{"id":7229,"date":"2018-05-21T23:51:58","date_gmt":"2018-05-21T16:51:58","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=7229"},"modified":"2018-05-21T23:57:39","modified_gmt":"2018-05-21T16:57:39","slug":"kowani-fair-2018-akan-digelar-di-gedung-sme-tower","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/kowani-fair-2018-akan-digelar-di-gedung-sme-tower\/","title":{"rendered":"KOWANI Fair 2018 Akan Digelar di Gedung SME Tower"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN<\/strong>&#8211; KONGRES Wanita Indonesia (KOWANI) kembali akan menggelar pameran KOWANI Fair 2018 yang berlangsung di Gedung SME Tower Jakarta pada 24-27 Mei 2018. Penyelenggaraan KOWANI Fair 2018 dengan mengangkat tema \u201cOptimalisasi Kemandirian Perempuan Pengusaha untuk Ketahanan Ekonomi Keluarga\u201d kali ini merupakan rangkaian kegiatan KOWANI selaku tuan rumah GA ICW (General AssemblyInternational Council of Women) ke-35 dan Rembuk Nasional dalam rangka HUT KOWANI ke-90 yang akan diselenggarakan di Yogyakarta pada September 2018 mendatang.<\/p>\n<p>\u201cKOWANI Fair 2018 menjadi wujud komitmen KOWANI untuk\u00a0 memperkenalkan dan mempromosikan serta memajukan pariwisata Indonesia melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata,\u201d ujar Ketua Umum KOWANI Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo, MPd saat jumpa pers di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (21\/5\/18).<\/p>\n<p>Sedangkan\u00a0 kegiatan GA-ICW ke-35 menurutnya akan membawa dampak positif bagi perkembangan pariwisata di Indonesia dan khususnya di Kawasan\u00a0 Borobudur dan sekitarnya.<\/p>\n<p>\u201cKOWANI mengundang para duta besar pada acara pembukaan yang rencana akan dibuka oleh Menteri PP-PA dengankeynote speech Menteri Perindustrian,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_7231\" aria-describedby=\"caption-attachment-7231\" style=\"width: 650px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-7231 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/05\/IMG-20180521-WA0023-e1526921371291.jpg\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"434\"><figcaption id=\"caption-attachment-7231\" class=\"wp-caption-text\">Ketua Umum KOWANI Dr Ir Girwo Rubianto Wiyogo menyerahkan plakat kepada Sumarni usai Jumpa Pers di Kemenpar, Jakarta, Senin (21\/5\/18).<\/figcaption><\/figure>\n<p>Giwo Rubianto menjelaskan, KOWANI sebagai federasi dari 91 organisasi wanita tingkat pusat yang merupakan payung organisasi wanita di Indonesia mempunyai tugas di antaranya memfasilitasi, mendukung dan memberi penguatan kepentingan untuk organisasi anggota dan\u00a0 salah satu kontribusi nyata KOWANI adalah selama 17 tahun terakhir telah menggelar KOWANI Fair\u00a0 dalam rangka mempromosikan industri kreatif serta menciptakan jalur komunikasi antara produsen, penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi.<\/p>\n<p>\u201cSeperti tahun-tahun sebelumnya pameran KOWANI Fair 2018\u00a0 akan menjembatani serta memfasilitasi wanita pengusaha untuk mempromosikan hasil produknya, sekaligus sebagai sarana dalam mencari pasar-pasar baru bagi produknya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pada\u00a0 KOWANI Fair 2018, menurutnya sengaja mengangkat tema kemandirian perempuan pengusaha untuk ketahanan ekonomi keluarga karena hal ini sesuai dengan salah satu Program Umum Kowani bidang Ekonomi dan Koperasi yaitu meningkatkan pemberdayaan wanita di bidang ekonomi sebagai pelaku usaha dengan memperkuat jejaring usaha secara regional maupun global.<\/p>\n<p>KOWANI pada tahun 2015 menjadi tuan rumah acara side event di CSW-60, NY, dengan membawakan tema \u201cPeran UKM dalam pemberdayaan Perempuan dan Pembangunan\u00a0 berkelanjutan\u201d yang diharapkan dapat memacu wirausaha Indonesia terutama Wirausaha Perempuan untuk lebih kreatif, inovatif dan produktif, dimana KOWANI peduli untuk peluang ekonomi perempuan yang merupakan hal\u00a0 mendasar untuk pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cDengan\u00a0 memperkuat posisi perempuan dalam masyarakat dan ekonomi, kita akan memiliki multiplyer effect dalam mencapai dan menjangkau tujuan SDG\u2019s terutama pada kemiskinan, kelaparan, kesehatan, pendidikan dan kesetaraan gender,\u201d ujarnya lebih lanjut.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar, Sumarni mengatakan, \u201cPemerintah memberi apresiasi penyelenggaraan KOWANI Fair\u00a0 2018.