{"id":9655,"date":"2019-04-27T16:18:16","date_gmt":"2019-04-27T09:18:16","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=9655"},"modified":"2019-04-27T23:46:31","modified_gmt":"2019-04-27T16:46:31","slug":"mengukir-kisa-sukses-luminox-jam-tangan-tangguh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/gaya-hidup\/mengukir-kisa-sukses-luminox-jam-tangan-tangguh\/","title":{"rendered":"Mengukir Kisah Sukses Luminox, Jam Tangan Tangguh"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> Luminox mengukir kisah suksesnya dengan cara yang tak biasa. Merek jam tangan terkemuka Amerika Serikat ini menciptakan sejarah yang tak bisa dilepaskan dari angkatan laut AS, Navy SEALs. Adalah Nick North, pejabat pengadaan barang dari Navy SEALs pada 1993 mencari jam tangan yang tangguh dan dapat digunakan untuk operasi militer bernama \u2018Night Mission\u2019 yang membutuhkan kriteria khusus.<\/p>\n<p>North menemukan takdirnya saat menemukan Luminox di sebuah pameran. Berkolaborasi dengan Barry Cohen, akhirnya dirancang sebuah jam tangan khusus untuk operasi khusus itu, sehingga lahirlah Luminox Navy SEALS.<\/p>\n<p>Barry Cohen merupakan veteran industri jam yang menemukan sebuah sistem pencahayaan self-powered Swiss (memungkinkan jam tangan lebih terlihat dan lebih mudah dibaca dalam situasi kurang cahaya bahkan dalam kegelapan). Bersama rekannya, Richard Timbo, keduanya bergabung\u00a0 membesut merek Luminox pada 1989.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9659 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2019\/04\/IMG-20190426-WA0048-e1556356577834.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"700\">Luminox memiliki makna khusus. Lumi\u00a0 berasal dari bahasa Latin yang bermakna \u2018cahaya\u2019 sedangkan Nox adalah bahasa Latin \u2018malam\u2019.<\/p>\n<p>Kerjasama dengan Navy SEALS membuka jalan sukses bagi Luminox . Setelah sukses merilis jam tangan edisi Navy SEALs,\u00a0 merek jam tangan yang dikenal tangguh\u00a0 ini memproduksi jam\u00a0 yang didesain khusus\u00a0 untuk angkatan militer lainnya.<\/p>\n<p>\u201cSeperti banyak kisah sukses Amerika lainnya, Luminox tercipta dari pendirinya yang punya pikiran jauh ke depan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Luminox merupakan kisah revolusi jam tangan yang dibekali teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen,\u201d kata Juned Adi Wibowo selaku CEO of PT G.A Lumindo yang menaungi merek Luminox di Indonesia saat jumpa pers \u201cPROVEN By Luminox\u201d di Jakarta, Jumat (26\/4\/19).<\/p>\n<p>Juned Adi Wibowo mengatakan, \u201cLuminox mengusung teknologi LLT (Luminox Lighting Technology), sebuah teknologi yang menggunakan tabung gas mikro yang mampu memancarkan cahaya konstan sendiri konstan selama 25 tahun. Teknologi ini memudahkan pengguna jam Luminox untuk melihat dalam kondisi cahaya kurang, bahkan gelap\u201d.<\/p>\n<p>Bukan hanya berkolaborasi dengan Navy SEALs, Luminox juga merambah angkatan udara. Luminox didekati oleh pilot Angkatan Udara AS yang menerbangkan jet tempur F &#8211; 117 Nighthawk tahun 1999 yang meminta dibuatkan jam tangan khusus. Berkolaborasi dengan Lockheed Martin (produsen pesawat di AS) kemudian terciptalah jam tangan khusus edisi Lockheed Martin.<\/p>\n<p>Hampir tiga dekade Luminox mengukir kisah suksesnya, jam tangan ini telah diakui dan diandalkan oleh kalangan militer dan penggemar olahraga ekstrem untuk menunjang aktivitas mereka.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9658 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2019\/04\/IMG-20190426-WA0047-1-e1556356619259.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"693\">\u201cAda sejumlah hal yang membuat Luminox berbeda dan istimewa. Jam Luminox harus melalui proses manufaktur tambahan yang bisa dibilang tak dilakukan oleh jam lain,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Teknologi Self-Powered dalam sistem pencahayaan Luminox\u00a0 misalnya, harus diaplikasikan ke dalam setiap jam. \u201cIni proses yang memakan waktu dan biaya yang menjadikan jam tangan Luminox istimewa. Teknologi yang disematkan pada jam tangan Luminox ini mampu memberikan cahaya konstan selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dalam kondisi apapun, hingga rentang 25 tahun,\u201d ujarnya lebih lanjut.<\/p>\n<p>Menurut Juned, kebanyakan arloji lainnya menggunakan fosfor yang memerlukan sumber cahaya dan memudar dengan cepat. Atau untuk menyalakan cahaya pengguna harus menekan tombol khusus. \u201cSedangkan Luminox menggunakan teknologi khusus yang biasa digunakan di kemiliteran. Itulah yang menjadikan Luminox berbeda,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Setiap jam Luminox memiliki lampu gas kecil, berupa kapsul kaca borosilikat yang selalu menyala, terletak pada dial, jarum jam, detik dan bezel. Teknologi ini memungkinkan pasukan khusus tentara Amerika Serikat bisa melihat waktu dengan jelas pada malam hari.<\/p>\n<p>Namun nyatanya Luminox bukan hanya menarik minat militer, konsumen umum pun menunjukkan ketertarikan pada jam istimewa yang tahan guncangan, tahan cuaca dan tahan banting ini.