{"id":9815,"date":"2019-05-11T08:48:08","date_gmt":"2019-05-11T01:48:08","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=9815"},"modified":"2019-05-11T08:51:40","modified_gmt":"2019-05-11T01:51:40","slug":"bekraf-dukung-pelaku-industri-fashion-lewat-modest-fashion-founders-fund","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/gaya-hidup\/bekraf-dukung-pelaku-industri-fashion-lewat-modest-fashion-founders-fund\/","title":{"rendered":"Bekraf Dukung Pelaku Industri Fashion Lewat Modest Fashion Founders Fund"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> PERKEMBANGAN industri modest fashion terus melaju bahkan Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia setelah Arab Saudi. Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) mendukung penuh semua sektor berkontribusi meningkatkan nilai pasar domestik, dimana subsektor fashion telah menjadi penyumbang terbesar kinerja ekspor ekonomi kreatif (ekraf) sebesar 54.54% pada 2016.<\/p>\n<p>Mendorong geliat industri modest fashion capai perkembangan maksimal, Subdit Perbankan Syariah, Direktorat Akses Perbankan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bekerjasama dengan para pelaku industri modest fashion tanah air serta kalangan perbankan syariah meluncurkan program \u2018Modest Fashion Founders Fund \u2013 Capital Accelerator\u2019 di Lamoda, Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (9\/5\/19).<\/p>\n<p>Program ini diluncurkan dikarenakan masih banyaknya pelaku usaha busana muslim yang belum bisa mengembangankan bisnisnya lantaran kurangnya modal. \u201cPermodalan merupakan salah satu kendala pertumbuhan dan perkembangan pelaku usaha modest fashion Indonesia. Kami berusaha melakukan berbagai cara program untuk mengatasi hal tersebut,\u201d ujar Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo.<\/p>\n<p>Menurutnya salah satu cara yang dilakukan, yakni menggelar Modest Fashion Founders Fund (MFFF) yang bekerjasama dengan perbankan Syariah agar kapasitas pelaku usaha bisa meningkat. Apalagi melihat kemungkinan potensi pasar busana muslim kian meningkat.<\/p>\n<p>Sementara pada kesempatan yang sama Chairman of Indonesia Halal Lifestyle Center, Sapta Nirwandar mengatakan, \u201cSelain food dan perbankan maupun perekonomian, halal tourism menjadi salah satu sector yang sedang dilirik Thailand, Taiwan, dan Korea yang mulai membuka diri untuk halal tourism. Pasti modest fashion pasarnya akan menjadi besar juga\u201d.<\/p>\n<p>\u201cSebagai pelaku bisnis melalui Markamarie, saya turut melakukan seleksi desainer untuk memilih 20 peserta yang bisa mengikuti program incubator dengan mentor dari dalam dan luar negeri. Dua brand terpilih juga akan dipromosikan di berbagai negara,\u201d tambah pakar busana muslim, Franka Soeria.<\/p>\n<p><strong>Pendaftaran MFFF Dibuka Hingga 20 Juni 2019<\/strong><\/p>\n<p>Program akselerasi untuk pelaku usaha Modest Fashion Founders Fund ini dibuka hingga 20 Juni mendatang. Peserta yang terpilih akan mendapat materi perkembangan usaha, seperti ide, desain, dan produk kreatif, marketing, pengelolaan, keuangan, Hak Kekayaan Intelektual, dan lain-lain.<\/p>\n<p>Seluruh peserta akan didampingi mentor yang berasal dari perbankan Syariah dan pakar fashion untuk menjalankan proyek fashion show agar bisa memaksimalkan karya di depan para steakholders pada malam apresasi di Agustus 2019.<\/p>\n<p>Dengan adanya permodalan dan mentoring melalui kompetisi diharapkan para pelaku industri fashion lebih bisa menjual serta manampilkan produknya di dalam maupun luar negeri. (sishi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- PERKEMBANGAN industri modest fashion terus melaju bahkan Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia setelah Arab Saudi. Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) mendukung penuh semua sektor berkontribusi meningkatkan nilai pasar domestik, dimana subsektor fashion telah menjadi penyumbang terbesar kinerja ekspor ekonomi kreatif (ekraf) sebesar 54.54% pada 2016. Mendorong geliat industri modest fashion capai perkembangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9816,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77,73],"tags":[],"class_list":{"0":"post-9815","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-fesyen","8":"category-gaya-hidup"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/9815","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=9815"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/9815\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/9816"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=9815"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=9815"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=9815"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}