\u00a0 Pameran KOWANI Fair 2018 mempunyai dampak langsung terhadap pariwisata Jakarta sebagai destinasi wisata MICE (Meeting, Incentive, Convetion, and Exhibiton\/Event)\u201d.<\/p>\n<p>\u201cSebagai kota MICE, Jakarta harus banyak terselenggara pameran di antanya pameran KOWANI Fair sebagai ajang mempertemukan memperkenalkan dan mempromosikan serta memajukan pariwisata Indonesia melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata,\u201d ujar Sumarni.<\/p>\n<p>Ia mengatakan,\u201cPameran ini sangat tepat momentumnya diselenggarakan di bulan Ramadhan karena masyarakat sedang membutuhkan berbagai keperluan menjelang liburan Idhul Fitri 2018,\u201d kata Sumarni.<\/p>\n<p>Penyelenggaraan KOWANI sebagai tuan rumah GA ICW ke-35 dan Rembuk Nasional dalam rangka HUT Kowani ke-90 \u00a0di Yogyakarta pada September 2018 mendatang menurutnya akan membawa dampak langsung terhadap kunjungan wisatawan ke Yogyakarta atau Joglosemar (Yogkarta, Solo, dan Semarang) sebagai satu di antara 10 destinasi branding.<\/p>\n<p>\u201cEvent GA ICW ke-35 Rembuk Nasional HUT KOWANI ke-90 akan membawa dampak langsung terhadap pariwisata yang tahun ini menargekan 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 270 juta\u00a0 pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air,\u201d kata Sumarni.<\/p>\n<p>Sementara Ketua Panitia Ony Jafar Hafsah menjelaskan, Kowani Fair 2018 memamerkan produk unggulan dari seluruh Indonesia sehingga dapat mengundang pengunjung baik wisnus maupun wisman dengan target setiap hari 1.200 pengunjung.<\/p>\n<p>\u201cUMKM di sektor pariwisata memilik potensi sangat besar untuk mendorong perekonomian Indonesia. Pariwisata merupakan sektor unggulan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah saat ini,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Penyelenggaraan KOWANI Fair 2018 menurutnya bertujuan pertama, untuk meningkatkan perekonomian (organisasi) anggota dan masyarakat melalui penciptaan barang \u2013 barang yang inovatif dan kreatif.\u00a0 Kedua, memberikan peluang bagi organisasi anggota dan pengusaha wanita Indonesia untuk dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing dalam memasuki era digital.<\/p>\n<p>Ketiga, meningkatkan kecintaan masyarakat untuk menggunakan produksi dalam negeri dan dapat menggerakkan perekonomian nasional menuju terwujudnya kemandirian bangsa. Keempat, sebagai ajang promosi efektif dan kompetitif dalam pengenalan produk yang bermutu,\u00a0 dan Kelima,\u00a0 sebagai ajang untuk memperoleh manfaat pemasaran dengan memaksimalkan seluruh komponen pendukung.<\/p>\n<p>Selain itu, kontribusi KOWANI fair yakni melalui pemasaran hasil produk di pameran, dan kemajuan perempuan di setiap sektor pembangunan, termasuk pariwisata.<\/p>\n<p>Seperti diketahui KOWANI adalah federasi dari 91 organisasi wanita tingkat pusat yang merupakan payung organisasi wanita di Indonesia, yang terdiri dari organisasi profesi, organisasi keagamaan dan organisasi kemasyarakatan yang berdiri sejak tanggal 22 Desember 1928 melalui Kongres Perempuan Indonesia Pertama di Jogyakarta.<\/p>\n<p>KOWANI senantiasa berperan aktif dalam mewujudkan pengembangan dan kemajuan perempuan Indonesia disetiap sektor dalam mendukung pembangunan ekonomi, sosial budaya, pendidikan, hukum, kesehatan dan politik, untuk kesejahteraan sebagai kontribusi positif negara. (evi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN&#8211; KONGRES Wanita Indonesia (KOWANI) kembali akan menggelar pameran KOWANI Fair 2018 yang berlangsung di Gedung SME Tower Jakarta pada 24-27 Mei 2018. Penyelenggaraan KOWANI Fair 2018 dengan mengangkat tema \u201cOptimalisasi Kemandirian Perempuan Pengusaha untuk Ketahanan Ekonomi Keluarga\u201d kali ini merupakan rangkaian kegiatan KOWANI selaku tuan rumah GA ICW (General AssemblyInternational Council of Women) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7230,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,88],"tags":[],"class_list":{"0":"post-7229","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-metropolitan"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/7229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=7229"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/7229\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/7230"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=7229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=7229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=7229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}