{"id":8677,"date":"2019-01-11T21:45:32","date_gmt":"2019-01-11T14:45:32","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=8677"},"modified":"2019-01-11T22:45:27","modified_gmt":"2019-01-11T15:45:27","slug":"pemerintah-beri-kemudahan-pelayanan-di-19-kepelabuhan-bagi-yacht-asing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/akomodasi\/pemerintah-beri-kemudahan-pelayanan-di-19-kepelabuhan-bagi-yacht-asing\/","title":{"rendered":"Pemerintah Beri Kemudahan Pelayanan  di 19 Kepelabuhan bagi Yacht Asing"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN<\/strong> &#8211; KEMENTERIAN Perhubungan dalam hal ini \u00a0Ditjen Perhubungan Laut memberikan kemudahan pelayanan kepelabuhanan bagi kapal wisata (<em>yacht<\/em>) yang masuk dan keluar dari 19 pelabuhan \u00a0yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 123 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Permenhub Nomor PM 171\/2015 tentang Tata Cara Pelayanan Kapal Wisata (<em>Yacht<\/em>) Asing di Perairan Indonesia.<\/p>\n<p>Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt Wisnu Handoko menerangkan bahwa kapal wisata (<em>yacht<\/em>) asing adalah alat angkut perairan yang berbendera asing dan digunakan\u00a0 sendiri oleh wisatawan untuk berwisata dan digunakan hanya untuk kegiatan non niaga.<\/p>\n<p>&#8220;Sektor pariwisata merupakan hal yang harus didukung oleh semua instansi, tak terkecuali Ditjen Perhubungan Laut. Untuk itu, kami mendorong peningkatan sektor pariwisata dengan memberikan kemudahan pelayanan kepelabuhanan bagi kapal wisata (<em>yacht<\/em>) asing yang masuk dan keluar melalui 19 pelabuhan di Indonesia,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kepada Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Perhubungan Laut Gus Rional dalam siaran pers yang diterima <em>Indonesiatripnews.Com,<\/em> kemarin menjelaskan ke-19 pelabuhan tersebut adalah Pelabuhan Sabang, Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Nongsa Point Marina Batam, Pelabuhan Bandar Bintan, Pelabuhan Tarempa, Pelabuhan\u00a0 Tanjung\u00a0 Pandan, Pelabuhan Sunda Kelapa\/Marina Ancol, Pelabuhan Benoa, Pelabuhan\u00a0\u00a0 Tenau, Pelabuhan Kumai, Pelabuhan Tarakan, Pelabuhan\u00a0 Nunukan, Pelabuhan Bitung, Pelabuhan Ambon, Pelabuhan\u00a0 Saumlaki, Pelabuhan Tual, Pelabuhan Sorong, dan Pelabuhan Biak.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8679 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2019\/01\/IMG-20190108-WA0031-e1547217899585.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"563\">Pelabuhan masuk dan pelabuhan keluar tersebut dapat diubah dengan memerhatikan perkembangan kunjungan\u00a0 kapal wisata (<em>yacht<\/em>) asing, kesiapan sarana dan prasarana untuk memberikan pelayanan dan pengembangan wilayah.&#8221;Untuk mendukung kelancaran pelayanan kapal wisata (<em>yacht<\/em>) asing di pelabuhan, penyelenggara pelabuhan wajib memberikan pelayanan sesuai dengan prosedur pelayanan\u00a0 kapal\u00a0 dan\u00a0 barang\u00a0 yang\u00a0 berlaku\u00a0 di 19 pelabuhan\u00a0 masuk\u00a0 dan\u00a0 pelabuhan keluar,&#8221; jelas Wisnu.<\/p>\n<p>Pemberian kemudahan pelayanan kapal wisata (<em>yacht<\/em>) asing\u00a0 dilaksanakan\u00a0 secara\u00a0 terpadu\u00a0 yang\u00a0 terkait di bidang kepabeanan, kekarantinaan, keimigrasian, dan kepelabuhanan.&#8221;Surat Persetujuan Berlayar kapal wisata (<em>yacht<\/em>) asing hanya diberikan di pelabuhan masuk dan pelabuhan keluar oleh Syahbandar. Dalam penerbitan Surat Persetujuan Berlayar tersebut,\u00a0 Syahbandar melakukan pemeriksaan administratif guna memastikan pemenuhan kewajiban di bidang kepabeanan, kekarantinaan, keimigrasian, dan kepelabuhanan,&#8221; lanjut Capt Wisnu.<\/p>\n<p>Dengan demikian, penyelenggara pelabuhan harus melakukan pengawasan dan pengendalian\u00a0 terhadap\u00a0 kelancaran\u00a0 pelayanan kapal wisata (<em>yacht<\/em>) asing di pelabuhan.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, kapal\u00a0 wisata (<em>yacht<\/em>)\u00a0 asing tersebut tidak boleh dikomersialkan dan tidak disewakan kepada pihak lain, termasuk melakukan\u00a0 pergantian\u00a0 penumpang atau menaikkan dan\u00a0\u00a0 menurunkan\u00a0\u00a0 penumpang\u00a0\u00a0 selama\u00a0\u00a0 berada\u00a0 di wilayah perairan Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Kapal MV Le Laperouse Tiba di Kumai<\/strong><\/p>\n<p>Kapal pesiar\/Cruise MV Le Laperouse berbobot 9.900 GT, hari\u00a0 Selasa (8\/1\/19) tiba di Kumai, Kabupaten Kobar, Kalimantan Tengah.<\/p>\n<p>Kepala KSOP Kelas IV Kumai, Capt Wahyu Prihanto menerangkan bahwa Kapal\/Cruise Le Laperouse berbendera Perancis telah tiba di muara Kumai Kabupaten Kobar dengan membawa penumpang wisatawan asing sebanyak 169\u00a0 yang akan berwisata di Kumai seperti melihat cagar hutan alam dan Orang Utan di Tanjung Puting serta budaya-budaya lainnya di wilayah Kobar Kalimantan Tengah.<\/p>\n<p>Wahyu memastikan bahwa ia memberikan layanan kepelabuhanan dimulai dari kapal tersebut masuk ke alur laut hingga nanti kapal tersebut lego jangkar.<\/p>\n<p>&#8220;Kita berikan kemudahan layanan kepelabuhanan saat kedatangan kapal tersebut dan berkoordinasi dengan Karantina Pelabuhan, Imigrasi, Bea Cukai, Kepolisian untuk kelancaran kedatangan <em>cruise<\/em> tersebut,&#8221; ujar Wahyu.<\/p>\n<p>Kapal\/Cruise MV Le Laperouse adalah kapal utama kelas Pelayaran Ponant dari kapal pesiar yang dioperasikan oleh Ponant. Adapun kapal tersebut dinamakan dengan nama Perwira Angkatan Laut Perancis, Jean-Fran\u00e7ois de Galaup, Comte de Lap\u00e9rouse. <strong>(*\/ori)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN &#8211; KEMENTERIAN Perhubungan dalam hal ini \u00a0Ditjen Perhubungan Laut memberikan kemudahan pelayanan kepelabuhanan bagi kapal wisata (yacht) yang masuk dan keluar dari 19 pelabuhan \u00a0yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 123 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Permenhub Nomor PM 171\/2015 tentang Tata Cara Pelayanan Kapal Wisata (Yacht) Asing di Perairan Indonesia. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8678,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70,72],"tags":[],"class_list":{"0":"post-8677","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-akomodasi","8":"category-transportasi"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/8677","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=8677"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/8677\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/8678"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=8677"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=8677"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=8677"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}