{"id":7789,"date":"2018-08-14T01:25:26","date_gmt":"2018-08-13T18:25:26","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=7789"},"modified":"2018-08-14T02:01:13","modified_gmt":"2018-08-13T19:01:13","slug":"vera-anggraini-hadirkan-40-kebaya-pada-pagelaran-merajut-nusantara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/gaya-hidup\/vera-anggraini-hadirkan-40-kebaya-pada-pagelaran-merajut-nusantara\/","title":{"rendered":"Vera Anggraini Hadirkan 40 Kebaya pada Pagelaran Merajut Nusantara"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN- <\/strong>DESAINER kebaya pengantin, Vera Anggraini (Vera Kebaya) akan memamerkan 40 koleksi kebaya yang mewakili sejumlah daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua pada sebuah pagelaran pernikahan tradisional bertajuk \u201cMerajut Nusantara\u201d yang akan berlangsung di Raffles Hotel Jakarta, Rabu (15\/8\/18).<\/p>\n<p>Merajut Nusantara sebuah karya budaya yang dipelopori Vera Anggraini yang didukung oleh sejumlah pelaku kreatif dan pecinta tradisi budaya pernikahan Indonesia. Seperti penata rias Irwan Riady, Adi Adrian, Anpasuha, Sugi Martono, serta penasehat pakem adat Mamie Hardo, Des Iskandar, Tarri Donolobo, Ida Zairinita, Aseng, Mumun, Kadek, Tio Gobel, dan nama-nama lainnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_7790\" aria-describedby=\"caption-attachment-7790\" style=\"width: 543px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-7790\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/08\/20180814_011355.jpg\" alt=\"\" width=\"543\" height=\"1023\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/08\/20180814_011355.jpg 543w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/08\/20180814_011355-159x300.jpg 159w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/08\/20180814_011355-223x420.jpg 223w\" sizes=\"(max-width: 543px) 100vw, 543px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7790\" class=\"wp-caption-text\">Vera Anggraini<\/figcaption><\/figure>\n<p>Seniman Djaduk Ferianto juga akan mengambil peran dalam tata musik dan fotografer senior Darwis Triadi akan turut mengabadikan setiap karya busana yang ditampilkan. Sundari Soekotjo, Intan Soekotjo dan Yayasan Keroncong Indonesia (YAKIN) juga akan turut meramaikan peragaan busana ini.<\/p>\n<p>\u201cAwalnya saya ragu dengan momen yang luar biasa ini, namun karena banyak yang mendukung akhirnya saya menjalankan proses ini semua, <em>insya Allah<\/em> pada hari H-nya berjalan dengan baik,\u201d ujar Vera Anggraini saat jumpa pers fashion show \u201cMerajut Nusantara\u201d di Raffles Hote Jakarta, Senin (13\/8\/18).<\/p>\n<p>Pecinta budaya dan pekerja seni ini berharap setiap masyarakat tak lupa akan budayanya dan bangga dengan keberagaman suku di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan busana tradisional di hari pernikahan.<\/p>\n<p>\u201cOrang Papua, misalnya, biasanya memakai gaun. Apakah cocok atau bagus menggunakan kebaya? Mungkin dengan saya menunjukkan ini, suku-suku di Indonesia akan bangga dan mau menggunakannya,\u201d ungkap Vera.<\/p>\n<p>Kebaya akan dibawakan dengan gaya sederhana, seperti kebaya encim, baju kurung, baju bodo, dan lainnya. Setiap busana akan fokus pada ornamen yang mendekati pakem setiap daerah. Bahan yang dipilih cenderung beragam. Mulai dari brokat, beludru, tenun, hingga organdi tile. Warna kebaya yang ditampilkan juga akan beragam dan tidak menonjolkan warna tertentu. Namun, warna tersebut akan disesuaikan dengan karakteristik setiap daerah.<\/p>\n<p>Kebaya dari daerah Sumatra, misalnya, akan cenderung berwarna lebih terang dan kontras.Sementara Kalimantan cenderung menonjolkan warna alam.<\/p>\n<figure id=\"attachment_7791\" aria-describedby=\"caption-attachment-7791\" style=\"width: 750px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-7791 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/08\/20180813_111617_resized-e1534184661258.jpg\" alt=\"\" width=\"750\" height=\"563\"><figcaption id=\"caption-attachment-7791\" class=\"wp-caption-text\">Suasana jumpa pers Merajut Nusantara di Raffles Hotel Jakarta, Senin (13\/8\/18).<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cSaya mencoba sedikit bereksperimen dan berusaha menampilkan sesuatu yang berbeda. Tetap menunjukkan ciri khas daerah tapi juga mengakomodasi apa yang disukai generasi muda. Jadi cocok untuk zaman now,\u201d ujar Vera lebih lanjut.<\/p>\n<p>Peragaan busana menurut perempuan yang telah berkiprah selama 15 tahun sebagai seorang fesyen desainer ini akan dibagi menjadi tiga sesi. Sesi Khatulistiwa akan menampilkan 13 koleksi kebaya dari daerah Indonesia Timur. Seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, Toraja, Mamuju, Bugis, dan Kutai.<\/p>\n<p>Pada sesi kedua, yakni Jawa Dwipa akan menampilkan 12 koleksi kebaya etnis Jawa. Dan yang terakhir sesi Swarnadwipa menampilkan 15 koleksi kebaya dari Aceh hingga Lampung. \u201cIni untuk mewakili saja, kalau mau diambil setiap daerah akan banyak sekali karena semua daerah yang ada di Nusantara menarik, ragam hiasnya punya karakteristik masing-masing,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Sementara pada kesempatan yang sama pemusik Djaduk Ferianto mengatakan, \u201cMerajut Nusantara adalah proses kreatif yang memberikan interpretasi baru terhadap hal-hal yang ada di Indonesia. Apalagi dengan kondisi dunia perpolitikan tanah air yang carut marut, kerenggangan di Indonesia semakin terlihat\u201d.<\/p>\n<p>\u201cGampang tapi sulit membuat musik untuk sebuah fashion show. Menyatukan tidak hanya dengan memperagakan tetapi harus keseluruhan dengan Merajut Nusantara. Mulai dari sesi Khatulistiwa (Sulawesi dan Indonesia Timur), Jawa Dwipa (Jawa), dan Swarnadwipa (Sumatra). Bagaimana ini menjadi satu bagian dalam Merajut Nusantara,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Menurutnya Merajut Nusantara akan menjadi kado spesial untuk ulang tahun ke-73 RI. \u201cPersembahan tanggal 15 ini mungkin bukan sekadar pertunjukan fesyen, tapi peristiwa budaya,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Rangkaian kegiatan Merajut Nusantara terdiri dari peragaan busana, penerbitan buku, pembuatan film dokumenter, kajian \u00a0dan diskusi, dsb. (evi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- DESAINER kebaya pengantin, Vera Anggraini (Vera Kebaya) akan memamerkan 40 koleksi kebaya yang mewakili sejumlah daerah di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua pada sebuah pagelaran pernikahan tradisional bertajuk \u201cMerajut Nusantara\u201d yang akan berlangsung di Raffles Hotel Jakarta, Rabu (15\/8\/18). Merajut Nusantara sebuah karya budaya yang dipelopori Vera Anggraini yang didukung oleh sejumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7794,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77,73],"tags":[],"class_list":{"0":"post-7789","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-fesyen","8":"category-gaya-hidup"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/7789","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=7789"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/7789\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/7794"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=7789"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=7789"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=7789"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}