{"id":8565,"date":"2018-12-27T09:01:40","date_gmt":"2018-12-27T02:01:40","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=8565"},"modified":"2018-12-27T09:26:06","modified_gmt":"2018-12-27T02:26:06","slug":"yanto-chou-kembangkan-bisnis-straps-menjadi-balance","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/profil\/yanto-chou-kembangkan-bisnis-straps-menjadi-balance\/","title":{"rendered":"Yanto Chou Kembangkan Bisnis STRAPS Menjadi &#8220;Balance&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN- <\/strong>STRAPS Indonesia berkolaborasi dengan tiga mitra bisnis, yakni Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Ciayo Corp, dan Wecare.id.<\/p>\n<p>STRAPS Indonesia merupakan produk gelang buatan tangan (handmade), tali jam dan aksesoris terlengkap di seluruh dunia sebagai karya anak bangsa yang diperkenalkan sejak tahun 2013 lalu.<\/p>\n<p>Kolaborasi STRAPS Indonesia dengan HDCI telah dimulai sejak 2015 dimana STRAPS dipercaya untuk memproduksi beberaa varian aksesoris Harley Davidson, sementara Bersama Ciayo Corp yang merupakan provider games dalam bentuk menempatkan karikatur gelang dalam games produksi Ciayo Corp dan juga channel comic.<\/p>\n<p>\u201cSementra wecare.id bentuk kolaborasinya mendukung program SEHATI yang merupakan program penggalangan dari <a href=\"http:\/\/wecare.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">wecare.id<\/a> dimana kami akan memberikan sebuah gelang sebagai bentuk <em>token of appeciation <\/em>bagi para penyumbang program SEHATI dari wecare.id,\u201d ujar General Manager sekaligus Founder STRAPS Indonesia, Yanto Chou pada jumpa pers STRAPS Indonesia dan Kolaborasi dengan tiga Mitra Bisnis belum lama ini di Jakarta.<\/p>\n<p>Menurut Yanto, asal usul STRAP tal lepas dari Dutemps, sebuah toko yang dikreasikan olehnya pada tahun 2011 di karenakan pengalamannya sejak 2002 bekerja di sebuah perusahaan jam yang berkembang pesat saat ini. \u201cPara distributor jam mewah di Jakarta atau di Indonesia umumnya tidak peduliakan layanan after service dai jam-jam tersebut, salah satu utamanya, yakni tali jam dimana para distributor tersebut tidak menyediakan ready stock dari tali-tali jam pengganti,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_8567\" aria-describedby=\"caption-attachment-8567\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-8567 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/12\/STRAPS-X-Collaboration-e1545875485600.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\"><figcaption id=\"caption-attachment-8567\" class=\"wp-caption-text\">Yanto Chou (kiri) dengan tali jam STRAPS pada jumpa pers STRAPS Indonesia dan Kolaborasi dengan tiga Mitra Bisnis di Jakarta.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Berbekal adanya peluang bisnis tersebut maka pada tahun 2011, Dutemps berdiri di Bengkel Fairground SCBD yang menawarkan tali jam tangan <em>branded<\/em>, pemutar jam dan <em>trading<\/em> jam. Seiring waktu, semakin banyak koleksi yang dimiliki Dutemps dan tidak berujung hanya pada <em>original branded<\/em> saja tetapi semua tali jam berkualitas diminta untuk diproduksi, sehingga koleksi semakin banyak, maka dari sananya tercetus sebuah konsep STRAPS.<\/p>\n<p>Di tahun 2013, Yanto mengembangkan STRAPS dengan konsep kestablilan dan <em>fengshui<\/em>. \u201cSeperti yang pernah dikatakan oleh seorang ahli fengshui, bahwa kita perlu sebuah kestabilan di manapun kita berada, termasuk pada saat kita menggunakan aksesori. Seperti pada menggunakan jam di tangan kanan atau kiri, maka perlu mem-<em>balance<\/em> atau menstabilkan dengan gelang yang memiliki unsur yang sama di tangan satunya lagi, sehingga terjadi <em>balance<\/em>,\u201d jelas Yanto.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Yanto mengatakan, \u201cAwal STRAPS dibentuk dengan slogan \u2018<em>Design Your Watch\u2019<\/em>, dimana merupakan semua hal yang dapat mempercantik jam tangan konsumen, tanpa merusaknya, meliputi tali jam, <em>buckle pin<\/em>, gelang <em>steel<\/em> ataupun <em>leather<\/em>\u201d.<\/p>\n<figure id=\"attachment_8568\" aria-describedby=\"caption-attachment-8568\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-8568 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/12\/20181218_194946_resized-e1545875827413.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\"><figcaption id=\"caption-attachment-8568\" class=\"wp-caption-text\">Koleksi gelang STRAPS. (foto. evi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cKiprah STRAPS hingga saat ini telah diakui sebagai penyedia tali jam dan leather bracelet terlengkap yang ada di pasar Indonesia, dimana STRAPS menyediakan tali jam berbahan besi, nylon, leather, perlon, jeans, batik, stingray, phyton hingga crocodile dengan ukuran mulai dari 14mm sampai dengan 28mm,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Tak hanya tali jam, menurut Yanto STRAPS juga menghadirkan deretan koleksi gelang handmade (buatan tangan manusia) diantaranya Western Horoscope, Chinese Horoscope<em>, Leopard Edition, Skull Edition,<\/em> HDCI <em>Edition<\/em> dan bayak model lainnya yang dibuat dengan <em>design in house<\/em>.