-bahan yang tumbuh di sekitar masyarakat, hingga teknik memasak yang terus diwariskan lintas generasi. Apalagi ketika kita melihat langsung dari sumbernya, satu hidangan ternyata bisa menyimpan begitu banyak lapisan cerita. Akhirnya perjalanan ini memberikan ruang eksplorasi yang sangat luas bagi para Chef untuk tidak hanya menempatkan kekayaan kuliner lokal sebagai warisan yang perlu dirayakan, melainkan sebuah titik awal untuk berkreasi.\u201d<\/p>\n<p>Seusai <em>Culinary Trip<\/em>, perjalanan \u201cFuture Menu 2026\u201d terus berlanjut dari eksplorasi menjadi aksi nyata. Para Chef membawa pengalaman ini ke restoran masing-masing untuk mengembangkan aneka kreasi <em>Future Menu Collaboration<\/em>. Setiap menu merupakan hasil interpretasi dari inspirasi yang ditemukan selama perjalanan, dipadukan dengan kreativitas, karakter, dan identitas restoran mereka.<\/p>\n<p>Salah satu Chef yang mengikuti <em>Culinary Trip<\/em>, Chef Freddie Salim dari SILK Bistro bercerita, \u201c<em>Culinary Trip<\/em> ini telah memberikan perspektif yang lebih <em>fresh<\/em> tentang kuliner Indonesia dan membuka banyak kemungkinan baru untuk dieksplorasi. Terinspirasi dari sajian rumahan klasik khas Jawa Tengah yang saya temui di perjalanan, SILK Bistro mengembangkan <em>Future Menu Collaboration<\/em> bertema <em>\u2018Homage to Home\u2019, <\/em>terdiri dari Tahu Telur, Sate Srepeh, Beef Garang Asem, dan Ayam Bakar Kelopo. Kami tetap mempertahankan elemen-elemen \u2018wajib\u2019 dari semua hidangan autentik ini, tetapi kemudian menginterpretasikan dan menyajikannya secara lebih modern agar terasa <em>exciting<\/em> dan relevan bagi konsumen modern.\u201d<\/p>\n<p>Di tengah acara yang memperkenalkan <em>Future Menu Collaboration<\/em>, hadir pula sejumlah menu kreasi dari restoran mitra UFS lainnya yaitu Sate Kerbau Lilit dan Es Dawet Bango dari restoran Dailah Sajian Kontemporer, Ikan Dasun Tuturuga dari restoran Mata Karanjang, Sate Gurita Serapah dari restoran Umatis, dan Pipi Sapi Sambal Tongkol dari BEER HALL.<\/p>\n<p>Selain itu, hidangan <em>Future Menu Collaboration<\/em> juga tersedia hingga November 2026 di sederetan restoran ternama lainnya yaitu: Serra Serri, GIOI, Akasta, Paras Nusantara, Bumi Aki Signature, TAMU, About All Day, Bakerzin, Brother Chang, Cork &amp; Screw, Esa Restaurant, Kayu Manis, Mitte, Salira, Sate Khas Senayan, Semaja, The Bowery, dan Tide &amp; Table. Dari jejak kuliner lokal ke menu masa kini<em>,<\/em> konsumen dapat ikut menjadi bagian dari perjalanan \u201cFuture Menu 2026\u201d dengan menikmati langsung bagaimana kekayaan inspirasi kuliner Indonesia diterjemahkan menjadi pengalaman baru.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-45870\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2026\/10\/Unilever-Indonesia-Solutions-Future-Menu-2026-28-1-scaled-e1791012432241.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" title=\"\"><\/p>\n<p>Untuk menciptakan <em>impact <\/em>yang lebih luas, UFS juga merangkum berbagai inspirasi yang lahir dari <em>Culinary Trip<\/em> ke dalam e-Magazine \u201cInspirasi Rasa Nusantara\u201d yang dapat diakses melalui situs <em>Unilever Food Solutions Indonesia<\/em> sebagai referensi bagi lebih banyak pelaku industri kuliner untuk terus mengeksplorasi kekayaan rasa Nusantara.<\/p>\n<p>\u201cMelalui \u2018Future Menu 2026\u2019, kami ingin mendorong lebih banyak pelaku industri untuk berani mengeksplorasi kekayaan kuliner Indonesia dan menerjemahkannya secara relevan bagi konsumen masa kini. Karena semakin dalam kita memahami akarnya, semakin luas ruang kita untuk berinovasi. Sebagai mitra para Chef, itulah yang ingin terus dilakukan UFS: membantu mengubah akar kuliner Indonesia menjadi inspirasi bagi masa depannya.,\u201d tutup Raditya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN \u2013 Menjawab perubahan preferensi konsumen masa kini dalam menikmati kuliner Indonesia, Unilever Food Solutions (UFS) kembali menghadirkan inisiatif tahunan \u201cFuture Menu 2026\u201d yang mengangkat Culinary Roots dan Street Food Couture sebagai dua tren utama di Indonesia. Tidak berhenti pada prediksi tren, sepanjang Juni-Juli 2026 lalu UFS mengajak 18 Chef terkemuka mengikuti Culinary Trip [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":45869,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65,1],"tags":[],"class_list":["post-45866","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kuliner","category-perjalanan-wisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/posts\/45866","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/comments?post=45866"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/posts\/45866\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45871,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/posts\/45866\/revisions\/45871"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/media\/45869"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/media?parent=45866"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/categories?post=45866"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/json\/wp\/v2\/tags?post=45866"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}