{"id":8086,"date":"2018-10-24T17:13:42","date_gmt":"2018-10-24T10:13:42","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=8086"},"modified":"2018-10-25T11:47:44","modified_gmt":"2018-10-25T04:47:44","slug":"tour-de-singkarak-dorong-kemajuan-pariwisata-sumbar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/tour-de-singkarak-dorong-kemajuan-pariwisata-sumbar\/","title":{"rendered":"Tour de Singkarak Dorong Kemajuan Pariwisata Sumbar"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> EVENT sport tourism Tour de Singkarak (TdS) yang kini memasuki tahun ke-10 telah mendorong kemajuan pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Ajang balap sepeda bertaraf internasional ini telah berkembang sebagai event internasional yang diakui oleh Amouri Sport Organization (ASO) dan Union Cycliste Internationale (UCI) sebagai event balap sepeda dengan jumlah penonton terbanyak peringkat kelima di dunia.<\/p>\n<p>\u201cSport tourism merupakan cara yang paling mudah dan murah untuk mempromosikan suatu daerah. Media value-nya sangat tinggi, rugi sekali kalo kabupaten\/kota yang dilintasi tidak mempromosikan daerahnya,\u201d ujar Menpar Arief Yahya.<\/p>\n<p>Menpar Arief tidak meragukan lagi keindahan alam dan budaya di Sumbar. Ia menyebut Sumbar memiliki 132 event dalam satu tahun, diantaranya ada tiga event yang masuk dalam Top 100 Calender of Event (CoE) Nasional seperti Sawahlunto International Music Festival, TDS 2018, dan Festival Pesona Budaya Pagaruyung.<\/p>\n<p>\u201cSumbar itu top semuanya, dari kuliner Sumbar punya rendang yang ditetapkan Kemenpar sebagai national food dan dipromosikan di 100 restaurant Indonesia yang ada di seluruh dunia,\u201d ujar Menpar Arief Yahya dalam sambutannya saat me-launching Tour de Singkarak 2018 di di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin sore (22\/10).<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8088 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/10\/IMG-20181022-WA0057-e1540376004808.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\">Tidak hanya kuliner, Sumbar memiliki destinasi untuk selancar (<em>surfing<\/em>) kelas dunia di Mentawai. Lalu yang ketiga adalah Geopark Ngarai Sianok yang menjadi salah satu yang terbaik di dunia. \u201cTiga-tiganya itu kelas dunia, untuk itu penyelengaraan TdS menjadi sarana efektif mempromosikan pariwisata di Sumbar,\u201d ujar Menpar lebih lanjut.<\/p>\n<p>Tour de Singkarak yang memadukan antara promosi pariwisata dan olahraga secara atraktif ini dimulai tahun 2009 untuk pemulihan pariwisata pasca-gempa Padang ketika itu. Menurut Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit TdS menjadi andalan untuk kemajuan wisata Sumbar. Penyelenggaraan event\u00a0sport tourism TdS memberikan\u00a0dampak langsung pada ekonomi masyarakat <em>(direct impact\u00a0economic tourism)<\/em> serta media value yang tinggi dan memberi pengaruh positif terhadap promosi pariwisata Sumbar.<\/p>\n<p>\u201cTdS menjadi event andalan dalam mendorong kemajuan pariwisata Sumbar. Sebagai indikatornya bila tahun 2016 jumlah penerbangan ke Bandara Minangkabau (BIM) sebanyak 52 kali, sekarang melonjak menjadi 114 kali. Tahun ini ada tiga kali penerbangan dari Malaysia dan tahun depan meningkat menjadi empat kali,\u201d kata Nasrul Abit.<\/p>\n<p>Selain promosi pariwisata, pengembangan destinasi yang akan dikembangkan untuk Sumbar adalah mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Sumbar yang ada yaitu KEK Mandeh yang memasuki\u00a0tahap konsultasi publik analisis dampak lingkungan (Amdal) dan KEK Mentawai. \u201cKEK Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan Sumbar \u00a0akan menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata dengan menonjolkan keindahan wisata bahari. Kami beri nama KEK Mandeh ini sebagai \u2018Raja Ampat\u2019-nya Sumbar,\u201d ungkap Arief Yahya lebih lanjut.<\/p>\n<p><strong>TdS 2018 Berhadiah Rp2,3 Miliar<\/strong><\/p>\n<p>Ajang balap sepeda bertaraf internasional TdS 2018 berlangsung mulai tanggal 4 &#8211; 11 November 2018 dengan hadiah total Rp2,3 miliar ini akan diikuti 15 tim dari mancanegara dan 5 tim nasional. Para peserta akan unjuk kekuatan dengan melintasi 16 Kabupaten\/Kota di Provinsi Sumbar sepanjang 1.267 Km yang dimulai (start) dari Kota Bukittinggi dan berakhir di Kota Pariaman.<\/p>\n<p>TdS 2018 yang memasuki tahun ke-10 dengan mengangkat tema \u201cOne Decade for All\u201d ini merupakan satu dari tiga event di antaranya TdS 2018, Festival Pagaruyung, dan\u00a0 Sawahlunto International Music Festival, yang masuk dalam Calender of Event (WoE) Wonderful Indonesia. Sedangkan pada CoE Sumbar, sebanyak 32 event digelar sepanjang tahun ini.<\/p>\n<p>Pariwisata Sumbar\u00a0didukung 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) yang memadai. Sumbar memiliki atraksi ( man-made) antara lain Pacu Jawi, Pacu Itiak, Tabuik, Pacu Kuda, Lomba Layang-Layang, Pacu Biduak, dan TdS. Sedangkan atraksi alam antara lain Danau Meninjau, Pulau Pagang, Pulau Mandeh, Bukit Tinggi, dan Pulau Mentawai sebagai destinasi <em>surfing <\/em>kelas dunia. (*\/sishi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- EVENT sport tourism Tour de Singkarak (TdS) yang kini memasuki tahun ke-10 telah mendorong kemajuan pariwisata Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Ajang balap sepeda bertaraf internasional ini telah berkembang sebagai event internasional yang diakui oleh Amouri Sport Organization (ASO) dan Union Cycliste Internationale (UCI) sebagai event balap sepeda dengan jumlah penonton terbanyak peringkat kelima [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8087,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-8086","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/8086","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=8086"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/8086\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/8087"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=8086"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=8086"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=8086"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}