<\/p>\n<p>Luminox menggunakan bahan senyawa karbon yang inovatif, carbonox, untuk seri jam tangan ultra-ringan. Carbonox enam kali lebih ringan dari baja, tiga kali lebih ringan dari titanium, bukan logam, anti-alergi dan antimagentik. Bahan Carbonox digunakan di sebagian besar type jam Luminox.<\/p>\n<p>Carbonox memiliki ketahanan kimia yang kuat, tahan di segala cuaca, menciptakan <em>case watch<\/em> yang sangat kaku dan butuh penyelesaian rumit sehingga membawa ketahanan ke tingkat baru.<\/p>\n<p>Luminox juga dilengkapi Sapphire Crystal tahan gores dengan lapisan anti-reflektif untuk kemudahan pembacaan yang unggul setiap saat. Dengan segala keunggulan yang dimilikinya, tidak mengherankan Luminox dipercaya dan diandalkan oleh banyak organisasi besar seperti angkatan khusus seperti Navy SEALs AS, pilot jet tempur AS, hingga pasukan khusus Indonesia seperti Kopassus, Kopaska, Gegana, dan lainnya.<\/p>\n<p>Namun begitu, bukan hanya dari kalangan militer saja, Luminox juga memiliki penggemar dari kalangan penggiat aktivitas outdoor, seperti sky diver, atlet menembak, underwater diving (scuba diving), dan juga\u00a0 pelaku ekspedisi.<\/p>\n<p>Masyarakat sudah mengetahui bagaimana Luminox dapat diandalkan oleh Navy SEALs dan pilot jet tempur AS, sehingga tak mengherankan jika kalangan non militer pun menunjukkan minat yang tinggi pada jam ini untuk menunjang kegiatan sehari-hari.<\/p>\n<p>Willy Kurniawan telah membuktikan keunggulan Luminox ketika melakukan ekspedisi ke Kutub Utara pada tanggal 8-13 april 2019 lalu. Willy mewakili Indonesia melakukan ekspedisi ke daerah ekstrem\u00a0 itu. \u201cDalam suhu dingin yang ekstrem, Luminox menjadi jam yang sungguh dapat diandalkan,\u201d kata Willy.<\/p>\n<p>Willy menambahkan, \u201cKondisi alam\/medan yang saya hadapi dalam sebuah ekspedisi sangat berbeda-beda.Kualitas alat, pakaian, jam tangan dan apapun yang saya gunakan sangat diuji. Luminox bisa menjawab semua itu tanpa masalah. Disamping modelnya yang memang sudah membuat saya jatuh cinta\u201d.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-9660 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2019\/04\/IMG-20190426-WA0045-e1556356667112.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\">Selain Willy Kurniawan, Andi Manoppo (seorang sutradara yang membuat video-video Proven by Luminox seperti Sky Diving, Underwater Diving, Tembak Reaksi, maupun Airsoft Gun yang juga pecinta kegiatan outdoor) juga memiliki pengalaman dengan brand Luminox. \u201cBetul memang banyak brand jam tangan yang memiliki kualitas yang sama baiknya, tetapi pada saat anda mempertimbangkan keindahan bentuk dan sejarahnya sebuah brand,\u00a0 Luminox belum ada penggantinya,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Tak hanya di dasar laut, Luminox juga menjadi teman yang dapat diandalkan saat pemain airsoft gun membuktikan ketangguhan materi Sapphire Glass yang disematkan pada Luminox. \u201cSapphire Glass ini memang sangat kuat dan tahan terhadap tembakan airsoft gun,\u201d ujarnya<\/p>\n<p>Sebagai bagian untuk mengajak masyarakat merasakan pengalaman dan membuktikan ketangguhan Luminox, di gerai Luminox di Pacific Place, Jakarta, digelar \u201cProven by Luminox\u201d yang berlangsung pada 26 hingga 28 April 2018. Di store Luminox\u00a0 ini diputarkan video berisi dokumentasi para penggiat aktivitas outdoor dalam menggunakan Luminox, antara lain sky diving, airsoft gun, scuba diving, serta practical shooting\/tembak reaksi.<\/p>\n<p>Produk Luminox terbagi menjadi tiga tipe atau series utama yaitu land, sea, dan air. Hadir di Indonesia sejak tahun 2005 di bawah bendera PT GA Lumindo,\u00a0 gerai Luminox (dealer-dealer jam tangan yang telah bekerjasama dengan Luminox) hingga kini mencapai 80 buah, yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Sulawesi, Manado, Makassar, Sumatra, Medan, Pekanbaru, Kalimantan, Pontianak, dan Tanjung Pinang. (evi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- Luminox mengukir kisah suksesnya dengan cara yang tak biasa. Merek jam tangan terkemuka Amerika Serikat ini menciptakan sejarah yang tak bisa dilepaskan dari angkatan laut AS, Navy SEALs. Adalah Nick North, pejabat pengadaan barang dari Navy SEALs pada 1993 mencari jam tangan yang tangguh dan dapat digunakan untuk operasi militer bernama \u2018Night Mission\u2019 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9656,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[73,78],"tags":[],"class_list":{"0":"post-9655","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-gaya-hidup","8":"category-teknologi"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/9655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=9655"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/9655\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/9656"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=9655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=9655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=9655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}