<\/p>\n<p>Yanto mengatakan, \u201cKami melihat peluang yang masih besar di pasar aksesoris jam tangan dan gelang di Indonesia. Berkembangnya gaya hidup masyarakat moderen yang ikut menumbuhkan peluang bisnis di pasar aksesoris jam tangan dimana masyarakat tak lagi sekedar menilai bahwa sebuah jam tangan hanya sebagai alat penunjuk waktu semata tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup yang mencitrakan personal masing-masing pemakainya\u201d.<\/p>\n<p>\u201cDan aksesoris jam ini pun sedikit banyak dapat menandakan jati diri sang pemilik, yang juga dapat disesuaikan dengan <em>occassion<\/em> yang berbeda. Dengan kebutuhan tersebut maka saat ini, masyarakat moderen Indonesia pun tak hanya memiliki satu buah jam tangan saja, tetapi bahkan hingga beberapa buah yang model atau desainnya disesuaikan dengan kebutuhan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Melihat adanya perkembangan gaya hidup masyarakat moderen tersebut, Yanto optimis STRAPS dapat menjadi pilihan <em>chic<\/em> untuk segala kebutuhan aksesoris jam dan gelang konsumen Tanah Air.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk harga tali gelang dibandrol mulai Rp300 ribu \u2013 Rp2,5 juta, sedangkan tali jam mulai dari Rp280 ribu hingga Rp2,5 juta,&#8221; ujar Yanto kepada <em><strong>Indonesiatripnews.com<\/strong> <\/em>belum lama ini di Jakarta.<\/p>\n<p>Menurutnya di STRAPS sendiri dapat dilakukan berbagai macam personalisasi baik secara major maupun minor. Untuk major seperti kerjasama dengan <em>Harley Davidson<\/em> dengan dibuat koleksi tersendiri didesin dari <em>scratch<\/em>, ataupun minor yang dapat dilakukan kapan saja, seperti ukuran gelang yang bisa dipersonalisasi, benang tali jam yang dikarenakan jahitan tangan dapat dipersonalisasi sesuai warna kesukaan, pemendekan tali jam tangan, gelang tangan dengan warna personalisasi, ataupun yang terbaru dapat menyematkan nama atau inisial di gelang dengan mesin <em>laser engraving<\/em> yang dimiliki oleh STRAPS.<\/p>\n<figure id=\"attachment_8569\" aria-describedby=\"caption-attachment-8569\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-8569 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/12\/20181218_194905_resized-e1545875997394.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\"><figcaption id=\"caption-attachment-8569\" class=\"wp-caption-text\">Pengunjung Lippo Mal Kemnag saat mengunjugi store STRAPS. (foto. evi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cKami berkomitmen untuk terus mengembangkan diri dengan metode-metode personalisasi yang terbaru,\u201d ujar Yanto.<\/p>\n<p>Yanto menyatakan, bahwa di tahun 2018 slogan \u2018Design Your Watch\u2019 berubah menjadi \u2018<em>Respect Your Hand\u2019<\/em> dimana STRAPS ingin menyebarkan <em>awareness<\/em> kepada konsumen Indonesia, STRAPS hanya menggunakan kualitas bahan terbaik yang ada di pasaran dengan Lifetime Warranty Repair.<\/p>\n<p>Menurutnya \u201cRespect Your Hand\u201d menyebarkan virus agar jangan pantang menyerah, menginat yang perah dialami Yanto saat membuat tali bisa sampai 40 kali revisi. \u201cJangan gunakan tangan kamu untuk sesuatu yang buruk, tetapi gunakan tanganmu untuk yang baik,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Dengan slogan baru ini menurut Yanto, STRAPS dapat memastikan bahwa STRAPS sangat menghargai tangan yang memakai aksesoris tali jam tangan dan gelang brand STRAPS. Secara tersembunyi, slogan ini juga ditujukan untuk merangkul kaum millenials yang dipercaya akan menduduki ekonomi dunia dimana mengandung\u00a0 beberapa petuah penting diantaranya pantang menyerah dan hargai apa yang ada, karena anak muda adalah sebuah penggerak dan penggagas Bangsa yang harus tahan banting dan untuk selalu menghargai tangan mereka dengan perbuatan baik.<\/p>\n<p>Yanti mengatakan, \u201cStore STRAPS telah hadir di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, hingga di negara tetangga yaitu Vietnam dan Malaysia. Ke depannya, STRAPS juga telah memiliki strategi bisnis untuk bekerjasama dengan pengrajin lokal di Indonesia sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan yang tak langsung turut mengurangi penggangguran di Indonesia\u201d.<\/p>\n<p>\u201cSelain itu juga terus membantu menyumbang ke badan amal lainnya yang menjadi salah satu komitmen untuk berkontribusi nyata kepada lingkungan sekitar,\u201d tutupnya.\u00a0(evi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- STRAPS Indonesia berkolaborasi dengan tiga mitra bisnis, yakni Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Ciayo Corp, dan Wecare.id. STRAPS Indonesia merupakan produk gelang buatan tangan (handmade), tali jam dan aksesoris terlengkap di seluruh dunia sebagai karya anak bangsa yang diperkenalkan sejak tahun 2013 lalu. Kolaborasi STRAPS Indonesia dengan HDCI telah dimulai sejak 2015 dimana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8566,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[122],"tags":[],"class_list":{"0":"post-8565","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-profil"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/8565","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=8565"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/8565\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/8566"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=8565"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=8565"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=8565"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}